Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 19 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Ratusan mahasiswa dari berbagai elemen menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Tugu Digulis Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (18/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan mulai dari tingginya harga bahan pokok hingga kritik terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Aksi diawali dengan menyanyikan lagu perjuangan sebelum massa bergerak menuju kawasan tengah bundaran Tugu Digulis. Kehadiran ratusan peserta aksi sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat meski masih dapat dilalui kendaraan.
Para demonstran kemudian membentangkan sejumlah spanduk berisi kritik dan tuntutan. Salah satu spanduk yang mencuri perhatian bertuliskan, "Sikat para sindikat KKN. Atasan kalian rakyat, bukan partai. Ciptakan ekonomi mandiri jangan hanya ngomong hilirisasi agar rakyat tidak sengsara lagi".
Selain menyoroti dugaan praktik KKN, massa juga menyuarakan keresahan terkait tingginya harga kebutuhan pokok serta kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Aksi tersebut diikuti mahasiswa dari berbagai organisasi, di antaranya BEM Untan, BEM Universitas OSO, Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Kalbar (Solmadapar), AGRA Kalbar, BEM REMA Universitas PGRI Pontianak, serta sejumlah organisasi mahasiswa lainnya.
Saat orasi berlangsung, sebagian peserta aksi sempat mencoba memblokade jalan di sekitar lokasi. Namun upaya tersebut langsung dicegah aparat kepolisian yang melakukan pengamanan.
"Jangan mengganggu arus lalu lintas," tegas Kapolresta Pontianak Kota Kombes Endang Tri Purwanto kepada massa aksi.
Di tengah situasi tersebut, sempat terjadi adu respons antara peserta aksi dan aparat saat salah seorang perwira kepolisian memberikan peringatan kepada pengendara yang melintas.
"Kalau tidak mau pinggir, tabrak saja," ujar seorang perwira.
"Kami manusia, bukan binatang," sahut peserta aksi.
Meski sempat terjadi ketegangan, aksi demonstrasi mahasiswa di Tugu Digulis berlangsung dalam pengamanan ketat aparat kepolisian. Hingga kegiatan berakhir, situasi tetap terpantau kondusif. (*)
KALBARONLINE.com – Ratusan mahasiswa dari berbagai elemen menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Tugu Digulis Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (18/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan mulai dari tingginya harga bahan pokok hingga kritik terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Aksi diawali dengan menyanyikan lagu perjuangan sebelum massa bergerak menuju kawasan tengah bundaran Tugu Digulis. Kehadiran ratusan peserta aksi sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat meski masih dapat dilalui kendaraan.
Para demonstran kemudian membentangkan sejumlah spanduk berisi kritik dan tuntutan. Salah satu spanduk yang mencuri perhatian bertuliskan, "Sikat para sindikat KKN. Atasan kalian rakyat, bukan partai. Ciptakan ekonomi mandiri jangan hanya ngomong hilirisasi agar rakyat tidak sengsara lagi".
Selain menyoroti dugaan praktik KKN, massa juga menyuarakan keresahan terkait tingginya harga kebutuhan pokok serta kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Aksi tersebut diikuti mahasiswa dari berbagai organisasi, di antaranya BEM Untan, BEM Universitas OSO, Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Kalbar (Solmadapar), AGRA Kalbar, BEM REMA Universitas PGRI Pontianak, serta sejumlah organisasi mahasiswa lainnya.
Saat orasi berlangsung, sebagian peserta aksi sempat mencoba memblokade jalan di sekitar lokasi. Namun upaya tersebut langsung dicegah aparat kepolisian yang melakukan pengamanan.
"Jangan mengganggu arus lalu lintas," tegas Kapolresta Pontianak Kota Kombes Endang Tri Purwanto kepada massa aksi.
Di tengah situasi tersebut, sempat terjadi adu respons antara peserta aksi dan aparat saat salah seorang perwira kepolisian memberikan peringatan kepada pengendara yang melintas.
"Kalau tidak mau pinggir, tabrak saja," ujar seorang perwira.
"Kami manusia, bukan binatang," sahut peserta aksi.
Meski sempat terjadi ketegangan, aksi demonstrasi mahasiswa di Tugu Digulis berlangsung dalam pengamanan ketat aparat kepolisian. Hingga kegiatan berakhir, situasi tetap terpantau kondusif. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini