Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Selasa, 27 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com - Satu unit rumah tinggal di Jalan Sungai Raya Dalam, Komplek Disbun II, Kelurahan Bangka Belitung Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara, dilalap si jago merah pada Senin (26/01/2026) malam. Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan baru berhasil dipadamkan dua jam kemudian.
Kasi Humas Polresta Pontianak, Wagitri mengatakan, rumah tersebut diketahui dalam kondisi kosong saat kejadian. Pemilik rumah, Dedek Purwanto (51 tahun), beserta keluarga telah lama berada di Kabupaten Sintang.
“Rumah dalam keadaan kosong. Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat menyala di bagian atap rumah,” ujar Wagitri kepada wartawan.
Saksi mata, Mohammad Safe’i, yang merupakan tetangga korban, mengaku sempat mendengar bunyi letupan kecil dari arah atap sebelum melihat api membesar. Ia bersama warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari meminta bantuan pemadam kebakaran.
Sementara itu, anak pemilik rumah, Farel Satya Kausar Budi, mengaku mengetahui kejadian setelah mendapat telepon saat sedang berlatih silat. Ia menjelaskan, rumah tersebut hanya dicek secara berkala, sementara beberapa peralatan listrik seperti lampu depan dan kulkas dibiarkan tetap menyala.
Dalam kejadian ini, sebanyak 15 unit pemadam kebakaran dari berbagai relawan, dibantu petugas PLN Nusa Daya Pontianak, dikerahkan ke lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB dan situasi dinyatakan aman serta terkendali.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materiil masih dalam pendataan,” kata Wagitri.
Dari hasil analisa awal kepolisian, kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik, diperparah oleh kondisi bangunan rumah yang berbahan kayu. Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran. (Lid)
KALBARONLINE.com - Satu unit rumah tinggal di Jalan Sungai Raya Dalam, Komplek Disbun II, Kelurahan Bangka Belitung Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara, dilalap si jago merah pada Senin (26/01/2026) malam. Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan baru berhasil dipadamkan dua jam kemudian.
Kasi Humas Polresta Pontianak, Wagitri mengatakan, rumah tersebut diketahui dalam kondisi kosong saat kejadian. Pemilik rumah, Dedek Purwanto (51 tahun), beserta keluarga telah lama berada di Kabupaten Sintang.
“Rumah dalam keadaan kosong. Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat menyala di bagian atap rumah,” ujar Wagitri kepada wartawan.
Saksi mata, Mohammad Safe’i, yang merupakan tetangga korban, mengaku sempat mendengar bunyi letupan kecil dari arah atap sebelum melihat api membesar. Ia bersama warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari meminta bantuan pemadam kebakaran.
Sementara itu, anak pemilik rumah, Farel Satya Kausar Budi, mengaku mengetahui kejadian setelah mendapat telepon saat sedang berlatih silat. Ia menjelaskan, rumah tersebut hanya dicek secara berkala, sementara beberapa peralatan listrik seperti lampu depan dan kulkas dibiarkan tetap menyala.
Dalam kejadian ini, sebanyak 15 unit pemadam kebakaran dari berbagai relawan, dibantu petugas PLN Nusa Daya Pontianak, dikerahkan ke lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB dan situasi dinyatakan aman serta terkendali.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materiil masih dalam pendataan,” kata Wagitri.
Dari hasil analisa awal kepolisian, kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik, diperparah oleh kondisi bangunan rumah yang berbahan kayu. Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini