Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 02 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Putussibau, Senin (1/6/2026). Momentum ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, bertindak sebagai inspektur upacara yang berlangsung khidmat tersebut. Kegiatan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kapuas Hulu, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta pimpinan BUMN dan BUMD di wilayah Putussibau.
Dalam kesempatan itu, Fransiskus Diaan membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momen refleksi bagi seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan zaman.
“Pancasila bukan sekadar teks sejarah, tetapi harus menjadi living ideology atau ideologi yang hidup dalam setiap kebijakan publik,” tegas Fransiskus Diaan.
Ia menyampaikan, Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global, perubahan zaman, hingga berbagai bentuk disrupsi yang terus berkembang.
Sebagai bangsa yang besar dan majemuk, Indonesia juga memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menciptakan ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan sosial.
Dalam amanat tersebut, Bupati Kapuas Hulu juga menekankan pentingnya peran pemimpin, baik di tingkat nasional maupun daerah, dalam menjamin hak-hak masyarakat, khususnya kelompok kecil dan rentan. Selain itu, seluruh pihak diingatkan untuk bersikap tegas terhadap segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengganggu keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tak hanya itu, generasi muda juga mendapat perhatian khusus. Fransiskus Diaan mengajak generasi penerus bangsa untuk tidak hanya memahami nilai-nilai Pancasila sebagai pengetahuan semata, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata.
“Generasi muda, sebagai penjaga masa depan, diimbau agar tidak hanya menyimpan nilai Pancasila sebagai wawasan, tetapi mengamalkannya dalam kehidupan nyata,” lanjutnya.
Mengakhiri amanat, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus memperteguh komitmen kebangsaan dan menjaga nilai-nilai luhur Pancasila sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pancasila, menurutnya, akan terus menjadi kekuatan yang menjaga kedaulatan, persatuan, dan martabat Republik Indonesia di mata dunia selama nilai-nilai tersebut tetap hidup dalam setiap denyut kehidupan masyarakat Indonesia. (*)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Putussibau, Senin (1/6/2026). Momentum ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, bertindak sebagai inspektur upacara yang berlangsung khidmat tersebut. Kegiatan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kapuas Hulu, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta pimpinan BUMN dan BUMD di wilayah Putussibau.
Dalam kesempatan itu, Fransiskus Diaan membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momen refleksi bagi seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan zaman.
“Pancasila bukan sekadar teks sejarah, tetapi harus menjadi living ideology atau ideologi yang hidup dalam setiap kebijakan publik,” tegas Fransiskus Diaan.
Ia menyampaikan, Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global, perubahan zaman, hingga berbagai bentuk disrupsi yang terus berkembang.
Sebagai bangsa yang besar dan majemuk, Indonesia juga memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menciptakan ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan sosial.
Dalam amanat tersebut, Bupati Kapuas Hulu juga menekankan pentingnya peran pemimpin, baik di tingkat nasional maupun daerah, dalam menjamin hak-hak masyarakat, khususnya kelompok kecil dan rentan. Selain itu, seluruh pihak diingatkan untuk bersikap tegas terhadap segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengganggu keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tak hanya itu, generasi muda juga mendapat perhatian khusus. Fransiskus Diaan mengajak generasi penerus bangsa untuk tidak hanya memahami nilai-nilai Pancasila sebagai pengetahuan semata, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata.
“Generasi muda, sebagai penjaga masa depan, diimbau agar tidak hanya menyimpan nilai Pancasila sebagai wawasan, tetapi mengamalkannya dalam kehidupan nyata,” lanjutnya.
Mengakhiri amanat, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus memperteguh komitmen kebangsaan dan menjaga nilai-nilai luhur Pancasila sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pancasila, menurutnya, akan terus menjadi kekuatan yang menjaga kedaulatan, persatuan, dan martabat Republik Indonesia di mata dunia selama nilai-nilai tersebut tetap hidup dalam setiap denyut kehidupan masyarakat Indonesia. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini