Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Senin, 16 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Polresta Pontianak menyiapkan pengamanan maksimal dalam rangka festival dan karnaval Pawai Obor serta perayaan malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026 di Kota Pontianak.
Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengatakan, pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan 1.005 personel gabungan dari Polresta Pontianak, jajaran Polda Kalimantan Barat, stakeholder terkait hingga organisasi kemasyarakatan.
“Jumlah personel yang kita libatkan merupakan gabungan bersama stakeholder dan ormas yang turut membantu pengamanan agar situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Endang.
Ia menjelaskan, sebanyak 262 personel disiagakan khusus untuk pengamanan festival dan karnaval Pawai Obor. Sementara itu, pengamanan malam Tahun Baru Imlek 2577 melibatkan 743 personel sesuai surat perintah tugas (sprint).
Polresta Pontianak berharap seluruh pihak dapat bersinergi guna menciptakan suasana aman dan tertib selama rangkaian perayaan berlangsung.
Pengamanan Disesuaikan Lokasi Kegiatan
Endang menjelaskan, pola pengamanan akan menyesuaikan kondisi lapangan dan lokasi kegiatan.
Untuk rute pawai obor sendiri dimulai dari Masjid Mujahidin, kemudian menuju Jalan Ahmad Yani, berputar di Bundaran Untan (Gulis), lalu kembali lagi ke Masjid Mujahidin. Demi menjaga kelancaran arus lalu lintas, petugas juga menerapkan rekayasa jalan dengan menggunakan lajur bagian dalam.
“Kita gunakan lajur nomor dua dan tiga, sedangkan lajur satu tetap mengalir untuk mengantisipasi kendaraan darurat seperti ambulans maupun pemadam kebakaran,” jelasnya.
Sementara itu, pengamanan malam perayaan Imlek akan dipusatkan di kawasan Jalan Gajah Mada. Kebijakan tersebut mengikuti rekomendasi Pemerintah Kota Pontianak yang mengizinkan penyalaan kembang api hanya di lokasi tersebut.
Polisi juga akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Tanjung Pura yang semula dua arah menjadi satu arah.
“Rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan pukul 17.00 WIB hingga berakhirnya malam perayaan, diperkirakan melewati pukul 01.00 WIB,” kata Endang.
Kapolresta turut mengimbau masyarakat agar menggunakan kembang api sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama.
“Kami harapkan masyarakat menggunakan kembang api yang meledaknya di atas, bukan di bawah, sehingga tidak membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat lainnya,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Polresta Pontianak juga menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah kota Pontianam maupun damkar swasta untuk bersiaga di sejumlah titik krusial, terutama sepanjang rute pawai obor dan kawasan Jalan Gajah Mada, Jalan Diponegoro, serta Jalan Tanjung Pura.
Selain itu, pihak kepolisian juga meminta dukungan pemilik toko di sekitar lokasi kegiatan untuk menyiagakan alat pemadam api ringan (apar) guna mengantisipasi potensi kebakaran akibat korsleting listrik maupun faktor lainnya.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan sehingga seluruh rangkaian perayaan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Polresta Pontianak menyiapkan pengamanan maksimal dalam rangka festival dan karnaval Pawai Obor serta perayaan malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026 di Kota Pontianak.
Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengatakan, pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan 1.005 personel gabungan dari Polresta Pontianak, jajaran Polda Kalimantan Barat, stakeholder terkait hingga organisasi kemasyarakatan.
“Jumlah personel yang kita libatkan merupakan gabungan bersama stakeholder dan ormas yang turut membantu pengamanan agar situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Endang.
Ia menjelaskan, sebanyak 262 personel disiagakan khusus untuk pengamanan festival dan karnaval Pawai Obor. Sementara itu, pengamanan malam Tahun Baru Imlek 2577 melibatkan 743 personel sesuai surat perintah tugas (sprint).
Polresta Pontianak berharap seluruh pihak dapat bersinergi guna menciptakan suasana aman dan tertib selama rangkaian perayaan berlangsung.
Pengamanan Disesuaikan Lokasi Kegiatan
Endang menjelaskan, pola pengamanan akan menyesuaikan kondisi lapangan dan lokasi kegiatan.
Untuk rute pawai obor sendiri dimulai dari Masjid Mujahidin, kemudian menuju Jalan Ahmad Yani, berputar di Bundaran Untan (Gulis), lalu kembali lagi ke Masjid Mujahidin. Demi menjaga kelancaran arus lalu lintas, petugas juga menerapkan rekayasa jalan dengan menggunakan lajur bagian dalam.
“Kita gunakan lajur nomor dua dan tiga, sedangkan lajur satu tetap mengalir untuk mengantisipasi kendaraan darurat seperti ambulans maupun pemadam kebakaran,” jelasnya.
Sementara itu, pengamanan malam perayaan Imlek akan dipusatkan di kawasan Jalan Gajah Mada. Kebijakan tersebut mengikuti rekomendasi Pemerintah Kota Pontianak yang mengizinkan penyalaan kembang api hanya di lokasi tersebut.
Polisi juga akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Tanjung Pura yang semula dua arah menjadi satu arah.
“Rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan pukul 17.00 WIB hingga berakhirnya malam perayaan, diperkirakan melewati pukul 01.00 WIB,” kata Endang.
Kapolresta turut mengimbau masyarakat agar menggunakan kembang api sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama.
“Kami harapkan masyarakat menggunakan kembang api yang meledaknya di atas, bukan di bawah, sehingga tidak membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat lainnya,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Polresta Pontianak juga menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah kota Pontianam maupun damkar swasta untuk bersiaga di sejumlah titik krusial, terutama sepanjang rute pawai obor dan kawasan Jalan Gajah Mada, Jalan Diponegoro, serta Jalan Tanjung Pura.
Selain itu, pihak kepolisian juga meminta dukungan pemilik toko di sekitar lokasi kegiatan untuk menyiagakan alat pemadam api ringan (apar) guna mengantisipasi potensi kebakaran akibat korsleting listrik maupun faktor lainnya.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan sehingga seluruh rangkaian perayaan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini