Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Kamis, 15 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com — Setelah dua hari dinyatakan hilang, Kakek Molyadi (60), warga Desa Tajok Kayong, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR gabungan, Kamis (15/1/2026).
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan kronologi awal hilangnya Molyadi. Peristiwa bermula pada Senin, 13 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, saat korban pamit kepada keluarga untuk pergi ke ladang. Namun hingga pukul 14.00 WIB, Molyadi tak kunjung kembali ke rumah.
Merasa khawatir, sang istri, Sahara, bersama seorang kerabat bernama Delvin, langsung menyusul ke ladang untuk memastikan kondisi korban. Sayangnya, upaya pencarian awal tersebut tidak membuahkan hasil.
“Ketika keluarga tiba di ladang, korban tidak ditemukan. Korban juga memiliki riwayat cepat lelah dan penglihatan kabur, sehingga kekhawatiran keluarga semakin bertambah,” ujar Junetra.
Sebelum Tim SAR diterjunkan, anggota Koramil setempat bersama warga dan keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun hingga malam hari, keberadaan Molyadi belum juga diketahui, sehingga laporan resmi disampaikan ke Kantor SAR Pontianak.
Pencarian kemudian dilanjutkan oleh Tim SAR gabungan. Hasilnya, pada Kamis pagi sekitar pukul 09.15 WIB, Molyadi berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
“Korban ditemukan pada koordinat 1°36'42.00"S - 110°35'7.34"E, atau sekitar 2,37 kilometer dari lokasi awal kejadian,” jelas Junetra.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dengan ditemukannya Molyadi, operasi pencarian pun resmi dihentikan.
“Pada pukul 10.00 WIB, SMC menyatakan operasi SAR selesai dan diusulkan penutupan operasi. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tutup Junetra. (Red)
KALBARONLINE.com — Setelah dua hari dinyatakan hilang, Kakek Molyadi (60), warga Desa Tajok Kayong, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR gabungan, Kamis (15/1/2026).
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan kronologi awal hilangnya Molyadi. Peristiwa bermula pada Senin, 13 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, saat korban pamit kepada keluarga untuk pergi ke ladang. Namun hingga pukul 14.00 WIB, Molyadi tak kunjung kembali ke rumah.
Merasa khawatir, sang istri, Sahara, bersama seorang kerabat bernama Delvin, langsung menyusul ke ladang untuk memastikan kondisi korban. Sayangnya, upaya pencarian awal tersebut tidak membuahkan hasil.
“Ketika keluarga tiba di ladang, korban tidak ditemukan. Korban juga memiliki riwayat cepat lelah dan penglihatan kabur, sehingga kekhawatiran keluarga semakin bertambah,” ujar Junetra.
Sebelum Tim SAR diterjunkan, anggota Koramil setempat bersama warga dan keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun hingga malam hari, keberadaan Molyadi belum juga diketahui, sehingga laporan resmi disampaikan ke Kantor SAR Pontianak.
Pencarian kemudian dilanjutkan oleh Tim SAR gabungan. Hasilnya, pada Kamis pagi sekitar pukul 09.15 WIB, Molyadi berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
“Korban ditemukan pada koordinat 1°36'42.00"S - 110°35'7.34"E, atau sekitar 2,37 kilometer dari lokasi awal kejadian,” jelas Junetra.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dengan ditemukannya Molyadi, operasi pencarian pun resmi dihentikan.
“Pada pukul 10.00 WIB, SMC menyatakan operasi SAR selesai dan diusulkan penutupan operasi. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tutup Junetra. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini