Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 18 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Ribuan pemancing memadati kawasan Sungai Jawi, Jalan Puskesmas Pal III, Pontianak, Minggu (18/10/2026). Lomba memancing yang digelar Asosiasi Permancingan Indonesia (APRI) Kalimantan Barat tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengajak masyarakat menjadikan kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi, penyaluran hobi positif, serta momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan sungai.
“Perlombaan memancing ini bukan sekadar mencari siapa yang paling cepat atau mendapatkan ikan paling besar. Lebih dari itu, ini menjadi wadah bagi kita untuk bersilaturahmi, berbagi cerita dan menyalurkan hobi yang positif,” ujarnya.
Menurut Bahasan, memancing juga mengajarkan nilai kesabaran. Seluruh peserta, baik yang telah berpengalaman maupun yang baru menekuni hobi tersebut, memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati perlombaan.
Ia mengingatkan peserta agar menjaga sportivitas selama kegiatan berlangsung. Suasana kekeluargaan, menurutnya, harus menjadi nilai utama dalam kegiatan yang mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Barat tersebut.
Bahasan juga memanfaatkan momentum itu untuk mengajak masyarakat menjaga kebersihan Sungai Jawi dan saluran air di Kota Pontianak.
“Yang paling utama, saya berharap kita tetap menjaga kebersihan Sungai Jawi. Sungai dan parit yang ada di Kota Pontianak harus kita rawat bersama,” tegasnya.
Ia menilai kegiatan yang melibatkan masyarakat di kawasan sungai dapat menjadi sarana edukasi untuk membangun kesadaran menjaga lingkungan. Ketika masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap sungai, upaya menjaga kebersihan dan kelestarian fungsinya akan lebih mudah dilakukan secara bersama-sama.
Antusiasme masyarakat terhadap perlombaan tersebut terbilang tinggi. Berdasarkan informasi dari panitia, jumlah peserta mencapai sekitar 3.000 orang yang berasal dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat.
“Antusiasmenya luar biasa. Menurut panitia, pesertanya kurang lebih tiga ribu orang. Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini bisa semakin besar dan semakin terbuka bagi masyarakat,” katanya.
Bahasan berharap lomba memancing dapat terus dikembangkan sebagai agenda kegiatan masyarakat, terutama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pontianak. Selain menjadi hiburan, kegiatan berbasis komunitas dinilai mampu memperkuat interaksi sosial dan menghidupkan kawasan kota.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, sponsor, dan seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kesabaran, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan adalah nilai yang kita ingin bawa dari kegiatan ini. Mudah-mudahan Sungai Jawi tetap terjaga dan masyarakat juga semakin kompak,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – Ribuan pemancing memadati kawasan Sungai Jawi, Jalan Puskesmas Pal III, Pontianak, Minggu (18/10/2026). Lomba memancing yang digelar Asosiasi Permancingan Indonesia (APRI) Kalimantan Barat tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengajak masyarakat menjadikan kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi, penyaluran hobi positif, serta momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan sungai.
“Perlombaan memancing ini bukan sekadar mencari siapa yang paling cepat atau mendapatkan ikan paling besar. Lebih dari itu, ini menjadi wadah bagi kita untuk bersilaturahmi, berbagi cerita dan menyalurkan hobi yang positif,” ujarnya.
Menurut Bahasan, memancing juga mengajarkan nilai kesabaran. Seluruh peserta, baik yang telah berpengalaman maupun yang baru menekuni hobi tersebut, memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati perlombaan.
Ia mengingatkan peserta agar menjaga sportivitas selama kegiatan berlangsung. Suasana kekeluargaan, menurutnya, harus menjadi nilai utama dalam kegiatan yang mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Barat tersebut.
Bahasan juga memanfaatkan momentum itu untuk mengajak masyarakat menjaga kebersihan Sungai Jawi dan saluran air di Kota Pontianak.
“Yang paling utama, saya berharap kita tetap menjaga kebersihan Sungai Jawi. Sungai dan parit yang ada di Kota Pontianak harus kita rawat bersama,” tegasnya.
Ia menilai kegiatan yang melibatkan masyarakat di kawasan sungai dapat menjadi sarana edukasi untuk membangun kesadaran menjaga lingkungan. Ketika masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap sungai, upaya menjaga kebersihan dan kelestarian fungsinya akan lebih mudah dilakukan secara bersama-sama.
Antusiasme masyarakat terhadap perlombaan tersebut terbilang tinggi. Berdasarkan informasi dari panitia, jumlah peserta mencapai sekitar 3.000 orang yang berasal dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat.
“Antusiasmenya luar biasa. Menurut panitia, pesertanya kurang lebih tiga ribu orang. Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini bisa semakin besar dan semakin terbuka bagi masyarakat,” katanya.
Bahasan berharap lomba memancing dapat terus dikembangkan sebagai agenda kegiatan masyarakat, terutama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pontianak. Selain menjadi hiburan, kegiatan berbasis komunitas dinilai mampu memperkuat interaksi sosial dan menghidupkan kawasan kota.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, sponsor, dan seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kesabaran, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan adalah nilai yang kita ingin bawa dari kegiatan ini. Mudah-mudahan Sungai Jawi tetap terjaga dan masyarakat juga semakin kompak,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini