Ketapang    

Hilang Dua Hari di Ladang, Kakek Molyadi Akhirnya Ditemukan Selamat di Ketapang

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Kamis, 15 Januari 2026
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com — Setelah dua hari dinyatakan hilang, Kakek Molyadi (60), warga Desa Tajok Kayong, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR gabungan, Kamis (15/1/2026).

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan kronologi awal hilangnya Molyadi. Peristiwa bermula pada Senin, 13 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, saat korban pamit kepada keluarga untuk pergi ke ladang. Namun hingga pukul 14.00 WIB, Molyadi tak kunjung kembali ke rumah.

Merasa khawatir, sang istri, Sahara, bersama seorang kerabat bernama Delvin, langsung menyusul ke ladang untuk memastikan kondisi korban. Sayangnya, upaya pencarian awal tersebut tidak membuahkan hasil.

“Ketika keluarga tiba di ladang, korban tidak ditemukan. Korban juga memiliki riwayat cepat lelah dan penglihatan kabur, sehingga kekhawatiran keluarga semakin bertambah,” ujar Junetra.

Sebelum Tim SAR diterjunkan, anggota Koramil setempat bersama warga dan keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun hingga malam hari, keberadaan Molyadi belum juga diketahui, sehingga laporan resmi disampaikan ke Kantor SAR Pontianak.

Pencarian kemudian dilanjutkan oleh Tim SAR gabungan. Hasilnya, pada Kamis pagi sekitar pukul 09.15 WIB, Molyadi berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

“Korban ditemukan pada koordinat 1°36'42.00"S - 110°35'7.34"E, atau sekitar 2,37 kilometer dari lokasi awal kejadian,” jelas Junetra.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dengan ditemukannya Molyadi, operasi pencarian pun resmi dihentikan.

“Pada pukul 10.00 WIB, SMC menyatakan operasi SAR selesai dan diusulkan penutupan operasi. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tutup Junetra. (Red)

Artikel Selanjutnya
Jusuf Kalla Puji Pontianak Hijau dan Tertata, Nilai Agama Dinilai Berperan Jaga Lingkungan
Kamis, 15 Januari 2026
Artikel Sebelumnya
ASN Pemkot Pontianak Diingatkan Seimbangkan Pelayanan Publik dan Spiritualitas
Kamis, 15 Januari 2026

Berita terkait