Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Enam Rumah Petak Ludes Terbakar di Pontianak, Pemkot Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Home > Berita > Politik > Enam Rumah Petak Ludes Terbakar di Ponti...
Pontianak

Enam Rumah Petak Ludes Terbakar di Pontianak, Pemkot Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Saturday, 22 August 2026 - 16:00 WIB
Enam Rumah Petak Ludes Terbakar di Pontianak, Pemkot Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Enam rumah petak di Pontianak Barat ludes terbakar. Pemkot Pontianak menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Enam unit rumah petak di Jalan Komyos Sudarso, Gang Sagu, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, ludes terbakar pada Jumat (21/8/2026).

Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan rumah petak yang terdiri dari enam pintu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun warga terdampak mengalami kerugian material setelah tempat tinggal mereka habis terbakar.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan meninjau langsung lokasi kebakaran pada Sabtu (22/8/2026) sore. Kehadiran Bahasan menjadi bagian dari respons Pemerintah Kota Pontianak untuk melihat kondisi warga sekaligus memastikan bantuan bagi korban tersalurkan.

“Saya ingin mengetahui langsung fakta di lapangan seperti apa. Setiap terjadi musibah kebakaran, Pemerintah Kota Pontianak melalui dinas terkait memberikan bantuan kepada warga terdampak,” ujarnya.

Bahasan mengatakan, bantuan tersebut merupakan program rutin Pemkot Pontianak bagi warga yang terdampak musibah kebakaran. Bantuan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga setelah kehilangan tempat tinggal.

Bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji selama tujuh hari, sembako, beras, alat masak, gas LPG, pakaian, selimut, kasur, hingga perlengkapan mandi seperti odol, sikat gigi dan sabun.

Namun, untuk bantuan material pembangunan rumah, Pemkot Pontianak terbentur aturan karena bangunan yang terbakar merupakan rumah sewa.

“Kebetulan rumah (yang terbakar) ini adalah rumah sewa, sehingga kita terbentur aturan untuk memberikan bantuan material,” jelasnya.

Bahasan menilai warga terdampak tetap membutuhkan perhatian bersama agar dapat segera memenuhi kebutuhan dasar pascakebakaran. Ia juga mengapresiasi dinas terkait yang bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga di lokasi.

Di tengah meningkatnya potensi kebakaran, Bahasan mengingatkan masyarakat Kota Pontianak untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi cuaca panas. Warga diminta berhati-hati ketika menggunakan api, listrik maupun peralatan memasak.

“Untuk kebakaran seperti ini, berhati-hatilah. Sedikit saja terjadi panas api, korsleting listrik, atau sedang memasak lalu ditinggal, ini bisa sangat membahayakan,” pesannya.

Selain mengingatkan soal potensi kebakaran, Bahasan turut meminta masyarakat menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat asap. Ia mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

“Kondisi cuaca saat ini sangat buruk dan sudah masuk kategori membahayakan. Jangan sering keluar rumah kalau tidak perlu. Kalau keluar, saya anjurkan menggunakan masker,” tutupnya. (*)