Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Senin, 12 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Kunjungan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Mempawah, Sabtu (10/1/2026), menghadirkan nuansa berbeda dalam pelayanan publik.
Tak melulu soal target kinerja dan angka penyelesaian berkas, Ossy justru menyoroti pentingnya sentuhan humanis melalui inovasi sederhana yang berdampak langsung pada kenyamanan masyarakat pencari layanan pertanahan.
Ia mengapresiasi kondisi Kantah Mempawah yang dinilai bersih, tertib, dan ramah pemohon. Salah satu inovasi yang mencuri perhatiannya adalah keberadaan Pojok Kopi, fasilitas gratis yang menyediakan air mineral, kopi, dan teh bagi warga yang sedang menunggu layanan.
Menurut Ossy, inovasi pelayanan publik tidak selalu harus mahal atau berbasis proyek besar.
“Inovasi sederhana seperti sistem antrean yang memberi kepastian waktu, atau sekadar kopi gratis bagi warga yang menunggu, itu luar biasa. Hal kecil tapi berdampak besar karena membangun citra bahwa pelayanan pertanahan kita sudah berubah dan semakin nyaman,” ujar Ossy.
Selain fasilitas fisik, Wamen juga menekankan pentingnya penyederhanaan proses bisnis melalui pemanfaatan teknologi informasi. Ia mendorong penerapan digitalisasi antrean dan sistem pelayanan berbasis data agar proses lebih efisien, transparan, dan minim potensi keluhan.
Tak kalah penting, Ossy mengingatkan penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai kunci utama perubahan pelayanan.
“Teknologi penting, tapi SDM yang melayani juga harus siap. Sistem harus kuat, tapi sikap melayani tetap jadi fondasi,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Ossy juga menyinggung peran media sosial Kantor Pertanahan sebagai sarana edukasi publik. Ia meminta agar konten yang disajikan tetap kreatif dan informatif, namun dijaga kesantunan serta kepekaan terhadap situasi sosial di masyarakat.
Kunjungan tersebut menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN untuk menghadirkan pelayanan pertanahan yang tidak hanya cepat dan pasti, tetapi juga humanis, nyaman, dan berpihak pada kebutuhan warga. (Jau/*)
KALBARONLINE.com – Kunjungan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Mempawah, Sabtu (10/1/2026), menghadirkan nuansa berbeda dalam pelayanan publik.
Tak melulu soal target kinerja dan angka penyelesaian berkas, Ossy justru menyoroti pentingnya sentuhan humanis melalui inovasi sederhana yang berdampak langsung pada kenyamanan masyarakat pencari layanan pertanahan.
Ia mengapresiasi kondisi Kantah Mempawah yang dinilai bersih, tertib, dan ramah pemohon. Salah satu inovasi yang mencuri perhatiannya adalah keberadaan Pojok Kopi, fasilitas gratis yang menyediakan air mineral, kopi, dan teh bagi warga yang sedang menunggu layanan.
Menurut Ossy, inovasi pelayanan publik tidak selalu harus mahal atau berbasis proyek besar.
“Inovasi sederhana seperti sistem antrean yang memberi kepastian waktu, atau sekadar kopi gratis bagi warga yang menunggu, itu luar biasa. Hal kecil tapi berdampak besar karena membangun citra bahwa pelayanan pertanahan kita sudah berubah dan semakin nyaman,” ujar Ossy.
Selain fasilitas fisik, Wamen juga menekankan pentingnya penyederhanaan proses bisnis melalui pemanfaatan teknologi informasi. Ia mendorong penerapan digitalisasi antrean dan sistem pelayanan berbasis data agar proses lebih efisien, transparan, dan minim potensi keluhan.
Tak kalah penting, Ossy mengingatkan penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai kunci utama perubahan pelayanan.
“Teknologi penting, tapi SDM yang melayani juga harus siap. Sistem harus kuat, tapi sikap melayani tetap jadi fondasi,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Ossy juga menyinggung peran media sosial Kantor Pertanahan sebagai sarana edukasi publik. Ia meminta agar konten yang disajikan tetap kreatif dan informatif, namun dijaga kesantunan serta kepekaan terhadap situasi sosial di masyarakat.
Kunjungan tersebut menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN untuk menghadirkan pelayanan pertanahan yang tidak hanya cepat dan pasti, tetapi juga humanis, nyaman, dan berpihak pada kebutuhan warga. (Jau/*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini