Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 04 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar Penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Kota Pontianak Tahun 2026 di Pontive Center Kantor Wali Kota, Kamis (4/6/2026).
Sebanyak enam kelurahan terbaik hasil seleksi tingkat kecamatan memaparkan inovasi dan capaian pembangunan dengan mengusung tema “Peran Kelurahan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat melalui UMKM dan Koperasi di Kota Pontianak”.
Enam kelurahan yang ikut dalam penilaian tersebut yakni Kelurahan Akcaya (Pontianak Selatan), Kelurahan Sungai Jawi (Pontianak Kota), Kelurahan Siantan Tengah (Pontianak Utara), Kelurahan Bangka Belitung Laut (Pontianak Tenggara), Kelurahan Pal Lima (Pontianak Barat), dan Kelurahan Tanjung Hulu (Pontianak Timur).
Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah mengatakan, lomba kelurahan menjadi sarana evaluasi sekaligus pembinaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di tingkat kelurahan.
“Kelurahan yang maju juga dilihat dari kepedulian sosial, kemandirian masyarakat, kekuatan ekonomi lokal, serta pelayanan publik yang cepat, tepat, dan responsif,” ujarnya usai membuka kegiatan.
Ia menjelaskan, kegiatan ini rutin digelar setiap tahun sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Melalui lomba ini, pemerintah melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.
Menurut Amirullah, tema tahun ini sangat relevan dengan arah pembangunan daerah yang menekankan penguatan ekonomi masyarakat berbasis UMKM dan koperasi.
“Jadi yang dinilai harus benar-benar sesuai tema, yaitu peran kelurahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui UMKM,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pemkot Pontianak ingin melihat sejauh mana inovasi dan komitmen kelurahan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Kelurahan juga diharapkan mampu berperan sebagai fasilitator, motivator, sekaligus penghubung masyarakat dengan program pemberdayaan ekonomi.
Amirullah juga menegaskan pentingnya objektivitas dalam penilaian. Selain paparan dari peserta, masukan masyarakat juga menjadi bagian penting sebagai bahan cross-check.
“Jangan hanya melihat yang ditampilkan. Informasi dari masyarakat juga harus menjadi pertimbangan agar penilaian benar-benar objektif,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pontianak Rifka mengatakan, penilaian ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan motivasi kelurahan dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, kelurahan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui UMKM dan koperasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin setiap kelurahan menampilkan inovasi, potensi unggulan, serta praktik terbaik dalam membangun partisipasi masyarakat dan ekonomi lokal,” ujarnya.
Ia berharap ajang ini menjadi ruang berbagi pengalaman antarwilayah sekaligus melahirkan kelurahan terbaik yang bisa menjadi contoh bagi kelurahan lainnya di Kota Pontianak.
Penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Kota Pontianak 2026 ini diikuti unsur kecamatan, kelurahan, TP PKK, LPM, serta tim juri yang akan menentukan kelurahan terbaik untuk mewakili Pontianak ke tingkat berikutnya. (*)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar Penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Kota Pontianak Tahun 2026 di Pontive Center Kantor Wali Kota, Kamis (4/6/2026).
Sebanyak enam kelurahan terbaik hasil seleksi tingkat kecamatan memaparkan inovasi dan capaian pembangunan dengan mengusung tema “Peran Kelurahan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat melalui UMKM dan Koperasi di Kota Pontianak”.
Enam kelurahan yang ikut dalam penilaian tersebut yakni Kelurahan Akcaya (Pontianak Selatan), Kelurahan Sungai Jawi (Pontianak Kota), Kelurahan Siantan Tengah (Pontianak Utara), Kelurahan Bangka Belitung Laut (Pontianak Tenggara), Kelurahan Pal Lima (Pontianak Barat), dan Kelurahan Tanjung Hulu (Pontianak Timur).
Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah mengatakan, lomba kelurahan menjadi sarana evaluasi sekaligus pembinaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di tingkat kelurahan.
“Kelurahan yang maju juga dilihat dari kepedulian sosial, kemandirian masyarakat, kekuatan ekonomi lokal, serta pelayanan publik yang cepat, tepat, dan responsif,” ujarnya usai membuka kegiatan.
Ia menjelaskan, kegiatan ini rutin digelar setiap tahun sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Melalui lomba ini, pemerintah melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.
Menurut Amirullah, tema tahun ini sangat relevan dengan arah pembangunan daerah yang menekankan penguatan ekonomi masyarakat berbasis UMKM dan koperasi.
“Jadi yang dinilai harus benar-benar sesuai tema, yaitu peran kelurahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui UMKM,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pemkot Pontianak ingin melihat sejauh mana inovasi dan komitmen kelurahan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Kelurahan juga diharapkan mampu berperan sebagai fasilitator, motivator, sekaligus penghubung masyarakat dengan program pemberdayaan ekonomi.
Amirullah juga menegaskan pentingnya objektivitas dalam penilaian. Selain paparan dari peserta, masukan masyarakat juga menjadi bagian penting sebagai bahan cross-check.
“Jangan hanya melihat yang ditampilkan. Informasi dari masyarakat juga harus menjadi pertimbangan agar penilaian benar-benar objektif,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pontianak Rifka mengatakan, penilaian ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan motivasi kelurahan dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, kelurahan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui UMKM dan koperasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin setiap kelurahan menampilkan inovasi, potensi unggulan, serta praktik terbaik dalam membangun partisipasi masyarakat dan ekonomi lokal,” ujarnya.
Ia berharap ajang ini menjadi ruang berbagi pengalaman antarwilayah sekaligus melahirkan kelurahan terbaik yang bisa menjadi contoh bagi kelurahan lainnya di Kota Pontianak.
Penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Kota Pontianak 2026 ini diikuti unsur kecamatan, kelurahan, TP PKK, LPM, serta tim juri yang akan menentukan kelurahan terbaik untuk mewakili Pontianak ke tingkat berikutnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini