Pontianak    

Bahasan Cup Didorong Jadi Turnamen Tahunan, Pererat Silaturahmi Warga Pontianak

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Sunday, 25 October 2026
Bahasan Cup Didorong Jadi Turnamen Tahunan, Pererat Silaturahmi Warga Pontianak
Wakil Wali Kota Pontianak saat membuka Turnamen Bulutangkis Bahasan Cup di TCR Stadium, Kecamatan Pontianak Tenggara, Sabtu (25/10/2026) malam (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengapresiasi penyelenggaraan Turnamen Bulutangkis Bahasan Cup di TCR Stadium, Kecamatan Pontianak Tenggara. Turnamen dalam rangka Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak ini diharapkan mendorong masyarakat semakin gemar berolahraga sekaligus mempererat silaturahmi.

Bahasan mengatakan, Pemerintah Kota Pontianak mendukung berbagai kegiatan olahraga yang tumbuh di tengah masyarakat. Setiap wilayah memiliki potensi dan minat olahraga yang beragam, mulai dari pencak silat, mini soccer, bulutangkis, hingga cabang olahraga lainnya.

“Olahraga bukan untuk memperpanjang umur, karena umur sudah ada ketentuannya. Tetapi olahraga membantu kita menjaga kesehatan. Sakit itu tidak nyaman, jadi mari kita jaga kesehatan salah satunya dengan berolahraga,” katanya saat membuka turnamen tersebut, Sabtu (24/10/2026) malam.

Ia mengajak masyarakat memilih jenis olahraga sesuai minat masing-masing. Menurutnya, perkembangan fasilitas dan komunitas olahraga di Pontianak memberikan banyak pilihan bagi masyarakat untuk tetap aktif.

Selain menjaga kesehatan, kegiatan olahraga juga dapat menjadi ruang pertemuan antara pemerintah dan masyarakat. Bahasan berharap hubungan warga dengan pemerintah, mulai dari lurah, camat, perangkat daerah hingga jajaran Pemerintah Kota Pontianak, semakin erat.

“Kita ingin silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat terus tersambung. Dari kegiatan seperti ini kita bisa bertemu, mendapat masukan dan mendengar langsung informasi dari masyarakat,” jelasnya.

Bahasan juga mengajak peserta dan masyarakat menjadikan turnamen sebagai sarana memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman Pontianak. Menurutnya, perbedaan suku, agama, dan latar belakang merupakan kekuatan yang perlu dijaga melalui sikap saling menghormati.

“Kalau ada perbedaan pendapat atau persepsi, jangan mengedepankan emosi. Kota Pontianak ini heterogen dan majemuk. Justru kita harus membangun dengan kebersamaan,” tegasnya.

Di tengah pelaksanaan turnamen, Bahasan turut mengingatkan panitia agar memperhatikan perkembangan kualitas udara. Menurutnya, kegiatan olahraga perlu tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan peserta dan masyarakat.

“Kegiatan boleh berjalan, tetapi kondisi kualitas udara tetap harus kita pantau. Kalau sudah pada kategori yang membahayakan kesehatan, tentu harus kita evaluasi,” katanya.

Melihat antusiasme peserta, Bahasan mendorong agar Bahasan Cup menjadi agenda tahunan, khususnya dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pontianak.

“Kalau antusiasmenya seperti ini, saya kira bisa kita jadikan agenda tahunan. Setiap Hari Jadi Kota Pontianak bisa kembali dilaksanakan,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. Sementara itu, wasit dan juri diharapkan menjalankan tugas secara profesional dan adil sehingga seluruh peserta merasa diperlakukan dengan baik.

“Bertandinglah dengan sportivitas setinggi-tingginya. Kepada wasit dan juri, saya berharap menjalankan tugas secara profesional sehingga seluruh peserta merasa diperlakukan dengan baik,” pungkasnya. (*)

Artikel Selanjutnya
Hari Santri, KH Muhajir Alwi Ajak Santri Darut Thalibin Jadi Pribadi Bermanfaat
Sunday, 25 October 2026
Artikel Sebelumnya
Pontianak Creative Festival dan Pawai Melayu Borneo Meriahkan Hari Jadi ke-255 Pontianak
Sunday, 25 October 2026

Berita terkait