Pontianak    

ASN Pemkot Pontianak Diingatkan Seimbangkan Pelayanan Publik dan Spiritualitas

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Kamis, 15 Januari 2026
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak untuk menyeimbangkan kinerja pelayanan publik dengan peningkatan spiritualitas. Pesan tersebut disampaikannya dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Kamis (15/1/2026) malam.

Edi menegaskan, peristiwa Isra Mikraj memiliki makna penting bagi umat Islam karena menjadi tonggak diterimanya perintah salat sebagai tiang agama. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sejalan dengan peran ASN sebagai pelayan masyarakat yang dituntut bekerja dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan integritas.

“Sebagai ASN Pemerintah Kota Pontianak, kita tidak hanya dituntut memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga bagaimana menyeimbangkan pengabdian itu dengan peningkatan keimanan dan spiritualitas dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peringatan Isra Mikraj yang rutin digelar Pemkot Pontianak bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum mempererat silaturahmi sekaligus refleksi bagi aparatur pemerintahan. Melalui kegiatan ini, ASN diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, berangkat dari niat tulus dan hati yang bersih.

Edi juga menekankan bahwa aparatur pemerintah tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif. ASN, kata dia, harus menjadi teladan dalam menjaga integritas, ketakwaan, dan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. Dengan fondasi tersebut, kualitas pelayanan publik diyakini akan semakin meningkat.

“Pelayanan yang diberikan harus berangkat dari hati yang bersih, niat yang tulus, serta semangat kebersamaan untuk mewujudkan Kota Pontianak yang maju, sejahtera, dan membahagiakan,” tegasnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, Edi berharap seluruh ASN Pemkot Pontianak diberikan kesehatan dan keberkahan agar dapat menjalankan ibadah dengan optimal. Ia menilai Ramadan sebagai ruang introspeksi diri sekaligus momentum memperkuat keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

Lebih jauh, Edi mengingatkan bahwa tantangan pelayanan publik di era digital kian kompleks. Masyarakat menuntut layanan yang cepat, tepat, dan paripurna. Karena itu, ASN dituntut terus meningkatkan kapasitas, tidak hanya secara teknis dan mental, tetapi juga spiritual.

“Keberadaan pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dengan menghadirkan rasa aman, nyaman, sejahtera, dan bahagia,” pungkasnya.

Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak tersebut diisi dengan tausiah oleh Ustadz Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag. (Red)

Artikel Selanjutnya
Hilang Dua Hari di Ladang, Kakek Molyadi Akhirnya Ditemukan Selamat di Ketapang
Kamis, 15 Januari 2026
Artikel Sebelumnya
Hilang Dua Hari di Ladang, Kakek Molyadi Akhirnya Ditemukan Selamat di Ketapang
Kamis, 15 Januari 2026

Berita terkait