Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sabtu, 10 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Balikpapan memilih Kota Pontianak sebagai lokasi studi tiru pengelolaan pelayanan publik, khususnya Mal Pelayanan Publik (MPP) dan rumah sakit daerah. Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menilai tantangan pelayanan publik yang dihadapi Pontianak memiliki banyak kesamaan dengan Balikpapan.
Salah satu fokus kunjungan tersebut adalah Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pontianak yang dinilai mampu menghadirkan pelayanan administrasi masyarakat secara terintegrasi dan berkualitas. Bagus mengapresiasi pengelolaan MPP Pontianak yang dinilai efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Ini menjadi referensi yang baik bagi kami. Dari sisi penilaian pelayanan publik, Pontianak mendapat hasil yang positif. Banyak hal yang bisa kami pelajari, terutama dalam proses pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya usai meninjau MPP di Jalan Kapten Marsan, Sabtu (10/1/2026).
Menurut Bagus, capaian Kota Pontianak dalam penilaian pelayanan publik tingkat nasional menunjukkan kinerja yang baik. Peringkat yang diraih menjadi indikator kuat atas kualitas layanan yang diberikan kepada warga.
Ia menambahkan, Balikpapan juga telah memiliki MPP sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, peningkatan kualitas layanan tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami juga masih terus belajar. Praktik-praktik baik yang kami lihat di Pontianak tentu bisa kami adopsi dan dikembangkan di Balikpapan,” katanya.
Selain MPP, rombongan Pemkot Balikpapan juga mengunjungi RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak untuk bertukar pengalaman terkait pengelolaan rumah sakit daerah. Bagus menyebut, banyak praktik baik di RSUD SSMA yang dapat menjadi rujukan bagi peningkatan layanan kesehatan di Balikpapan.
“Pengelolaan dan sistem pelayanan di rumah sakit ini memberikan banyak pelajaran bagi kami untuk peningkatan layanan kesehatan di Balikpapan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pemaparan Direktur RSUD SSMA yang dinilai memberikan gambaran menyeluruh mengenai tata kelola, sistem manajemen, serta standar operasional pelayanan rumah sakit.
“Penjelasannya lengkap dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” tambahnya.
Rangkaian kunjungan Pemkot Balikpapan kemudian dilanjutkan ke Tugu Khatulistiwa dan UMKM Center Kota Pontianak. Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, berharap kunjungan ini dapat semakin mempererat hubungan antardaerah.
Ia menilai kolaborasi dan pertukaran pengalaman ini penting untuk memperkaya perspektif kedua kota dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih humanis, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Semoga kerja sama ini membawa manfaat nyata bagi peningkatan pelayanan publik di masing-masing daerah,” pungkasnya. (Red)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Balikpapan memilih Kota Pontianak sebagai lokasi studi tiru pengelolaan pelayanan publik, khususnya Mal Pelayanan Publik (MPP) dan rumah sakit daerah. Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menilai tantangan pelayanan publik yang dihadapi Pontianak memiliki banyak kesamaan dengan Balikpapan.
Salah satu fokus kunjungan tersebut adalah Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pontianak yang dinilai mampu menghadirkan pelayanan administrasi masyarakat secara terintegrasi dan berkualitas. Bagus mengapresiasi pengelolaan MPP Pontianak yang dinilai efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Ini menjadi referensi yang baik bagi kami. Dari sisi penilaian pelayanan publik, Pontianak mendapat hasil yang positif. Banyak hal yang bisa kami pelajari, terutama dalam proses pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya usai meninjau MPP di Jalan Kapten Marsan, Sabtu (10/1/2026).
Menurut Bagus, capaian Kota Pontianak dalam penilaian pelayanan publik tingkat nasional menunjukkan kinerja yang baik. Peringkat yang diraih menjadi indikator kuat atas kualitas layanan yang diberikan kepada warga.
Ia menambahkan, Balikpapan juga telah memiliki MPP sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, peningkatan kualitas layanan tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami juga masih terus belajar. Praktik-praktik baik yang kami lihat di Pontianak tentu bisa kami adopsi dan dikembangkan di Balikpapan,” katanya.
Selain MPP, rombongan Pemkot Balikpapan juga mengunjungi RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak untuk bertukar pengalaman terkait pengelolaan rumah sakit daerah. Bagus menyebut, banyak praktik baik di RSUD SSMA yang dapat menjadi rujukan bagi peningkatan layanan kesehatan di Balikpapan.
“Pengelolaan dan sistem pelayanan di rumah sakit ini memberikan banyak pelajaran bagi kami untuk peningkatan layanan kesehatan di Balikpapan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pemaparan Direktur RSUD SSMA yang dinilai memberikan gambaran menyeluruh mengenai tata kelola, sistem manajemen, serta standar operasional pelayanan rumah sakit.
“Penjelasannya lengkap dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” tambahnya.
Rangkaian kunjungan Pemkot Balikpapan kemudian dilanjutkan ke Tugu Khatulistiwa dan UMKM Center Kota Pontianak. Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, berharap kunjungan ini dapat semakin mempererat hubungan antardaerah.
Ia menilai kolaborasi dan pertukaran pengalaman ini penting untuk memperkaya perspektif kedua kota dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih humanis, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Semoga kerja sama ini membawa manfaat nyata bagi peningkatan pelayanan publik di masing-masing daerah,” pungkasnya. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini