Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Jumat, 13 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Nyeri dada seringkali dikaitkan dengan penyakit jantung, namun tidak selalu demikian. Terdapat banyak organ di dada manusia, seperti otot, paru-paru, dan lambung, yang dapat menyebabkan nyeri dada.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak, Tommy Alexander menjelaskan, bahwa nyeri dada yang disebabkan oleh otot biasanya dapat dicetuskan oleh pergerakan atau tarikan nafas. Sedangkan nyeri dada yang disebabkan oleh penyakit jantung biasanya terasa seperti ditindih beban berat, ke bahu hingga ke leher, dan disertai oleh keringat dingin, rasa mual, dan muntah.
"Nyeri dada yang disebabkan oleh penyakit jantung harus diwaspadai karena dapat mengancam nyawa," kata Tommy di klinik penyakit jantung, Kamis (12/02/2026).
Jika mengalami nyeri dada, segera cari bantuan medis. Dokter akan melakukan pemeriksaan rekaman listrik jantung (EKG) untuk menentukan apakah nyeri dada disebabkan oleh penyakit jantung atau bukan.
Pengobatan nyeri dada karena penyakit jantung meliputi pemberian obat-obat pengencer darah, serta obat-obat untuk melarutkan gumpalan darah dan apabila perlu dapat dilakukan pemasangan ring pada pembuluh darah jantung. Selain itu, perubahan gaya hidup juga penting, seperti berhenti merokok, melakukan aktivitas fisik teratur, dan mengontrol tekanan darah.
"Gaya hidup yang tidak sehat dapat menyebabkan penyakit jantung," imbuhnya. Oleh karena itu, Ia berpesan untuk jika masyarakat memiliki gejala-gejala penyakit jantung, konsultasikan segera kepada dokter spesialis jantung di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie. (Jau)
KALBARONLINE.com - Nyeri dada seringkali dikaitkan dengan penyakit jantung, namun tidak selalu demikian. Terdapat banyak organ di dada manusia, seperti otot, paru-paru, dan lambung, yang dapat menyebabkan nyeri dada.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak, Tommy Alexander menjelaskan, bahwa nyeri dada yang disebabkan oleh otot biasanya dapat dicetuskan oleh pergerakan atau tarikan nafas. Sedangkan nyeri dada yang disebabkan oleh penyakit jantung biasanya terasa seperti ditindih beban berat, ke bahu hingga ke leher, dan disertai oleh keringat dingin, rasa mual, dan muntah.
"Nyeri dada yang disebabkan oleh penyakit jantung harus diwaspadai karena dapat mengancam nyawa," kata Tommy di klinik penyakit jantung, Kamis (12/02/2026).
Jika mengalami nyeri dada, segera cari bantuan medis. Dokter akan melakukan pemeriksaan rekaman listrik jantung (EKG) untuk menentukan apakah nyeri dada disebabkan oleh penyakit jantung atau bukan.
Pengobatan nyeri dada karena penyakit jantung meliputi pemberian obat-obat pengencer darah, serta obat-obat untuk melarutkan gumpalan darah dan apabila perlu dapat dilakukan pemasangan ring pada pembuluh darah jantung. Selain itu, perubahan gaya hidup juga penting, seperti berhenti merokok, melakukan aktivitas fisik teratur, dan mengontrol tekanan darah.
"Gaya hidup yang tidak sehat dapat menyebabkan penyakit jantung," imbuhnya. Oleh karena itu, Ia berpesan untuk jika masyarakat memiliki gejala-gejala penyakit jantung, konsultasikan segera kepada dokter spesialis jantung di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini