Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Minggu, 23 November 2025 |
KALBARONLINE.com - Jembatan Gantung Sengkuang Merabong yang berada di Desa Sengkuang Merabung, Kecamatan Manis Mata Ketapang, telah rampung diperbaiki.
Sebelumnya, jembatan tersebut ambruk dan tidak dapat difungsikan oleh warga sejak diterjang banjir pada awal 2023 lalu, dan kini dapat berfungsi kembali sebagai jalur pelintasan warga.
Demikian hal itu disampaikan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, saat meninjau langsung jembatan tersebut, Jumat (22/11/2025) kemarin.
"Saya meninjau langsung Jembatan Gantung Sengkuang Merabong yang telah selesai diperbaiki dan dapat digunakan oleh warga," ujarnya.
Bupati mengatakan, bahwa perbaikan jembatan tersebut didanai melalui APBD Kabupaten Ketapang tahun 2025 dan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ketapang.
"Perbaikan ini menggunakan APBD 2025 dengan dana Rp 1,5 miliar, yang dikerjakan oleh Dinas PUTR Ketapang," terangnya.
Alexander Wilyo menjelaskan, bahwa jembatan tersebut berperan penting sebagai penghubung antar desa seperti Kemunig, Terusan, serta jalur menuju wilayah Jelai Hulu, termasuk Pelampangan dan Pakit Selaba, bahkan hingga ke arah Kalimantan Tengah.
Jembatan itu juga sebagai mobilitas warga, distribusi barang, serta kelancaran aktivitas ekonomi dan pendidikan.
"Saya yakin dengan akses yang semakin baik, aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar di Kecamatan Manismata dan sekitarnya dapat meningkat, sehingga mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," jelasnya.
Ia menuturkan, bahwa perbaikan infrastruktur jembatan dan jalan merupakan bagian dari upaya mewujudkan Visi Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang maju dan mandiri, sekaligus implementasi misi pembangunan infrastruktur secara merata.
"Pemkab Ketapang berkomitmen memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan, tetapi menjangkau setiap desa, termasuk daerah pedalaman yang membutuhkan dukungan infrastruktur yang layak," tuturnya.
Selain itu, dirinya juga berkunjung ke rumah Kepala Desa Sengkuang Merabung dan bersilaturahmi dengan warga sekalian mendengarkan langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
"Kami juga mendengarkan keluhan warga Desa Sengkuang Merabung yang menjadi keluhan," pungkasnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Jembatan Gantung Sengkuang Merabong yang berada di Desa Sengkuang Merabung, Kecamatan Manis Mata Ketapang, telah rampung diperbaiki.
Sebelumnya, jembatan tersebut ambruk dan tidak dapat difungsikan oleh warga sejak diterjang banjir pada awal 2023 lalu, dan kini dapat berfungsi kembali sebagai jalur pelintasan warga.
Demikian hal itu disampaikan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, saat meninjau langsung jembatan tersebut, Jumat (22/11/2025) kemarin.
"Saya meninjau langsung Jembatan Gantung Sengkuang Merabong yang telah selesai diperbaiki dan dapat digunakan oleh warga," ujarnya.
Bupati mengatakan, bahwa perbaikan jembatan tersebut didanai melalui APBD Kabupaten Ketapang tahun 2025 dan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ketapang.
"Perbaikan ini menggunakan APBD 2025 dengan dana Rp 1,5 miliar, yang dikerjakan oleh Dinas PUTR Ketapang," terangnya.
Alexander Wilyo menjelaskan, bahwa jembatan tersebut berperan penting sebagai penghubung antar desa seperti Kemunig, Terusan, serta jalur menuju wilayah Jelai Hulu, termasuk Pelampangan dan Pakit Selaba, bahkan hingga ke arah Kalimantan Tengah.
Jembatan itu juga sebagai mobilitas warga, distribusi barang, serta kelancaran aktivitas ekonomi dan pendidikan.
"Saya yakin dengan akses yang semakin baik, aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar di Kecamatan Manismata dan sekitarnya dapat meningkat, sehingga mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," jelasnya.
Ia menuturkan, bahwa perbaikan infrastruktur jembatan dan jalan merupakan bagian dari upaya mewujudkan Visi Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang maju dan mandiri, sekaligus implementasi misi pembangunan infrastruktur secara merata.
"Pemkab Ketapang berkomitmen memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan, tetapi menjangkau setiap desa, termasuk daerah pedalaman yang membutuhkan dukungan infrastruktur yang layak," tuturnya.
Selain itu, dirinya juga berkunjung ke rumah Kepala Desa Sengkuang Merabung dan bersilaturahmi dengan warga sekalian mendengarkan langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
"Kami juga mendengarkan keluhan warga Desa Sengkuang Merabung yang menjadi keluhan," pungkasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini