Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Senin, 07 Juli 2025 |
KALBARONLINE.com – Sebanyak 338 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Pontianak resmi mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) yang digelar dalam empat gelombang. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Senin (7/7/2025).
Edi menyampaikan, Latsar CPNS Golongan II dan III formasi 2025 ini digelar untuk meningkatkan kapasitas peserta agar benar-benar memahami tugas, fungsi, dan aturan dasar sebagai pelayan publik.
“Harapannya mereka bisa bekerja secara profesional. Yang paling penting, mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Edi.
Edi mengingatkan agar seluruh peserta serius mengikuti setiap tahapan pelatihan. Pasalnya, ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK adalah penggerak utama roda pemerintahan.
“Peserta digembleng soal sistem kerja dan komunikasi tim. Setelah resmi jadi ASN, tugas utama kita adalah membangun dan menyejahterakan masyarakat Kota Pontianak,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa status CPNS masih sementara. Jika tak memenuhi standar atau melanggar ketentuan, pengangkatan bisa dibatalkan.
“Jadi manfaatkan Latsar ini sebaik mungkin,” pesan Edi.
Sementara itu, Kabid Pengembangan Sumber Daya Aparatur BKPSDM Kota Pontianak, Margaretha, menjelaskan Latsar CPNS ini sesuai arahan Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar peserta menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.
Pelatihan dasar (Latsar) CPNS Kota Pontianak ini digelar selama 64 hari atau setara dengan 647 jam pelajaran. Metodenya menggunakan konsep blended learning yang menggabungkan pembelajaran mandiri, daring, hingga tatap muka.
Rangkaian Latsar tersebut meliputi 9 hari pembelajaran mandiri yang dilakukan secara individual, dilanjutkan 21 hari pembelajaran daring berbasis platform digital. Selanjutnya peserta akan menjalani 30 hari masa aktualisasi di unit kerja masing-masing untuk menerapkan pengetahuan yang didapat.
Setelah itu, peserta mengikuti satu hari pembelajaran daring tahap kedua untuk refleksi dan penguatan materi. Rangkaian pelatihan ditutup dengan tiga hari pelatihan klasikal tatap muka di asrama, guna memperdalam nilai-nilai dasar ASN dan membangun kebersamaan antar peserta.
“Kami harap semua peserta disiplin dan mengikuti seluruh proses tanpa ada yang tertinggal,” tutup Margaretha. (Jau)
KALBARONLINE.com – Sebanyak 338 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Pontianak resmi mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) yang digelar dalam empat gelombang. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Senin (7/7/2025).
Edi menyampaikan, Latsar CPNS Golongan II dan III formasi 2025 ini digelar untuk meningkatkan kapasitas peserta agar benar-benar memahami tugas, fungsi, dan aturan dasar sebagai pelayan publik.
“Harapannya mereka bisa bekerja secara profesional. Yang paling penting, mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Edi.
Edi mengingatkan agar seluruh peserta serius mengikuti setiap tahapan pelatihan. Pasalnya, ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK adalah penggerak utama roda pemerintahan.
“Peserta digembleng soal sistem kerja dan komunikasi tim. Setelah resmi jadi ASN, tugas utama kita adalah membangun dan menyejahterakan masyarakat Kota Pontianak,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa status CPNS masih sementara. Jika tak memenuhi standar atau melanggar ketentuan, pengangkatan bisa dibatalkan.
“Jadi manfaatkan Latsar ini sebaik mungkin,” pesan Edi.
Sementara itu, Kabid Pengembangan Sumber Daya Aparatur BKPSDM Kota Pontianak, Margaretha, menjelaskan Latsar CPNS ini sesuai arahan Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar peserta menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.
Pelatihan dasar (Latsar) CPNS Kota Pontianak ini digelar selama 64 hari atau setara dengan 647 jam pelajaran. Metodenya menggunakan konsep blended learning yang menggabungkan pembelajaran mandiri, daring, hingga tatap muka.
Rangkaian Latsar tersebut meliputi 9 hari pembelajaran mandiri yang dilakukan secara individual, dilanjutkan 21 hari pembelajaran daring berbasis platform digital. Selanjutnya peserta akan menjalani 30 hari masa aktualisasi di unit kerja masing-masing untuk menerapkan pengetahuan yang didapat.
Setelah itu, peserta mengikuti satu hari pembelajaran daring tahap kedua untuk refleksi dan penguatan materi. Rangkaian pelatihan ditutup dengan tiga hari pelatihan klasikal tatap muka di asrama, guna memperdalam nilai-nilai dasar ASN dan membangun kebersamaan antar peserta.
“Kami harap semua peserta disiplin dan mengikuti seluruh proses tanpa ada yang tertinggal,” tutup Margaretha. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini