Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 29 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, mengajak kader PKK meningkatkan literasi digital, menjaga keamanan keluarga di ruang digital, serta memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan kolaborasi Sosialisasi Kebijakan Pemerintah Daerah (SIPEDE) dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak bersama Lentera PKK di Aula Sekretariat PKK Kota Pontianak, Kamis (29/10/2026).
Yanieta mengatakan, teknologi digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari berkomunikasi dan mencari informasi hingga berbelanja serta memasarkan produk usaha. Namun, pemanfaatannya perlu diiringi kewaspadaan terhadap hoaks, penipuan daring, penyalahgunaan data pribadi, dan perilaku tidak bijak di media sosial.
“Literasi digital tidak sebatas kemampuan menggunakan telepon pintar, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, menjaga keamanan diri dan keluarga, serta bertanggung jawab saat bermedia sosial,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Yanieta menekankan pentingnya peran kader PKK dalam meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing. Kader diharapkan membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta tidak mudah percaya pada tawaran yang menjanjikan keuntungan secara instan.
“Selain meningkatkan literasi digital, kolaborasi melalui Lentera PKK juga diarahkan untuk mendorong kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) agar lebih percaya diri memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan usaha,” tambahnya.
Ia menjelaskan, pemasaran produk melalui media digital perlu didukung foto produk yang menarik, promosi yang tepat, serta kemampuan menjangkau pasar lebih luas. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, kelompok UP2K diharapkan semakin berkembang dan mandiri.
“Semoga kegiatan ini tidak berhenti pada pengetahuan yang diperoleh selama sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dibagikan kembali kepada keluarga maupun kelompok usaha,” terang Yanieta.
Yanieta juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi ini memberikan manfaat nyata dalam mewujudkan keluarga yang lebih aman di ruang digital serta kelompok UP2K yang semakin maju dan mandiri.
Kepala Diskominfo Kota Pontianak, Syamsul Akbar, mengatakan masyarakat perlu lebih mawas diri dalam beraktivitas di dunia digital secara sehat dan aman. Menurutnya, sebagian besar masyarakat saat ini sudah bersentuhan dengan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita harus lebih tenang, teliti, dan aman saat menggunakannya,” ucapnya.
Akbar menambahkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat beraktivitas di dunia digital, seperti menjaga kerahasiaan data pribadi, menghindari penipuan daring, hingga mewaspadai berbagai ancaman lainnya.
“Jangan membagikan data pribadi secara sembarangan, gunakan password yang tidak mudah ditebak, dan langkah lainnya untuk memproteksi diri kita dari ancaman di dunia digital,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, mengajak kader PKK meningkatkan literasi digital, menjaga keamanan keluarga di ruang digital, serta memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan kolaborasi Sosialisasi Kebijakan Pemerintah Daerah (SIPEDE) dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak bersama Lentera PKK di Aula Sekretariat PKK Kota Pontianak, Kamis (29/10/2026).
Yanieta mengatakan, teknologi digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari berkomunikasi dan mencari informasi hingga berbelanja serta memasarkan produk usaha. Namun, pemanfaatannya perlu diiringi kewaspadaan terhadap hoaks, penipuan daring, penyalahgunaan data pribadi, dan perilaku tidak bijak di media sosial.
“Literasi digital tidak sebatas kemampuan menggunakan telepon pintar, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, menjaga keamanan diri dan keluarga, serta bertanggung jawab saat bermedia sosial,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Yanieta menekankan pentingnya peran kader PKK dalam meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing. Kader diharapkan membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta tidak mudah percaya pada tawaran yang menjanjikan keuntungan secara instan.
“Selain meningkatkan literasi digital, kolaborasi melalui Lentera PKK juga diarahkan untuk mendorong kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) agar lebih percaya diri memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan usaha,” tambahnya.
Ia menjelaskan, pemasaran produk melalui media digital perlu didukung foto produk yang menarik, promosi yang tepat, serta kemampuan menjangkau pasar lebih luas. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, kelompok UP2K diharapkan semakin berkembang dan mandiri.
“Semoga kegiatan ini tidak berhenti pada pengetahuan yang diperoleh selama sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dibagikan kembali kepada keluarga maupun kelompok usaha,” terang Yanieta.
Yanieta juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi ini memberikan manfaat nyata dalam mewujudkan keluarga yang lebih aman di ruang digital serta kelompok UP2K yang semakin maju dan mandiri.
Kepala Diskominfo Kota Pontianak, Syamsul Akbar, mengatakan masyarakat perlu lebih mawas diri dalam beraktivitas di dunia digital secara sehat dan aman. Menurutnya, sebagian besar masyarakat saat ini sudah bersentuhan dengan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita harus lebih tenang, teliti, dan aman saat menggunakannya,” ucapnya.
Akbar menambahkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat beraktivitas di dunia digital, seperti menjaga kerahasiaan data pribadi, menghindari penipuan daring, hingga mewaspadai berbagai ancaman lainnya.
“Jangan membagikan data pribadi secara sembarangan, gunakan password yang tidak mudah ditebak, dan langkah lainnya untuk memproteksi diri kita dari ancaman di dunia digital,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini