Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Selasa, 27 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Kerja keras Tim Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kubu Raya akhirnya membuahkan hasil signifikan. Berdasarkan pantauan terbaru hari ini, Selasa (27/01/2026), seluruh titik api (hotspot) di sembilan kecamatan di wilayah tersebut berhasil "zero" atau dipadamkan sepenuhnya.
Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi warga Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat yang sempat dibayangi ancaman kabut asap pekat. Upaya pemadaman maraton yang dilakukan petugas di lapangan merupakan respons tegas terhadap dampak buruk asap yang mengancam kesehatan masyarakat, akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab yang melakukan pembakaran lahan secara ilegal.
Berdasarkan data yang dihimpun dari aplikasi pemantauan titik api lancangkuning.net, situasi di Kabupaten Kubu Raya saat ini menunjukkan status nihil titik api. Kondisi cuaca di lapangan tercatat cerah berawan dengan suhu udara rata-rata mencapai 29°C.
Meskipun kelembaban udara berada di angka 66% dengan arah angin dominan bertiup dari Timur Laut yang biasanya berpotensi memicu penyebaran api, kesiapsiagaan tim di titik-titik rawan berhasil menjaga situasi tetap terkendali.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi personel di lapangan yang terdiri dari TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD, serta relawan pemadam kebakaran.
"Keberhasilan zero titik api ini adalah bukti bahwa sinergi di lapangan tidak sia-sia. Anggota kami dan seluruh tim gabungan telah bekerja maksimal, bertaruh tenaga demi memastikan masyarakat tidak lagi menghirup asap sisa kebakaran," ujar Ade.
Kendati demikian, pihak Kepolisian menghimbau agar keberhasilan ini tidak membuat semua pihak lengah. Kapolres Kubu Raya menegaskan harapan agar tidak ada lagi kemunculan titik api baru yang dipicu oleh faktor manusia.
"Bapak Kapolres Kubu Raya sangat berharap titik api tidak muncul kembali. Kami juga meminta kerja sama masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Tim Siaga Karhutla akan terus melakukan patroli rutin dan pemantauan ketat guna memastikan Kubu Raya tetap bebas dari karhutla," tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, Tim Siaga Karhutla masih terus melakukan mitigasi dan sosialisasi di daerah-daerah rawan gambut untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang ekstrim. (Jau)
KALBARONLINE.com – Kerja keras Tim Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kubu Raya akhirnya membuahkan hasil signifikan. Berdasarkan pantauan terbaru hari ini, Selasa (27/01/2026), seluruh titik api (hotspot) di sembilan kecamatan di wilayah tersebut berhasil "zero" atau dipadamkan sepenuhnya.
Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi warga Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat yang sempat dibayangi ancaman kabut asap pekat. Upaya pemadaman maraton yang dilakukan petugas di lapangan merupakan respons tegas terhadap dampak buruk asap yang mengancam kesehatan masyarakat, akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab yang melakukan pembakaran lahan secara ilegal.
Berdasarkan data yang dihimpun dari aplikasi pemantauan titik api lancangkuning.net, situasi di Kabupaten Kubu Raya saat ini menunjukkan status nihil titik api. Kondisi cuaca di lapangan tercatat cerah berawan dengan suhu udara rata-rata mencapai 29°C.
Meskipun kelembaban udara berada di angka 66% dengan arah angin dominan bertiup dari Timur Laut yang biasanya berpotensi memicu penyebaran api, kesiapsiagaan tim di titik-titik rawan berhasil menjaga situasi tetap terkendali.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi personel di lapangan yang terdiri dari TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD, serta relawan pemadam kebakaran.
"Keberhasilan zero titik api ini adalah bukti bahwa sinergi di lapangan tidak sia-sia. Anggota kami dan seluruh tim gabungan telah bekerja maksimal, bertaruh tenaga demi memastikan masyarakat tidak lagi menghirup asap sisa kebakaran," ujar Ade.
Kendati demikian, pihak Kepolisian menghimbau agar keberhasilan ini tidak membuat semua pihak lengah. Kapolres Kubu Raya menegaskan harapan agar tidak ada lagi kemunculan titik api baru yang dipicu oleh faktor manusia.
"Bapak Kapolres Kubu Raya sangat berharap titik api tidak muncul kembali. Kami juga meminta kerja sama masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Tim Siaga Karhutla akan terus melakukan patroli rutin dan pemantauan ketat guna memastikan Kubu Raya tetap bebas dari karhutla," tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, Tim Siaga Karhutla masih terus melakukan mitigasi dan sosialisasi di daerah-daerah rawan gambut untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang ekstrim. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini