Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Rabu, 31 Desember 2025 |
KALBARONLINE.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Barat memastikan pasokan listrik tetap andal selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2026). Melalui program Siaga Nataru, PLN menyiapkan pengamanan sistem kelistrikan selama 24 jam penuh mulai 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Manager PLN UP2B Kalbar, Ahmad Edy, menyampaikan bahwa seluruh aspek operasional telah dipersiapkan secara komprehensif, mulai dari kesiapan personel, pengaturan beban, hingga pengamanan infrastruktur kelistrikan.
“PLN UP2B Kalbar berkomitmen menjaga keandalan sistem kelistrikan selama masa Siaga Nataru 2026. Pengaturan beban dilakukan secara real time selama 24 jam untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, aman, dan stabil bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan menegaskan, keandalan listrik menjadi prioritas utama mengingat periode Nataru merupakan momentum penting bagi masyarakat. Menurutnya, seluruh sistem transmisi dan pengaturan beban di Kalimantan Barat saat ini berada dalam kondisi terkendali dengan pengawasan berlapis.
Riko menjelaskan, PLN juga memperkuat koordinasi lintas unit serta menyiapkan personel siaga di titik-titik strategis guna memastikan operasional berjalan optimal. Setiap potensi risiko telah dipetakan sejak dini sehingga langkah mitigasi bisa dilakukan cepat dan terukur.
“PLN memastikan seluruh sistem kelistrikan berada dalam kondisi optimal dengan pengawasan intensif selama 24 jam. Personel kami siaga penuh agar masyarakat dapat beraktivitas, beribadah, dan merayakan Hari Raya serta pergantian tahun dengan aman dan nyaman,” jelasnya.
Ia menambahkan, kesiapan PLN bukan hanya soal teknis, tetapi juga bentuk kehadiran negara dalam menjamin layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas bagi masyarakat.
Berdasarkan hasil proyeksi sistem, beban puncak pada Hari Natal 25 Desember 2025 diperkirakan mencapai 596 MW. Sementara pada perayaan Tahun Baru 1 Januari 2026, beban puncak diperkirakan mencapai 579 MW. PLN memastikan kondisi sistem kelistrikan Kalimantan Barat dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan tersebut.
Selama periode siaga, PLN UP2B Kalbar akan melakukan pemantauan intensif melalui pusat pengatur beban, memperkuat koordinasi lintas unit, serta menyiapkan tim teknis yang siap merespons cepat apabila terjadi gangguan.
Langkah siaga ini menjadi komitmen PLN dalam memberikan layanan listrik terbaik bagi masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya suasana perayaan Natal dan Tahun Baru yang aman, nyaman, dan khidmat di Kalimantan Barat. (Jau)
KALBARONLINE.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Barat memastikan pasokan listrik tetap andal selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2026). Melalui program Siaga Nataru, PLN menyiapkan pengamanan sistem kelistrikan selama 24 jam penuh mulai 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Manager PLN UP2B Kalbar, Ahmad Edy, menyampaikan bahwa seluruh aspek operasional telah dipersiapkan secara komprehensif, mulai dari kesiapan personel, pengaturan beban, hingga pengamanan infrastruktur kelistrikan.
“PLN UP2B Kalbar berkomitmen menjaga keandalan sistem kelistrikan selama masa Siaga Nataru 2026. Pengaturan beban dilakukan secara real time selama 24 jam untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, aman, dan stabil bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan menegaskan, keandalan listrik menjadi prioritas utama mengingat periode Nataru merupakan momentum penting bagi masyarakat. Menurutnya, seluruh sistem transmisi dan pengaturan beban di Kalimantan Barat saat ini berada dalam kondisi terkendali dengan pengawasan berlapis.
Riko menjelaskan, PLN juga memperkuat koordinasi lintas unit serta menyiapkan personel siaga di titik-titik strategis guna memastikan operasional berjalan optimal. Setiap potensi risiko telah dipetakan sejak dini sehingga langkah mitigasi bisa dilakukan cepat dan terukur.
“PLN memastikan seluruh sistem kelistrikan berada dalam kondisi optimal dengan pengawasan intensif selama 24 jam. Personel kami siaga penuh agar masyarakat dapat beraktivitas, beribadah, dan merayakan Hari Raya serta pergantian tahun dengan aman dan nyaman,” jelasnya.
Ia menambahkan, kesiapan PLN bukan hanya soal teknis, tetapi juga bentuk kehadiran negara dalam menjamin layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas bagi masyarakat.
Berdasarkan hasil proyeksi sistem, beban puncak pada Hari Natal 25 Desember 2025 diperkirakan mencapai 596 MW. Sementara pada perayaan Tahun Baru 1 Januari 2026, beban puncak diperkirakan mencapai 579 MW. PLN memastikan kondisi sistem kelistrikan Kalimantan Barat dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan tersebut.
Selama periode siaga, PLN UP2B Kalbar akan melakukan pemantauan intensif melalui pusat pengatur beban, memperkuat koordinasi lintas unit, serta menyiapkan tim teknis yang siap merespons cepat apabila terjadi gangguan.
Langkah siaga ini menjadi komitmen PLN dalam memberikan layanan listrik terbaik bagi masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya suasana perayaan Natal dan Tahun Baru yang aman, nyaman, dan khidmat di Kalimantan Barat. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini