Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Kamis, 08 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Arus lalu lintas di ruas Jalan Nanga Tayap–Sungai Kelik, tepatnya di Kilometer 12 Desa Lembah Hijau, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, sempat lumpuh total akibat kerusakan jalan yang cukup parah sejak Selasa (6/1/2026).
Kemacetan panjang tak terhindarkan setelah sejumlah kendaraan bertonase besar, seperti truk pengangkut CPO, pupuk, hingga truk logging milik PT Alas Kusuma, terjebak di badan jalan yang berlumpur dan licin. Kondisi ini semakin diperparah oleh tingginya curah hujan yang membuat struktur jalan tanah menjadi becek dan sulit dilalui.
Akibat kejadian tersebut, kendaraan dari dua arah tidak dapat bergerak dan aktivitas masyarakat setempat ikut terganggu. Padahal, ruas Jalan Nanga Tayap–Sungai Kelik merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Nanga Tayap menuju pusat Kota Ketapang.
Menyikapi situasi tersebut, Kapolsek Nanga Tayap Polres Ketapang, AKP Bagus Tri Baskoro, turun langsung ke lokasi bersama sejumlah personel untuk melakukan penanganan cepat di lapangan.
Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas, mengalihkan kendaraan melalui jalur alternatif berupa jalan desa sementara, serta memasang knepel di sejumlah titik kerusakan guna mempercepat normalisasi arus kendaraan.
AKP Bagus Tri Baskoro menjelaskan, kemacetan terjadi murni disebabkan oleh kondisi jalan yang mengalami kerusakan berat dan diperburuk oleh intensitas hujan yang tinggi.
“Kerusakan jalan cukup parah dan diperburuk oleh hujan, sehingga kendaraan berat mengalami kesulitan saat melintas,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat agar arus lalu lintas kembali lancar dan aktivitas warga tidak terganggu.
Pihak kepolisian juga memastikan akan terus melakukan pemantauan serta patroli rutin di lokasi tersebut guna menjaga kelancaran lalu lintas dan memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Arus lalu lintas di ruas Jalan Nanga Tayap–Sungai Kelik, tepatnya di Kilometer 12 Desa Lembah Hijau, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, sempat lumpuh total akibat kerusakan jalan yang cukup parah sejak Selasa (6/1/2026).
Kemacetan panjang tak terhindarkan setelah sejumlah kendaraan bertonase besar, seperti truk pengangkut CPO, pupuk, hingga truk logging milik PT Alas Kusuma, terjebak di badan jalan yang berlumpur dan licin. Kondisi ini semakin diperparah oleh tingginya curah hujan yang membuat struktur jalan tanah menjadi becek dan sulit dilalui.
Akibat kejadian tersebut, kendaraan dari dua arah tidak dapat bergerak dan aktivitas masyarakat setempat ikut terganggu. Padahal, ruas Jalan Nanga Tayap–Sungai Kelik merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Nanga Tayap menuju pusat Kota Ketapang.
Menyikapi situasi tersebut, Kapolsek Nanga Tayap Polres Ketapang, AKP Bagus Tri Baskoro, turun langsung ke lokasi bersama sejumlah personel untuk melakukan penanganan cepat di lapangan.
Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas, mengalihkan kendaraan melalui jalur alternatif berupa jalan desa sementara, serta memasang knepel di sejumlah titik kerusakan guna mempercepat normalisasi arus kendaraan.
AKP Bagus Tri Baskoro menjelaskan, kemacetan terjadi murni disebabkan oleh kondisi jalan yang mengalami kerusakan berat dan diperburuk oleh intensitas hujan yang tinggi.
“Kerusakan jalan cukup parah dan diperburuk oleh hujan, sehingga kendaraan berat mengalami kesulitan saat melintas,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat agar arus lalu lintas kembali lancar dan aktivitas warga tidak terganggu.
Pihak kepolisian juga memastikan akan terus melakukan pemantauan serta patroli rutin di lokasi tersebut guna menjaga kelancaran lalu lintas dan memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini