Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Selasa, 06 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Bank Kalbar memperkuat perannya dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah. Dukungan itu diwujudkan dengan memperluas pembiayaan perumahan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Direktur Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan penguatan pembiayaan perumahan menjadi salah satu fokus utama pada 2026, seiring kebutuhan rumah layak yang masih tinggi di Kalimantan Barat.
“Pembiayaan perumahan saat ini terus kami genjot karena itu merupakan program prioritas pemerintah. Kami sudah bekerja sama dengan FLPP yang di dalamnya melibatkan SMF, dan kerja sama tersebut sudah ditandatangani,” kata Rokidi dalam konferensi pers “Kinerja Bank Kalbar”, Selasa (06/01/2026).
Ia menyebutkan, pada 2026 Bank Kalbar menargetkan penandatanganan perjanjian kerja sama lanjutan dalam waktu dekat. Kesepakatan tersebut akan menentukan besaran porsi pembiayaan perumahan yang dialokasikan untuk Kalimantan Barat.
“Insya Allah dalam satu atau dua bulan ke depan sudah ada penandatanganan lanjutan terkait jatah pembiayaan perumahan untuk Bank Kalbar,” tambahnya.
Pada 2025, Bank Kalbar telah merealisasikan pembiayaan perumahan melalui skema FLPP sebanyak lebih dari 700 unit. Memasuki 2026, bank daerah ini optimistis dapat memperoleh porsi pembiayaan yang lebih besar seiring target nasional Program Tiga Juta Rumah.
“Karena target nasional harus segera tercapai, kami optimistis porsi untuk Bank Kalbar bisa bertambah,” tegas Rokidi.
Selain memperkuat pembiayaan perumahan rakyat, Bank Kalbar juga tetap menjaga kualitas penyaluran kredit. Hal ini tercermin dari kinerja Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mencatat rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 1,6 persen, meskipun ekspansi kredit dilakukan cukup agresif.
Dengan penguatan pembiayaan perumahan, Bank Kalbar berharap dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan perumahan di Kalimantan Barat. (Lid)
KALBARONLINE.com – Bank Kalbar memperkuat perannya dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah. Dukungan itu diwujudkan dengan memperluas pembiayaan perumahan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Direktur Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan penguatan pembiayaan perumahan menjadi salah satu fokus utama pada 2026, seiring kebutuhan rumah layak yang masih tinggi di Kalimantan Barat.
“Pembiayaan perumahan saat ini terus kami genjot karena itu merupakan program prioritas pemerintah. Kami sudah bekerja sama dengan FLPP yang di dalamnya melibatkan SMF, dan kerja sama tersebut sudah ditandatangani,” kata Rokidi dalam konferensi pers “Kinerja Bank Kalbar”, Selasa (06/01/2026).
Ia menyebutkan, pada 2026 Bank Kalbar menargetkan penandatanganan perjanjian kerja sama lanjutan dalam waktu dekat. Kesepakatan tersebut akan menentukan besaran porsi pembiayaan perumahan yang dialokasikan untuk Kalimantan Barat.
“Insya Allah dalam satu atau dua bulan ke depan sudah ada penandatanganan lanjutan terkait jatah pembiayaan perumahan untuk Bank Kalbar,” tambahnya.
Pada 2025, Bank Kalbar telah merealisasikan pembiayaan perumahan melalui skema FLPP sebanyak lebih dari 700 unit. Memasuki 2026, bank daerah ini optimistis dapat memperoleh porsi pembiayaan yang lebih besar seiring target nasional Program Tiga Juta Rumah.
“Karena target nasional harus segera tercapai, kami optimistis porsi untuk Bank Kalbar bisa bertambah,” tegas Rokidi.
Selain memperkuat pembiayaan perumahan rakyat, Bank Kalbar juga tetap menjaga kualitas penyaluran kredit. Hal ini tercermin dari kinerja Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mencatat rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 1,6 persen, meskipun ekspansi kredit dilakukan cukup agresif.
Dengan penguatan pembiayaan perumahan, Bank Kalbar berharap dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan perumahan di Kalimantan Barat. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini