Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Senin, 08 Desember 2025 |
KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si membuka Retret Orientasi Kepemimpinan Kepala Desa se-Kabupaten Ketapang yang digelar di Lapangan Kompi Senapan C Yonif 643/Wanara Sakti, Senin (8/12/2025). Kegiatan ini diikuti 43 Kepala Desa terpilih hasil Pilkades serentak 2025.
Dalam arahannya, Alexander menegaskan bahwa retret ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat karakter kepemimpinan, disiplin, integritas, dan orientasi pengabdian dalam mengelola desa.
Menurutnya, Kepala Desa harus memiliki kepekaan dalam menghadapi dinamika masyarakat dan mampu menjawab tantangan baru di tingkat desa.
“Transformasi digital bergerak cepat, akuntabilitas dana desa semakin ketat, dan kemiskinan ekstrem harus ditekan. Koperasi Desa Merah Putih serta BUMDes harus dikelola secara profesional,” tegas Alexander Wilyo.
Ia menekankan bahwa ketahanan pangan harus dibangun melalui program konkret dan berkelanjutan, bukan hanya proyek seremonial yang tidak memberi dampak nyata bagi ekonomi warga.
“Saya tegaskan, Kepala Desa tidak boleh bekerja biasa-biasa saja hanya menjalankan rutinitas administrasi,” ujarnya.
Bupati juga menyebut bahwa Ketapang membutuhkan pemimpin desa yang inovatif dan adaptif dalam mendorong percepatan pembangunan. Dengan masa jabatan delapan tahun, para Kepala Desa diminta memanfaatkan periode tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian desa.
“Integritas tidak bisa ditawar. Jangan bermain-main dengan penyimpangan dana desa. Pahami regulasi, lengkapi data, dan jaga harmonisasi dengan perangkat desa,” pesannya.
Alexander mengingatkan agar Kepala Desa berani mengambil keputusan, fokus pada pelayanan publik, dan tidak ragu menolak tekanan yang bertentangan dengan prosedur.
Usai apel pembukaan, Bupati Ketapang turut memberikan pembekalan langsung kepada seluruh peserta retret. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si membuka Retret Orientasi Kepemimpinan Kepala Desa se-Kabupaten Ketapang yang digelar di Lapangan Kompi Senapan C Yonif 643/Wanara Sakti, Senin (8/12/2025). Kegiatan ini diikuti 43 Kepala Desa terpilih hasil Pilkades serentak 2025.
Dalam arahannya, Alexander menegaskan bahwa retret ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat karakter kepemimpinan, disiplin, integritas, dan orientasi pengabdian dalam mengelola desa.
Menurutnya, Kepala Desa harus memiliki kepekaan dalam menghadapi dinamika masyarakat dan mampu menjawab tantangan baru di tingkat desa.
“Transformasi digital bergerak cepat, akuntabilitas dana desa semakin ketat, dan kemiskinan ekstrem harus ditekan. Koperasi Desa Merah Putih serta BUMDes harus dikelola secara profesional,” tegas Alexander Wilyo.
Ia menekankan bahwa ketahanan pangan harus dibangun melalui program konkret dan berkelanjutan, bukan hanya proyek seremonial yang tidak memberi dampak nyata bagi ekonomi warga.
“Saya tegaskan, Kepala Desa tidak boleh bekerja biasa-biasa saja hanya menjalankan rutinitas administrasi,” ujarnya.
Bupati juga menyebut bahwa Ketapang membutuhkan pemimpin desa yang inovatif dan adaptif dalam mendorong percepatan pembangunan. Dengan masa jabatan delapan tahun, para Kepala Desa diminta memanfaatkan periode tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian desa.
“Integritas tidak bisa ditawar. Jangan bermain-main dengan penyimpangan dana desa. Pahami regulasi, lengkapi data, dan jaga harmonisasi dengan perangkat desa,” pesannya.
Alexander mengingatkan agar Kepala Desa berani mengambil keputusan, fokus pada pelayanan publik, dan tidak ragu menolak tekanan yang bertentangan dengan prosedur.
Usai apel pembukaan, Bupati Ketapang turut memberikan pembekalan langsung kepada seluruh peserta retret. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini