Kapuas Hulu    

Gotong Royong Padamkan Karhutla, TNI-Polri dan PT SBE Bersatu di Kapuas Hulu

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Friday, 04 September 2026
Gotong Royong Padamkan Karhutla, TNI-Polri dan PT SBE Bersatu di Kapuas Hulu
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan dalam upaya penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas Hulu. Babinsa Koramil 1206-08/Bunut Hilir bersama personel Polsek Boyan Tanjung dan pihak PT SBE bahu-membahu memadamkan Karhutla di Desa Teluk Geruguk, Jumat (4/9/2026).

Begitu menerima informasi adanya titik api, personel gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Kondisi medan dan potensi api meluas tidak menyurutkan semangat petugas untuk berjibaku memadamkan kobaran api.

Dengan menggunakan peralatan pemadaman yang tersedia, Babinsa bersama personel Polsek Boyan Tanjung dan tim PT SBE melakukan penyekatan serta pemadaman pada sejumlah titik yang terbakar. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat ke area lain yang lebih luas.

Di lapangan, sinergi dan kekompakan menjadi kekuatan utama. Setiap personel mengambil peran masing-masing, mulai dari memadamkan titik api, melakukan pendinginan pada area yang telah terbakar, hingga memantau lokasi untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.

Babinsa Koramil 1206-08/Bunut Hilir Koptu Andhika mengatakan penanganan Karhutla membutuhkan respons cepat dan kerja sama seluruh pihak.

“Karhutla tidak bisa ditangani sendiri. Dibutuhkan kerja sama antara TNI, Polri, perusahaan dan masyarakat agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” pungkas Kopda Andhika.

Selain melakukan pemadaman, personel gabungan juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat kondisi cuaca panas dan kering. Warga diminta tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api.

Keterlibatan PT SBE dalam kegiatan tersebut turut memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman Karhutla. Kolaborasi antara aparat kewilayahan dan pihak perusahaan menjadi salah satu bentuk kepedulian serta tindakan nyata dalam penanggulangan bencana.

Kegiatan pemadaman berlangsung dengan semangat kebersamaan. Bagi para petugas, setiap titik api yang berhasil dipadamkan merupakan langkah penting untuk melindungi lingkungan dan masyarakat dari dampak Karhutla. (Haq)

Artikel Selanjutnya
Bupati Kapuas Hulu Tetapkan Harga Pertalite Pengecer Maksimal Rp15 Ribu, Sanksi Menanti
Thursday, 03 September 2026
Artikel Sebelumnya
Wabup Kapuas Hulu Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan
Thursday, 03 September 2026

Berita terkait