Pontianak    

Buka MTQ ke-34 Pontianak, Edi Kamtono Targetkan Qari dan Qariah Tembus Standar Juara Nasional

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Saturday, 20 June 2026
Buka MTQ ke-34 Pontianak, Edi Kamtono Targetkan Qari dan Qariah Tembus Standar Juara Nasional
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menargetkan peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Kota Pontianak mampu mencapai kualitas yang setara dengan standar juara nasional. Menurutnya, nilai di atas 97 menjadi tolok ukur penting bagi qari dan qariah yang ingin bersaing di level lebih tinggi.

Hal itu disampaikan Edi saat membuka MTQ ke-34 Kota Pontianak di Taman Alun Kapuas, Jumat (19/6/2026) malam.

“Kalau bisa nilainya di atas 97, karena itu standar yang bisa bersaing di tingkat nasional. Kita ingin qari dan qariah Kota Pontianak mampu membawa nama harum tidak hanya di tingkat kota, tetapi juga provinsi, nasional, bahkan internasional,” ungkapnya.

Menurut Edi, Kota Pontianak telah memiliki sejumlah qari dan qariah yang sukses menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang berkelanjutan mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi.

Karena itu, ia berpesan kepada dewan hakim dan pengawas agar menjaga objektivitas serta kualitas penilaian, sekaligus terus mendorong peningkatan kemampuan para peserta. MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara juga disebutnya menjadi momentum penting untuk mengukur kesiapan kafilah Kota Pontianak.

“Bukan hanya mengejar juara umum, tetapi bagaimana kualitas peserta kita benar-benar mampu membawa nama harum Kota Pontianak dan Kalimantan Barat,” jelasnya.

Selain sebagai ajang kompetisi, Edi menilai MTQ memiliki peran strategis dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus memperkuat nilai sosial di tengah masyarakat. Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi Kota Pontianak, kolaborasi seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman, damai, harmonis, dan toleran.

“Kita harus bersama-sama berkolaborasi dan bersinergi untuk menciptakan Kota Pontianak yang aman, damai, harmonis dan toleran,” ucapnya.

Ia berharap penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Nilai-nilai Al-Quran diharapkan tidak hanya dibaca dan dilantunkan, tetapi juga dipahami serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kita, MTQ ini bisa meningkatkan ukhuwah Islamiah dan tali silaturahmi. Yang paling penting, bagaimana Al-Quran menjadi pedoman hidup masyarakat Kota Pontianak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-34 Kota Pontianak, Yusnaldi, menjelaskan bahwa ajang tahun ini diikuti 269 peserta yang merupakan utusan dari enam kecamatan se-Kota Pontianak.

Perlombaan berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Juni 2026. Kegiatan dipusatkan di Taman Alun Kapuas, Aula Lingkungan Kantor Wali Kota Pontianak, Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Pontianak, serta Masjid Al-Khalifah di Kompleks Kantor Wali Kota Pontianak.

Sebanyak tujuh cabang perlombaan dipertandingkan, yakni Tilawah Al-Quran kategori anak-anak, remaja, dewasa dan tuna netra, Qiraat Sab’ah dan usia emas, Hifzil Quran, Syarhil Quran, Fahmil Quran, Khattil Quran, serta Karya Tulis Ilmiah Hadis.

Untuk cabang Hifzil Quran, kategori yang dilombakan meliputi 1 juz ma’at tilawah, 5 juz ma’at tilawah, 10 juz, 20 juz, 30 juz, serta Tartil Anak. Sedangkan cabang Khattil Quran terdiri dari kategori naskah, mushaf, dekorasi, kontemporer, dan digital.

Menurut Yusnaldi, MTQ juga menjadi sarana untuk menumbuhkan budaya literasi dan dakwah Qurani di tengah masyarakat sekaligus memperkuat karakter religius dalam kehidupan sosial.

“Melalui MTQ ini, kita ingin budaya literasi dan dakwah Qurani semakin tumbuh di masyarakat. Nilai-nilai Al-Quran diharapkan tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya. (*) 

Artikel Selanjutnya
Ingin Bangun Papua, Dua Putra Bumi Cenderawasih Pilih Kuliah di Politeknik Agraria STPN
Wednesday, 17 June 2026
Artikel Sebelumnya
ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Aturan Baru, LP2B Kini Bisa Langsung Diintegrasikan ke RTRW dan RDTR
Wednesday, 17 June 2026

Berita terkait