Nasional    

PLN Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan Lewat Pemeliharaan Gateway SCADA dan Digitalisasi Inspeksi Aset

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 29 June 2026
PLN Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan Lewat Pemeliharaan Gateway SCADA dan Digitalisasi Inspeksi Aset
Petugas PLN UP2B Kalselteng melaksanakan pemeliharaan Gateway SCADA di Gardu Induk Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, sebagai upaya menjaga keandalan sistem pemantauan dan pengendalian jaringan tenaga listrik serta mendukung transformasi digital pengelolaan aset kelistrikan (Foto: PLN For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UP2B Kalselteng) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan melalui pemeliharaan Gateway SCADA serta digitalisasi inspeksi aset di Gardu Induk Pelaihari dan Gardu Induk Bati Bati.

Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi operasional PLN untuk memastikan proses pemantauan, pengendalian, dan pengelolaan aset kelistrikan berjalan semakin andal, efisien, dan berbasis teknologi.

Gateway SCADA merupakan perangkat yang menghubungkan peralatan di gardu induk dengan Regional Control Center (RCC), sehingga data operasional sistem kelistrikan dapat dipantau dan dikendalikan secara real time. Keandalan perangkat ini menjadi faktor penting dalam mendukung pengoperasian sistem tenaga listrik yang cepat, akurat, dan andal.

Melalui pemeliharaan Gateway SCADA, PLN memastikan komunikasi data antara gardu induk dan Regional Control Center (RCC) tetap berjalan optimal. Dengan demikian, proses pemantauan dan pengendalian jaringan tenaga listrik dapat berlangsung lebih efektif sehingga potensi gangguan bisa diantisipasi sejak dini.

Selain itu, PLN juga memperkuat transformasi digital melalui sosialisasi penggunaan aplikasi Power Inspect kepada petugas operasional. Aplikasi tersebut mendukung proses inspeksi aset secara digital, mulai dari pencatatan kondisi peralatan, dokumentasi hasil inspeksi, hingga pemantauan tindak lanjut secara lebih efektif dan terdokumentasi.

Manager PLN UP2B Kalselteng, Indrayadi, mengatakan penguatan infrastruktur digital menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan sistem ketenagalistrikan.

"Keandalan sistem tenaga listrik tidak hanya ditentukan oleh kondisi peralatan di lapangan, tetapi juga oleh kualitas sistem pemantauan dan pengelolaan data. Melalui pemeliharaan Gateway SCADA dan pemanfaatan aplikasi Power Inspect, kami memastikan proses monitoring, pengendalian, dan inspeksi aset dapat berjalan lebih optimal sehingga mendukung kontinuitas pasokan listrik kepada masyarakat," ujarnya.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan transformasi digital menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Transformasi digital merupakan bagian dari kinerja PLN dalam menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin andal dan adaptif. Melalui pemeliharaan Gateway SCADA serta penerapan aplikasi Power Inspect, kami memastikan proses monitoring, pengendalian, dan pengelolaan aset dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk terus meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat," kata Riko.

Melalui penguatan infrastruktur digital dan penerapan inspeksi aset berbasis teknologi, PLN UP2B Kalselteng terus meningkatkan kinerja dalam menjaga keandalan sistem tenaga listrik. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin andal, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. (*)

Artikel Selanjutnya
Peringati Hari Berkabung Daerah, Edi Kamtono Ajak ASN Teladani Semangat Juang Para Pahlawan Kalbar
Monday, 29 June 2026
Artikel Sebelumnya
PLN Hadirkan Fasilitas Air Minum Osmosis di SMPN 3 Banjarbaru, Dukung Generasi Sehat dan Peduli Lingkungan
Monday, 29 June 2026

Berita terkait