Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Selasa, 23 Desember 2025 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang resmi meluncurkan program Kartu Ketapang Pintar sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan membantu pelajar dari keluarga kurang mampu. Program ini diluncurkan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, di Aula Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang, Senin (22/12/2025).
“Kami ingin memastikan tidak ada anak Ketapang yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi,” tegas Alexander.
Pada tahun 2025, tercatat 4.111 peserta didik menjadi penerima manfaat dengan total anggaran Rp 2,05 miliar. Bantuan ini diberikan melalui skema beasiswa untuk pelajar SD, SMP hingga pendidikan non formal.
“Rinciannya, 3.000 pelajar SD menerima masing-masing Rp 425.000, kemudian 986 pelajar SMP menerima Rp 700.000, sementara sisanya merupakan peserta Paket A, B, dan C,” jelasnya.
Penyaluran bantuan akan dilakukan bekerja sama dengan Bank Kalbar menggunakan sistem kartu dan tabungan pelajar. Selain memastikan transparansi dan ketepatan sasaran, skema ini juga diharapkan meningkatkan literasi keuangan pelajar.
Alexander menegaskan, program ini melengkapi berbagai kebijakan pendidikan sebelumnya, seperti bantuan seragam dan alat tulis gratis yang pada 2025 telah menjangkau 6.000 siswa SD dan 2.500 siswa SMP.
Meski begitu, ia mengakui sektor pendidikan Ketapang masih menghadapi tantangan. Data BPS mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Ketapang tahun 2024 berada pada angka 70,34, masih di bawah rata-rata provinsi dan nasional.
Karena itu, Pemkab Ketapang juga memberikan perhatian pada mahasiswa berprestasi melalui program beasiswa, serta dukungan bagi guru di wilayah pedalaman, termasuk perbaikan rumah dinas guru dan penyediaan kendaraan roda dua.
“Program ini kami harapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Ketapang,” pungkas Alexander. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang resmi meluncurkan program Kartu Ketapang Pintar sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan membantu pelajar dari keluarga kurang mampu. Program ini diluncurkan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, di Aula Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang, Senin (22/12/2025).
“Kami ingin memastikan tidak ada anak Ketapang yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi,” tegas Alexander.
Pada tahun 2025, tercatat 4.111 peserta didik menjadi penerima manfaat dengan total anggaran Rp 2,05 miliar. Bantuan ini diberikan melalui skema beasiswa untuk pelajar SD, SMP hingga pendidikan non formal.
“Rinciannya, 3.000 pelajar SD menerima masing-masing Rp 425.000, kemudian 986 pelajar SMP menerima Rp 700.000, sementara sisanya merupakan peserta Paket A, B, dan C,” jelasnya.
Penyaluran bantuan akan dilakukan bekerja sama dengan Bank Kalbar menggunakan sistem kartu dan tabungan pelajar. Selain memastikan transparansi dan ketepatan sasaran, skema ini juga diharapkan meningkatkan literasi keuangan pelajar.
Alexander menegaskan, program ini melengkapi berbagai kebijakan pendidikan sebelumnya, seperti bantuan seragam dan alat tulis gratis yang pada 2025 telah menjangkau 6.000 siswa SD dan 2.500 siswa SMP.
Meski begitu, ia mengakui sektor pendidikan Ketapang masih menghadapi tantangan. Data BPS mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Ketapang tahun 2024 berada pada angka 70,34, masih di bawah rata-rata provinsi dan nasional.
Karena itu, Pemkab Ketapang juga memberikan perhatian pada mahasiswa berprestasi melalui program beasiswa, serta dukungan bagi guru di wilayah pedalaman, termasuk perbaikan rumah dinas guru dan penyediaan kendaraan roda dua.
“Program ini kami harapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Ketapang,” pungkas Alexander. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini