Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Minggu, 14 Desember 2025 |
KALBARONLINE.com – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengapresiasi komitmen kuat Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dalam mendorong terwujudnya pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Dukungan tersebut dinilai menjadi energi baru bagi daerah-daerah calon wilayah Kapuas Raya untuk kembali menyatukan langkah dan visi dalam perjuangan pemekaran.
Apresiasi itu disampaikan Gregorius saat menghadiri Seminar Penyusunan Kajian Akademis Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Kapuas Raya yang digelar di Sintang, Sabtu (13/12/2025).
Menurut Gregorius, sikap tegas dan terbuka Gubernur Ria Norsan menunjukkan keseriusan pemerintah provinsi dalam mengawal aspirasi pemekaran yang telah diperjuangkan sejak lama oleh daerah-daerah di wilayah timur Kalimantan Barat.
“Komitmen Pak Gubernur ini menjadi semangat baru bagi kami untuk kembali menguatkan perjuangan Kapuas Raya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sintang juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan terlibat aktif dalam seminar, termasuk Ketua DPD RI Daud Yordan. Apresiasi turut diberikan kepada para bupati, wakil bupati, serta perwakilan dari Kabupaten Sanggau, Sekadau, Melawi, dan Kapuas Hulu, dengan penghargaan khusus kepada Bupati Melawi atas dukungan yang konsisten.
Gregorius menekankan bahwa perjuangan pemekaran Kapuas Raya membutuhkan kolaborasi lintas daerah yang solid. Ia mengibaratkan proses ini sebagai upaya menghidupkan kembali harapan yang sempat meredup.
“Ibarat menanam, kita menyiram yang sudah layu dan menghidupkan kembali yang sudah padam,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti peran alumni Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura yang menjadi penggagas sekaligus penyelenggara seminar. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sipil ini menunjukkan bahwa perjuangan pemekaran Kapuas Raya bukan hanya agenda pemerintah daerah, tetapi juga aspirasi bersama.
Menariknya, seluruh pembiayaan kegiatan seminar tersebut tidak bersumber dari APBD, melainkan dari inisiatif dan dana para alumni.
Pada akhir sambutannya, Bupati Sintang mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi serta komunikasi politik yang solid antar daerah agar upaya pemekaran tidak terhambat di tengah jalan.
“Jangan sampai upaya ini gagal hanya karena kurangnya komunikasi. Administrasi yang sudah lengkap jangan sampai gugur karena kita tidak seirama,” tegasnya.
Ia menambahkan, keselarasan visi antar kepala daerah menjadi kunci utama keberhasilan pembentukan Provinsi Kapuas Raya.
“Antara gendang dan tari harus seirama. Kepentingan kita harus sama,” pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa wacana pembentukan Provinsi Kapuas Raya bukan gagasan baru pemerintahannya. Usulan pemekaran ini telah diperjuangkan sejak era Gubernur Usman Ja’far, dilanjutkan pada masa Cornelis, hingga Sutarmidji.
“Mudah-mudahan di zaman saya pemekaran Provinsi Kapuas Raya ini bisa terwujud. Persetujuan bersama dengan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Bapak Aloysius, juga sudah saya tandatangani,” jelas Norsan.
Seminar tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten, sekaligus wadah perumusan langkah-langkah administratif strategis dalam pembentukan Provinsi Kapuas Raya.
Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penyerahan draf dokumen penyusunan pembentukan Provinsi Kapuas Raya oleh Ketua Panitia PKR kepada Gubernur Kalimantan Barat serta para bupati dari wilayah calon Provinsi Kapuas Raya. (Red)
KALBARONLINE.com – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengapresiasi komitmen kuat Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dalam mendorong terwujudnya pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Dukungan tersebut dinilai menjadi energi baru bagi daerah-daerah calon wilayah Kapuas Raya untuk kembali menyatukan langkah dan visi dalam perjuangan pemekaran.
Apresiasi itu disampaikan Gregorius saat menghadiri Seminar Penyusunan Kajian Akademis Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Kapuas Raya yang digelar di Sintang, Sabtu (13/12/2025).
Menurut Gregorius, sikap tegas dan terbuka Gubernur Ria Norsan menunjukkan keseriusan pemerintah provinsi dalam mengawal aspirasi pemekaran yang telah diperjuangkan sejak lama oleh daerah-daerah di wilayah timur Kalimantan Barat.
“Komitmen Pak Gubernur ini menjadi semangat baru bagi kami untuk kembali menguatkan perjuangan Kapuas Raya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sintang juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan terlibat aktif dalam seminar, termasuk Ketua DPD RI Daud Yordan. Apresiasi turut diberikan kepada para bupati, wakil bupati, serta perwakilan dari Kabupaten Sanggau, Sekadau, Melawi, dan Kapuas Hulu, dengan penghargaan khusus kepada Bupati Melawi atas dukungan yang konsisten.
Gregorius menekankan bahwa perjuangan pemekaran Kapuas Raya membutuhkan kolaborasi lintas daerah yang solid. Ia mengibaratkan proses ini sebagai upaya menghidupkan kembali harapan yang sempat meredup.
“Ibarat menanam, kita menyiram yang sudah layu dan menghidupkan kembali yang sudah padam,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti peran alumni Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura yang menjadi penggagas sekaligus penyelenggara seminar. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sipil ini menunjukkan bahwa perjuangan pemekaran Kapuas Raya bukan hanya agenda pemerintah daerah, tetapi juga aspirasi bersama.
Menariknya, seluruh pembiayaan kegiatan seminar tersebut tidak bersumber dari APBD, melainkan dari inisiatif dan dana para alumni.
Pada akhir sambutannya, Bupati Sintang mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi serta komunikasi politik yang solid antar daerah agar upaya pemekaran tidak terhambat di tengah jalan.
“Jangan sampai upaya ini gagal hanya karena kurangnya komunikasi. Administrasi yang sudah lengkap jangan sampai gugur karena kita tidak seirama,” tegasnya.
Ia menambahkan, keselarasan visi antar kepala daerah menjadi kunci utama keberhasilan pembentukan Provinsi Kapuas Raya.
“Antara gendang dan tari harus seirama. Kepentingan kita harus sama,” pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa wacana pembentukan Provinsi Kapuas Raya bukan gagasan baru pemerintahannya. Usulan pemekaran ini telah diperjuangkan sejak era Gubernur Usman Ja’far, dilanjutkan pada masa Cornelis, hingga Sutarmidji.
“Mudah-mudahan di zaman saya pemekaran Provinsi Kapuas Raya ini bisa terwujud. Persetujuan bersama dengan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Bapak Aloysius, juga sudah saya tandatangani,” jelas Norsan.
Seminar tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten, sekaligus wadah perumusan langkah-langkah administratif strategis dalam pembentukan Provinsi Kapuas Raya.
Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penyerahan draf dokumen penyusunan pembentukan Provinsi Kapuas Raya oleh Ketua Panitia PKR kepada Gubernur Kalimantan Barat serta para bupati dari wilayah calon Provinsi Kapuas Raya. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini