Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 26 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Keandalan pasokan listrik tidak hanya bergantung pada pembangkit, jaringan transmisi, maupun gardu induk. Di balik operasional sistem kelistrikan, sistem komunikasi radio juga memegang peran penting sebagai pendukung koordinasi pengoperasian jaringan secara real time.
Untuk memastikan sistem tersebut tetap berjalan optimal, PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UP2B Kaltimra) melakukan pemasangan perangkat antihewan pada tower master komunikasi radio sebagai langkah preventif dalam menjaga keandalan sistem tenaga listrik.
Sistem komunikasi radio berfungsi mendukung proses pengaturan beban, pemantauan kondisi sistem, hingga koordinasi operasi pembangkit, jaringan transmisi, dan gardu induk secara real time. Infrastruktur ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat maupun sektor industri di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Sebagai upaya pencegahan gangguan, PLN memasang perangkat antihewan pada tower master komunikasi radio guna meminimalkan potensi gangguan yang disebabkan burung, tupai, maupun satwa lain yang memanfaatkan struktur tower sebagai tempat bertengger atau bersarang.
Dengan langkah tersebut, kualitas komunikasi operasional diharapkan tetap terjaga sehingga proses pengendalian sistem tenaga listrik dapat berlangsung lebih cepat, akurat, dan responsif dalam menjaga keandalan pasokan listrik.
Manager PLN UP2B Kaltimra, Dita Agustiono, mengatakan menjaga keandalan sistem dimulai dari perhatian terhadap seluruh infrastruktur pendukung operasi kelistrikan, termasuk sistem komunikasi radio.
"Kinerja PLN dibangun dari perhatian terhadap setiap detail sistem, termasuk infrastruktur komunikasi radio yang menjadi pendukung operasi kelistrikan. Melalui pemeliharaan yang konsisten, kami memastikan seluruh perangkat bekerja optimal sehingga keandalan pasokan listrik tetap terjaga," ujarnya.
Menurut Dita, keberhasilan menjaga keandalan sistem merupakan hasil kolaborasi, kedisiplinan, serta budaya kerja yang mengedepankan keselamatan dan perbaikan berkelanjutan di setiap lini pekerjaan.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik dibangun melalui konsistensi dalam merawat seluruh aset dan infrastruktur pendukung sistem ketenagalistrikan.
"Capaian PLN dalam menghadirkan listrik yang andal lahir dari konsistensi menjaga setiap aset dan infrastruktur pendukung. Perhatian terhadap setiap detail pekerjaan menjadi bagian penting dalam memperkuat keandalan sistem sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Kalimantan," katanya.
Melalui pemeliharaan aset secara berkelanjutan, PLN UP2B Kaltimra terus memperkuat keandalan operasi sistem kelistrikan. Setiap pekerjaan, termasuk pemeliharaan infrastruktur pendukung seperti sistem komunikasi radio, menjadi bagian dari upaya PLN menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan. (*)
KALBARONLINE.com – Keandalan pasokan listrik tidak hanya bergantung pada pembangkit, jaringan transmisi, maupun gardu induk. Di balik operasional sistem kelistrikan, sistem komunikasi radio juga memegang peran penting sebagai pendukung koordinasi pengoperasian jaringan secara real time.
Untuk memastikan sistem tersebut tetap berjalan optimal, PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UP2B Kaltimra) melakukan pemasangan perangkat antihewan pada tower master komunikasi radio sebagai langkah preventif dalam menjaga keandalan sistem tenaga listrik.
Sistem komunikasi radio berfungsi mendukung proses pengaturan beban, pemantauan kondisi sistem, hingga koordinasi operasi pembangkit, jaringan transmisi, dan gardu induk secara real time. Infrastruktur ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat maupun sektor industri di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Sebagai upaya pencegahan gangguan, PLN memasang perangkat antihewan pada tower master komunikasi radio guna meminimalkan potensi gangguan yang disebabkan burung, tupai, maupun satwa lain yang memanfaatkan struktur tower sebagai tempat bertengger atau bersarang.
Dengan langkah tersebut, kualitas komunikasi operasional diharapkan tetap terjaga sehingga proses pengendalian sistem tenaga listrik dapat berlangsung lebih cepat, akurat, dan responsif dalam menjaga keandalan pasokan listrik.
Manager PLN UP2B Kaltimra, Dita Agustiono, mengatakan menjaga keandalan sistem dimulai dari perhatian terhadap seluruh infrastruktur pendukung operasi kelistrikan, termasuk sistem komunikasi radio.
"Kinerja PLN dibangun dari perhatian terhadap setiap detail sistem, termasuk infrastruktur komunikasi radio yang menjadi pendukung operasi kelistrikan. Melalui pemeliharaan yang konsisten, kami memastikan seluruh perangkat bekerja optimal sehingga keandalan pasokan listrik tetap terjaga," ujarnya.
Menurut Dita, keberhasilan menjaga keandalan sistem merupakan hasil kolaborasi, kedisiplinan, serta budaya kerja yang mengedepankan keselamatan dan perbaikan berkelanjutan di setiap lini pekerjaan.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik dibangun melalui konsistensi dalam merawat seluruh aset dan infrastruktur pendukung sistem ketenagalistrikan.
"Capaian PLN dalam menghadirkan listrik yang andal lahir dari konsistensi menjaga setiap aset dan infrastruktur pendukung. Perhatian terhadap setiap detail pekerjaan menjadi bagian penting dalam memperkuat keandalan sistem sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Kalimantan," katanya.
Melalui pemeliharaan aset secara berkelanjutan, PLN UP2B Kaltimra terus memperkuat keandalan operasi sistem kelistrikan. Setiap pekerjaan, termasuk pemeliharaan infrastruktur pendukung seperti sistem komunikasi radio, menjadi bagian dari upaya PLN menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini