Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Jumat, 18 September 2020 |
Bayi Enam Bulan di Sekadau Kalbar Tenggelam, Berikut Kronologisnya
KalbarOnline, Sekadau – Seorang bayi perempuan berusia enam bulan di Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, tenggelam di depan rumah sang nenek yang saat itu terendam banjir, Jumat (18/9/2020). Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Sekadau, AKBP Marupa Sagala melalui Kapolsek Sekadau Hilir, IPTU Agus Junaidi.
Kapolsek mengungkapkan, sekitar pukul 13.00 WIB, korban tidur di ruang tengah depan TV di rumah neneknya. Saat itu, pintu teras rumah tersebut dalam kondisi dibuka.
"Saat korban tidur, ibunya sedang mandi untuk bersiap ke tempat pengajian. Sementara neneknya sedang mencuci pakaian di belakang rumah," beber IPTU Agus.
"Saat sang ibu kembali ke ruangan tengah, dia mendapati anaknya sudah tidak ada di situ, lalu ibunya berusaha mencari anaknya di dalam rumah, tapi tidak ketemu," terangnya.
Kemudian ibu korban berteriak meminta tolong tetangga sekitar untuk membantu mencari anaknya. Selang lima menit pencarian, tetangga sekitar menemukan korban sudah tenggelam di depan rumah neneknya yang terendam banjir. Diketahui ketinggian air yang menggenangi kawasan pemukiman tersebut kurang lebih 60 sentimeter.
"Korban sempat dibawa orang tua serta tetangganya ke klinik, tapi nyawanya tidak bisa tertolong. Rencananya korban akan dimakamkan besok," tutur Kapolsek. (Mus)
Bayi Enam Bulan di Sekadau Kalbar Tenggelam, Berikut Kronologisnya
KalbarOnline, Sekadau – Seorang bayi perempuan berusia enam bulan di Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, tenggelam di depan rumah sang nenek yang saat itu terendam banjir, Jumat (18/9/2020). Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Sekadau, AKBP Marupa Sagala melalui Kapolsek Sekadau Hilir, IPTU Agus Junaidi.
Kapolsek mengungkapkan, sekitar pukul 13.00 WIB, korban tidur di ruang tengah depan TV di rumah neneknya. Saat itu, pintu teras rumah tersebut dalam kondisi dibuka.
"Saat korban tidur, ibunya sedang mandi untuk bersiap ke tempat pengajian. Sementara neneknya sedang mencuci pakaian di belakang rumah," beber IPTU Agus.
"Saat sang ibu kembali ke ruangan tengah, dia mendapati anaknya sudah tidak ada di situ, lalu ibunya berusaha mencari anaknya di dalam rumah, tapi tidak ketemu," terangnya.
Kemudian ibu korban berteriak meminta tolong tetangga sekitar untuk membantu mencari anaknya. Selang lima menit pencarian, tetangga sekitar menemukan korban sudah tenggelam di depan rumah neneknya yang terendam banjir. Diketahui ketinggian air yang menggenangi kawasan pemukiman tersebut kurang lebih 60 sentimeter.
"Korban sempat dibawa orang tua serta tetangganya ke klinik, tapi nyawanya tidak bisa tertolong. Rencananya korban akan dimakamkan besok," tutur Kapolsek. (Mus)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini