Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 25 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengapresiasi penyelenggaraan Pontianak Creative Festival dan Pawai Melayu Borneo yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak. Kegiatan yang berlangsung pada 25–31 Oktober 2026 di Jalan Diponegoro ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas sekaligus melestarikan budaya.
Menurut Bahasan, kegiatan tersebut tidak hanya menambah kemeriahan hari jadi kota, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat.
Momentum Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak, lanjutnya, harus menjadi semangat bersama untuk menjaga kota tetap tangguh dan bersahabat.
“Doakan kami agar Pemerintah Kota Pontianak terus bisa hadir dan memberikan solusi terbaik terhadap kepentingan dan permasalahan masyarakat,” ujarnya saat membuka Pontianak Creative Festival 2026 sekaligus melepas Pawai Budaya Melayu Borneo, Minggu (25/10/2026).
Bahasan berharap kedua kegiatan tersebut dapat menjadi ruang kreativitas sekaligus mempererat persaudaraan masyarakat di Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak.
“Pemerintah Kota Pontianak mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Mudah-mudahan memberikan dampak terhadap persaudaraan yang terus terjalin di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti pawai dengan kreatif, tertib, damai, dan penuh keakraban. Menurutnya, semangat persaudaraan harus menjadi nilai utama dalam setiap kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang.
Sementara itu, Sultan Pontianak Syarif Melvin menyambut antusias kehadiran peserta Pawai Melayu Borneo dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, di antaranya Sintang, Sambas, dan Singkawang.
Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai kabupaten dan kota menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Melayu di Kalimantan Barat.
“Ini yang membuat kita semangat. Berarti ada kekompakan untuk kita semua, Melayu yang ada di Kalimantan Barat,” katanya.
Syarif Melvin juga mengajak masyarakat terus menjaga budaya Melayu sebagai warisan bernilai tinggi yang harus diteruskan kepada generasi berikutnya. Pawai Melayu Borneo yang bertepatan dengan Hari Jadi Kota Pontianak dinilai memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan menunjukkan identitas budaya dalam suasana penuh kegembiraan.
Ia turut mengapresiasi kolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Pontianak Creative Festival bersama pemerintah daerah dan berbagai organisasi masyarakat dinilai mampu mempertemukan komunitas Melayu dengan kelompok lintas etnis.
“Kita sudah berkolaborasi dengan pemerintah kota, pemerintah daerah maupun organisasi masyarakat yang ada di Kalimantan Barat, baik Melayu maupun lintas etnis di Kota Pontianak dan sekitarnya,” jelasnya.
Syarif Melvin berharap semangat kebersamaan tersebut terus dipertahankan agar budaya tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga tetap hidup di tengah masyarakat dan menjadi pengikat persaudaraan.
“Yang penting semuanya tetap semangat. Kita jaga kekompakan dan terus lestarikan budaya kita,” katanya. (*)
KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengapresiasi penyelenggaraan Pontianak Creative Festival dan Pawai Melayu Borneo yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak. Kegiatan yang berlangsung pada 25–31 Oktober 2026 di Jalan Diponegoro ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas sekaligus melestarikan budaya.
Menurut Bahasan, kegiatan tersebut tidak hanya menambah kemeriahan hari jadi kota, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat.
Momentum Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak, lanjutnya, harus menjadi semangat bersama untuk menjaga kota tetap tangguh dan bersahabat.
“Doakan kami agar Pemerintah Kota Pontianak terus bisa hadir dan memberikan solusi terbaik terhadap kepentingan dan permasalahan masyarakat,” ujarnya saat membuka Pontianak Creative Festival 2026 sekaligus melepas Pawai Budaya Melayu Borneo, Minggu (25/10/2026).
Bahasan berharap kedua kegiatan tersebut dapat menjadi ruang kreativitas sekaligus mempererat persaudaraan masyarakat di Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak.
“Pemerintah Kota Pontianak mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Mudah-mudahan memberikan dampak terhadap persaudaraan yang terus terjalin di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti pawai dengan kreatif, tertib, damai, dan penuh keakraban. Menurutnya, semangat persaudaraan harus menjadi nilai utama dalam setiap kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang.
Sementara itu, Sultan Pontianak Syarif Melvin menyambut antusias kehadiran peserta Pawai Melayu Borneo dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, di antaranya Sintang, Sambas, dan Singkawang.
Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai kabupaten dan kota menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Melayu di Kalimantan Barat.
“Ini yang membuat kita semangat. Berarti ada kekompakan untuk kita semua, Melayu yang ada di Kalimantan Barat,” katanya.
Syarif Melvin juga mengajak masyarakat terus menjaga budaya Melayu sebagai warisan bernilai tinggi yang harus diteruskan kepada generasi berikutnya. Pawai Melayu Borneo yang bertepatan dengan Hari Jadi Kota Pontianak dinilai memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan menunjukkan identitas budaya dalam suasana penuh kegembiraan.
Ia turut mengapresiasi kolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Pontianak Creative Festival bersama pemerintah daerah dan berbagai organisasi masyarakat dinilai mampu mempertemukan komunitas Melayu dengan kelompok lintas etnis.
“Kita sudah berkolaborasi dengan pemerintah kota, pemerintah daerah maupun organisasi masyarakat yang ada di Kalimantan Barat, baik Melayu maupun lintas etnis di Kota Pontianak dan sekitarnya,” jelasnya.
Syarif Melvin berharap semangat kebersamaan tersebut terus dipertahankan agar budaya tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga tetap hidup di tengah masyarakat dan menjadi pengikat persaudaraan.
“Yang penting semuanya tetap semangat. Kita jaga kekompakan dan terus lestarikan budaya kita,” katanya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini