Pontianak    

Kinerja Bank Kalbar Triwulan III 2026: Kredit Tumbuh 4,99 Persen, Laba Tembus Rp397,55 Miliar

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Thursday, 22 October 2026
Kinerja Bank Kalbar Triwulan III 2026: Kredit Tumbuh 4,99 Persen, Laba Tembus Rp397,55 Miliar
Gedung Kantor Pusat Bank Kalbar di Pontianak. Hingga Triwulan III 2026, Bank Kalbar mencatat pertumbuhan kredit dan pembiayaan serta peningkatan laba (Dok. Bank Kalbar)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Bank Kalbar mencatatkan kinerja positif hingga Triwulan III 2026. Hingga September, penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai Rp18,09 triliun, tumbuh 4,99 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY). Sementara itu, laba perusahaan tercatat sebesar Rp397,55 miliar.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi, serta menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

“Pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kualitas aset dan efisiensi pendanaan. Karena itu, Bank Kalbar tidak hanya berfokus pada peningkatan penyaluran kredit, tetapi juga memperkuat struktur dana dan menjaga prinsip kehati-hatian agar kinerja dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” demikian pesan Rokidi terkait arah strategi perusahaan.

Hingga September 2026, kredit dan pembiayaan Bank Kalbar mencapai Rp18,09 triliun, meningkat dari Rp17,23 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut mempertegas peran Bank Kalbar dalam menjalankan fungsi intermediasi perbankan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan kebutuhan pembiayaan masyarakat Kalimantan Barat.

Dari sisi profitabilitas, Bank Kalbar membukukan laba Rp397,55 miliar pada September 2026, tumbuh 2,82 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini mencerminkan kemampuan perusahaan mempertahankan pertumbuhan usaha di tengah tantangan dan persaingan industri perbankan.

Selain mendorong pertumbuhan kredit dan laba, Bank Kalbar memfokuskan strategi pada penguatan Current Account Saving Account (CASA), yakni dana murah yang bersumber dari giro dan tabungan. Hingga September 2026, rasio CASA Bank Kalbar tercatat sebesar 70,16 persen.

Penguatan CASA menjadi langkah strategis untuk membangun struktur pendanaan yang lebih efisien dan kompetitif. Dengan struktur dana yang semakin kuat, Bank Kalbar diharapkan memiliki ruang lebih besar untuk mendukung ekspansi bisnis sekaligus menjaga biaya dana.

“Penguatan CASA menjadi salah satu prioritas kami. Kami ingin membangun struktur pendanaan yang semakin sehat dan efisien, sehingga Bank Kalbar dapat terus meningkatkan daya saing dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah,” ujar Rokidi.

Di tengah pertumbuhan bisnis tersebut, kualitas kredit tetap menjadi perhatian perusahaan. Pada September 2026, Bank Kalbar mencatat rasio Non-Performing Loan (NPL) net sebesar 0,86 persen dan NPL gross sebesar 2,35 persen.

Kedua indikator tersebut menjadi bagian dari pemantauan kualitas aset dan pengelolaan risiko untuk memastikan ekspansi kredit tetap dilakukan secara terukur serta berlandaskan prinsip kehati-hatian.

Rokidi menegaskan, pertumbuhan berkelanjutan tidak hanya diukur dari besarnya angka bisnis, tetapi juga dari kemampuan bank menjaga kepercayaan masyarakat, mengelola risiko, dan menghadirkan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

Dengan capaian hingga Triwulan III 2026, Bank Kalbar terus memperkuat fondasi bisnis melalui pertumbuhan kredit dan pembiayaan, peningkatan laba, penguatan CASA, serta pengelolaan kualitas aset. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh sebagai bank daerah yang kompetitif dan berkontribusi terhadap perekonomian Kalimantan Barat.

Artikel Selanjutnya
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026
Artikel Sebelumnya
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026

Berita terkait