Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Kamis, 12 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com Warga Dusun Ibul Baru SP 2, Desa Air Upas, Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di sebuah pondok kebun, pada Kamis (12/02/2026) pagi.
Kapolsek Marau Polres Ketapang, IPDA Septo Suria membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, personel Polsek Marau langsung mendatangi lokasi kejadian.
“Setelah menerima informasi dari masyarakat, anggota kami segera menuju lokasi penemuan mayat, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi, kemudian melakukan evakuasi jenazah,” ujar IPDA Septo Suria.
Ia menyebutkan, mayat ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB di dalam pondok kebun yang sudah lama tidak digunakan, dengan kondisi tubuh telah mengering dan diduga telah meninggal dunia hampir satu bulan.
“Identitas korban hingga kini belum diketahui dan penyebab kematian masih dalam penyelidikan. Situasi di Kecamatan Air Upas saat ini aman dan kondusif,” tambahnya.
Usai dilakukan olah TKP oleh pihak kepolisian, jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Air Upas untuk pemeriksaan awal oleh tim medis. Kepala Puskesmas Air Upas, dr. Faizal, membenarkan adanya penanganan terhadap jenazah tersebut.
“Setelah olah TKP oleh tim kepolisian, jenazah diarahkan ke Puskesmas Air Upas untuk dilakukan pemeriksaan medis awal,” jelas Faizal.
Ia mengatakan, tim medis melakukan pemeriksaan fisik terhadap jenazah serta mengamankan barang-barang yang masih melekat pada tubuh korban.
“Kami melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan sebagian barang bukti yang ditemukan pada jenazah untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Faizal menyampaikan, bahwa penyebab kematian belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah sudah mengalami perubahan yang cukup lama.
“Kesimpulan sementara, sebab kematian belum dapat ditentukan. Kondisi keseluruhan tubuh korban sudah sulit dikenali,” ungkapnya.
Selanjutnya, jenazah tanpa identitas tersebut dirujuk ke RSUD dr. Agoesdjam Ketapang untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut bersama Tim Inafis Polres Ketapang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami identitas korban serta penyebab pasti kematiannya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com Warga Dusun Ibul Baru SP 2, Desa Air Upas, Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di sebuah pondok kebun, pada Kamis (12/02/2026) pagi.
Kapolsek Marau Polres Ketapang, IPDA Septo Suria membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, personel Polsek Marau langsung mendatangi lokasi kejadian.
“Setelah menerima informasi dari masyarakat, anggota kami segera menuju lokasi penemuan mayat, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi, kemudian melakukan evakuasi jenazah,” ujar IPDA Septo Suria.
Ia menyebutkan, mayat ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB di dalam pondok kebun yang sudah lama tidak digunakan, dengan kondisi tubuh telah mengering dan diduga telah meninggal dunia hampir satu bulan.
“Identitas korban hingga kini belum diketahui dan penyebab kematian masih dalam penyelidikan. Situasi di Kecamatan Air Upas saat ini aman dan kondusif,” tambahnya.
Usai dilakukan olah TKP oleh pihak kepolisian, jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Air Upas untuk pemeriksaan awal oleh tim medis. Kepala Puskesmas Air Upas, dr. Faizal, membenarkan adanya penanganan terhadap jenazah tersebut.
“Setelah olah TKP oleh tim kepolisian, jenazah diarahkan ke Puskesmas Air Upas untuk dilakukan pemeriksaan medis awal,” jelas Faizal.
Ia mengatakan, tim medis melakukan pemeriksaan fisik terhadap jenazah serta mengamankan barang-barang yang masih melekat pada tubuh korban.
“Kami melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan sebagian barang bukti yang ditemukan pada jenazah untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Faizal menyampaikan, bahwa penyebab kematian belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah sudah mengalami perubahan yang cukup lama.
“Kesimpulan sementara, sebab kematian belum dapat ditentukan. Kondisi keseluruhan tubuh korban sudah sulit dikenali,” ungkapnya.
Selanjutnya, jenazah tanpa identitas tersebut dirujuk ke RSUD dr. Agoesdjam Ketapang untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut bersama Tim Inafis Polres Ketapang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami identitas korban serta penyebab pasti kematiannya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini