Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Kamis, 26 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Sebanyak 49 naga bersinar dipastikan akan meramaikan perayaan Cap Go Meh 2026 di Kota Pontianak dengan konsep berbeda dari tahun sebelumnya. Menyesuaikan dengan bulan suci Ramadan, arakan naga tahun ini hanya akan melakukan parade tanpa atraksi berhenti di panggung.
Keputusan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi (rakor) harkamtibmas yang digelar di Ballroom Presisi Polresta Pontianak, Kamis (26/02/2026), bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia Cap Go Meh dan juga Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kota Pontianak dan juga MABT Indonesia.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, parade naga dijadwalkan berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga sebelum pukul 02.00 WIB.
Namun, pihaknya meminta seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lebih cepat sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
“Ada 49 arakan naga itu mulai jam sembilan malam sebelum jam dua subuh tapi kita minta lebih cepat lagi karena bulan ramadan,” ujarnya.
Diprediksi akan terjadi kepadatan lalu lintas, Edi mengingatkan masyarakat untuk menghindari jalan gajah mada jika tidak ada kepentingan.
“Kepada warga Pontianak untuk malam tanggal 3 maret, seputaran Jalan Gajah Mada akan terjadi kemacetan yang sangat berat sehingga yang tidak berkepentingan untuk menghindar,” katanya.
Lebih lanjut Edi memastikan tidak akan ada atraksi berhenti di dua panggung yang telah disepakati yakni di depan Harris Hotel Pontianak dan kawasan Ligo, mengingat waktu yang begitu terbatas. Seperti diketahui 49 naga diberi waktu hanya 5 menit.
“Pastikan hanya parade jalan saja, tidak ada atraksi di depan panggung supaya tidak menghambat jalannya acara,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolresta Pontianak, Endang, mengatakan pihak kepolisian akan menerapkan aturan tegas kepada seluruh peserta parade wajib mematuhi tata tertib yang telah disepakati bersama.
“Kalau dalam perjalanan dari posko menuju lokasi mereka sudah menabuh genderang sebelum waktunya, sesuai kesepakatan bisa langsung dikandangkan di Polresta,” ujarnya.
Ia menjelaskan setiap arakan naga akan dikawal perwira pengendali dan anggota kepolisian untuk memastikan durasi tampil sesuai jadwal.
“Kita hanya punya waktu antara pukul 21.00 sampai 02.00 WIB. Kalau melewati batas waktu akan kita hentikan, karena ini bulan suci Ramadan,” jelasnya.
Selain pengamanan jalannya parade, kepolisian juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait terkait pengaturan parkir dan arus lalu lintas. Sejumlah titik parkir resmi telah disiapkan, di antaranya area parkir Pemda serta kawasan Jalan Diponegoro dan Gajah Mada.
Masyarakat diimbau tidak memaksakan parkir sembarangan yang dapat memicu kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, Ketua Panitia Cap Go Meh Pontianak, Hendry Pangestu Lim mengatakan, seluruh persiapan utama telah rampung setelah pembukaan resmi yang dilakukan Wali Kota Pontianak pada malam sebelumnya.
Saat ini panitia tinggal menunggu prosesi “naga buka mata” serta karnaval utama pada 3 Maret mendatang.
Ia menegaskan, seluruh kegiatan Cap Go Meh harus menyesuaikan suasana Ramadan, sehingga tidak diperbolehkan ada atraksi sebelum salat Tarawih selesai.
“Setiap kegiatan harus selesai setelah tarawih. Sebelum tarawih selesai tidak boleh ada atraksi apa pun,” katanya.
Tahun ini, arakan naga terpanjang mencapai 118 meter, sementara yang terkecil sekitar 20 meter. Panitia pun mengimbau masyarakat yang ingin menyaksikan parade agar tetap tertib dan memberikan ruang bagi naga melintas.
“Kami berharap masyarakat menjaga ketertiban di lapangan. Parade naga akan berakhir maksimal pukul dua dini hari supaya tidak mengganggu saudara kita yang menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Sebanyak 49 naga bersinar dipastikan akan meramaikan perayaan Cap Go Meh 2026 di Kota Pontianak dengan konsep berbeda dari tahun sebelumnya. Menyesuaikan dengan bulan suci Ramadan, arakan naga tahun ini hanya akan melakukan parade tanpa atraksi berhenti di panggung.
Keputusan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi (rakor) harkamtibmas yang digelar di Ballroom Presisi Polresta Pontianak, Kamis (26/02/2026), bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia Cap Go Meh dan juga Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kota Pontianak dan juga MABT Indonesia.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, parade naga dijadwalkan berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga sebelum pukul 02.00 WIB.
Namun, pihaknya meminta seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lebih cepat sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
“Ada 49 arakan naga itu mulai jam sembilan malam sebelum jam dua subuh tapi kita minta lebih cepat lagi karena bulan ramadan,” ujarnya.
Diprediksi akan terjadi kepadatan lalu lintas, Edi mengingatkan masyarakat untuk menghindari jalan gajah mada jika tidak ada kepentingan.
“Kepada warga Pontianak untuk malam tanggal 3 maret, seputaran Jalan Gajah Mada akan terjadi kemacetan yang sangat berat sehingga yang tidak berkepentingan untuk menghindar,” katanya.
Lebih lanjut Edi memastikan tidak akan ada atraksi berhenti di dua panggung yang telah disepakati yakni di depan Harris Hotel Pontianak dan kawasan Ligo, mengingat waktu yang begitu terbatas. Seperti diketahui 49 naga diberi waktu hanya 5 menit.
“Pastikan hanya parade jalan saja, tidak ada atraksi di depan panggung supaya tidak menghambat jalannya acara,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolresta Pontianak, Endang, mengatakan pihak kepolisian akan menerapkan aturan tegas kepada seluruh peserta parade wajib mematuhi tata tertib yang telah disepakati bersama.
“Kalau dalam perjalanan dari posko menuju lokasi mereka sudah menabuh genderang sebelum waktunya, sesuai kesepakatan bisa langsung dikandangkan di Polresta,” ujarnya.
Ia menjelaskan setiap arakan naga akan dikawal perwira pengendali dan anggota kepolisian untuk memastikan durasi tampil sesuai jadwal.
“Kita hanya punya waktu antara pukul 21.00 sampai 02.00 WIB. Kalau melewati batas waktu akan kita hentikan, karena ini bulan suci Ramadan,” jelasnya.
Selain pengamanan jalannya parade, kepolisian juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait terkait pengaturan parkir dan arus lalu lintas. Sejumlah titik parkir resmi telah disiapkan, di antaranya area parkir Pemda serta kawasan Jalan Diponegoro dan Gajah Mada.
Masyarakat diimbau tidak memaksakan parkir sembarangan yang dapat memicu kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, Ketua Panitia Cap Go Meh Pontianak, Hendry Pangestu Lim mengatakan, seluruh persiapan utama telah rampung setelah pembukaan resmi yang dilakukan Wali Kota Pontianak pada malam sebelumnya.
Saat ini panitia tinggal menunggu prosesi “naga buka mata” serta karnaval utama pada 3 Maret mendatang.
Ia menegaskan, seluruh kegiatan Cap Go Meh harus menyesuaikan suasana Ramadan, sehingga tidak diperbolehkan ada atraksi sebelum salat Tarawih selesai.
“Setiap kegiatan harus selesai setelah tarawih. Sebelum tarawih selesai tidak boleh ada atraksi apa pun,” katanya.
Tahun ini, arakan naga terpanjang mencapai 118 meter, sementara yang terkecil sekitar 20 meter. Panitia pun mengimbau masyarakat yang ingin menyaksikan parade agar tetap tertib dan memberikan ruang bagi naga melintas.
“Kami berharap masyarakat menjaga ketertiban di lapangan. Parade naga akan berakhir maksimal pukul dua dini hari supaya tidak mengganggu saudara kita yang menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini