Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Selasa, 06 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penjualan ekspor pertambangan bauksit PT Laman Mining. Kali ini, penggeledahan dilakukan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Ketapang, Selasa (06/01/2026).
Penggeledahan berlangsung selama kurang lebih empat jam, mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.30 WIB. Dalam kegiatan tersebut, tim penyidik memeriksa sejumlah dokumen yang berkaitan dengan aktivitas penjualan ekspor bauksit.
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Emilwan Ridwan, membenarkan adanya penggeledahan lanjutan tersebut sebagai bagian dari proses penyidikan yang sedang berjalan.
“Penggeledahan ini dilakukan untuk melengkapi alat bukti dalam rangka penyidikan perkara dugaan tindak pidana pertambangan bauksit terkait penjualan ekspor,” tegas Emilwan.
Sementara itu, Kasi Penkum Kejati Kalbar, I Wayan Gedin Arianta, menyampaikan bahwa sejumlah dokumen terkait telah diamankan dan langsung dibawa ke Kantor Kejati Kalbar untuk dilakukan kajian lebih lanjut sekaligus penyitaan.
“Kami mohon waktu, perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah proses penyidikan ini selesai,” ujarnya.
Sebelumnya, Kejati Kalbar telah melakukan penggeledahan di lima lokasi berbeda di Pontianak dan Kubu Raya. Penggeledahan pertama dilakukan di Kantor PT Laman Mining di Jalan H. Agus Salim Nomor 16, Ketapang.
Lokasi lainnya yang turut digeledah meliputi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan ESDM Provinsi Kalimantan Barat di Jalan Sutan Syahrir Nomor 2, Pontianak, Inspektur Tambang Kementerian ESDM Wilayah Pontianak di Jalan Untung Suropati Nomor 18, Pontianak, serta PT Sucofindo Cabang Pontianak di Jalan Arteri Supadio, Kabupaten Kubu Raya.
Lokasi kelima yang sebelumnya turut digeledah yakni Kantor KSOP Kelas I Pontianak di Jalan Rahadi Usman Nomor 2, Pontianak. (Lid)
KALBARONLINE.com – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penjualan ekspor pertambangan bauksit PT Laman Mining. Kali ini, penggeledahan dilakukan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Ketapang, Selasa (06/01/2026).
Penggeledahan berlangsung selama kurang lebih empat jam, mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.30 WIB. Dalam kegiatan tersebut, tim penyidik memeriksa sejumlah dokumen yang berkaitan dengan aktivitas penjualan ekspor bauksit.
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Emilwan Ridwan, membenarkan adanya penggeledahan lanjutan tersebut sebagai bagian dari proses penyidikan yang sedang berjalan.
“Penggeledahan ini dilakukan untuk melengkapi alat bukti dalam rangka penyidikan perkara dugaan tindak pidana pertambangan bauksit terkait penjualan ekspor,” tegas Emilwan.
Sementara itu, Kasi Penkum Kejati Kalbar, I Wayan Gedin Arianta, menyampaikan bahwa sejumlah dokumen terkait telah diamankan dan langsung dibawa ke Kantor Kejati Kalbar untuk dilakukan kajian lebih lanjut sekaligus penyitaan.
“Kami mohon waktu, perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah proses penyidikan ini selesai,” ujarnya.
Sebelumnya, Kejati Kalbar telah melakukan penggeledahan di lima lokasi berbeda di Pontianak dan Kubu Raya. Penggeledahan pertama dilakukan di Kantor PT Laman Mining di Jalan H. Agus Salim Nomor 16, Ketapang.
Lokasi lainnya yang turut digeledah meliputi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan ESDM Provinsi Kalimantan Barat di Jalan Sutan Syahrir Nomor 2, Pontianak, Inspektur Tambang Kementerian ESDM Wilayah Pontianak di Jalan Untung Suropati Nomor 18, Pontianak, serta PT Sucofindo Cabang Pontianak di Jalan Arteri Supadio, Kabupaten Kubu Raya.
Lokasi kelima yang sebelumnya turut digeledah yakni Kantor KSOP Kelas I Pontianak di Jalan Rahadi Usman Nomor 2, Pontianak. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini