Pontianak    

Perkuat Keandalan Listrik di Kalimantan, PLN Gelar Rakor Sistem 2026 dengan Semangat Gotong Royong

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 09 June 2026
Perkuat Keandalan Listrik di Kalimantan, PLN Gelar Rakor Sistem 2026 dengan Semangat Gotong Royong
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan sambutan pada Rapat Koordinasi Sistem Kalimantan Tahun 2026 yang berlangsung di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 21–22 Mei 2026 (Foto: PLN For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – PT PLN (Persero) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sistem Kalimantan Tahun 2026 dalam momentum Hari Lahir Pancasila sebagai upaya memperkuat sinergi, kolaborasi, dan semangat gotong royong seluruh PLN Group dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Pulau Kalimantan.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah berbagai unit dan subholding PLN guna memastikan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Rakor Sistem Kalimantan 2026 dihadiri jajaran PLN Group se-Kalimantan, mulai dari Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Unit Induk Distribusi (UID), Unit Induk Pembangunan (UIP), hingga perwakilan subholding PLN. Kehadiran seluruh entitas tersebut menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan Kalimantan.

Manager PLN UP2B Kalimantan Barat, Ahmad Edy, menegaskan bahwa Rakor Sistem Kalimantan merupakan agenda penting dalam memperkuat koordinasi antarunit demi menjaga kualitas pelayanan listrik kepada masyarakat.

“Melalui Rakor Sistem Kalimantan ini, PLN memperkuat sinergi dan kolaborasi seluruh unit serta subholding untuk memastikan kesiapan sistem kelistrikan tetap optimal. Kesamaan langkah dan koordinasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat di seluruh Kalimantan,” ujar Ahmad Edy.

Dalam forum tersebut, PLN membahas berbagai strategi penguatan sistem kelistrikan Kalimantan. Mulai dari kesiapan pasokan daya, keandalan jaringan transmisi dan gardu induk, pengamanan infrastruktur ketenagalistrikan, hingga langkah mitigasi terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi pelayanan kepada pelanggan.

Berdasarkan proyeksi operasi sistem, beban puncak kelistrikan Kalimantan diperkirakan mencapai 590 MW. Karena itu, kesiapan personel, peralatan, dan sistem pengamanan menjadi perhatian utama untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil.

“PLN terus memastikan kecukupan daya dan kesiapan sistem agar tetap dalam kondisi aman dan andal. Seluruh unit berkomitmen menjalankan langkah preventif dan responsif untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan,” tambahnya.

Semangat kolaborasi yang menjadi ruh Rakor Sistem Kalimantan 2026 sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya Persatuan Indonesia dan budaya gotong royong dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui koordinasi yang semakin kuat antarunit, PLN memastikan setiap elemen sistem kelistrikan dapat bekerja secara terpadu guna mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus menunjang pembangunan di Kalimantan.

Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa keandalan sistem kelistrikan merupakan hasil kerja bersama seluruh insan PLN dalam melayani masyarakat.

“Rakor Sistem Kalimantan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kolaborasi yang menjadi nilai luhur Pancasila. Keandalan sistem kelistrikan tidak dapat dibangun oleh satu unit saja, melainkan melalui kerja bersama seluruh insan PLN dan subholding. Dengan semangat tersebut, kami terus memperkuat koordinasi dan kesiapan sistem agar manfaat listrik dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kalimantan,” ujarnya.

Tak hanya membahas aspek teknis operasional, Rakor Sistem Kalimantan 2026 juga menjadi sarana penguatan budaya kerja, peningkatan kesiapsiagaan personel, serta wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik antarunit dalam pengelolaan sistem kelistrikan.

Melalui kegiatan ini, PLN kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan listrik yang andal, aman, dan berkualitas sebagai fondasi penting bagi pembangunan serta pertumbuhan ekonomi di Kalimantan. (*)

Artikel Selanjutnya
LPG 3 Kg Langka dan Mahal di Kapuas Hulu, LSM Peduli Kapuas Hulu Desak Pengawasan Lebih Tegas
Wednesday, 10 June 2026
Artikel Sebelumnya
Jaga Keandalan Listrik Saat Iduladha, PLN Tambah Kubikel 20 kV di GI Sekadau
Wednesday, 10 June 2026

Berita terkait