Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 30 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Celine Olivia Apriani Theo tak pernah membayangkan dirinya akan menjadi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional 2026. Siswi SMKN 5 Pontianak itu mengaku awalnya lebih menyukai dunia seni dibanding kegiatan baris-berbaris.
Kini, siswi yang baru naik ke kelas XI Jurusan Akuntansi tersebut resmi terpilih mewakili Kalimantan Barat untuk bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta.
Saat ditemui di SMKN 5 Pontianak, Selasa (30/6/2026), Celine menceritakan perjalanan panjang yang harus dilaluinya hingga lolos ke tingkat nasional. Ia mengikuti serangkaian seleksi mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga pusat.
“Awalnya seleksi administrasi di kota, lalu tes TWK, TIU, psikotes, dan kepribadian. Setelah itu saya dipanggil untuk lanjut ke tingkat provinsi bersama tiga peserta lainnya,” kata Celine.
“Di provinsi seleksinya hampir sama, tapi ada wawancara. Puji Tuhan saya terpilih lanjut ke tingkat pusat,” tambahnya.
Di balik keberhasilannya itu, Celine mengaku sempat tidak memiliki minat terhadap Paskibraka. Sejak kecil, ia lebih aktif menekuni bidang seni, seperti menyanyi dan menari. Bahkan hingga kini, ia masih rutin berlatih di sanggar tari yang diikutinya sejak duduk di bangku SMP.
Namun, pandangannya berubah setelah bergabung dengan SMKN 5 Pontianak. Melihat aktivitas ekstrakurikuler Paskibra yang penuh semangat dan kekeluargaan membuatnya tertarik mencoba sesuatu yang baru.
“Awalnya saya jujur tidak terlalu minat dengan Paskibraka. Saya memang lebih ke bidang seni. Tapi ketika masuk SMKN 5, saya melihat ekskul Paskibra terlihat seru, jadi saya coba keluar dari zona nyaman,” ujarnya.
Menurut Celine, ekstrakurikuler Paskibra di sekolahnya tidak hanya mengajarkan disiplin dan baris-berbaris, tetapi juga membangun rasa kekeluargaan yang kuat.
“Di sini tidak terlalu senioritas. Kami tetap hormat kepada senior, tapi bergaul juga tidak canggung,” katanya.
Celine mengaku tidak mampu menyembunyikan rasa haru saat menerima kabar dirinya lolos menjadi calon Paskibraka tingkat nasional. Kebahagiaan itu juga dirasakan kedua orang tuanya yang menangis bangga atas pencapaian sang putri.
“Yang pastinya bangga dan terharu. Saya juga tidak menyangka bisa sampai di titik ini. Orang tua sampai menangis waktu tahu saya lolos,” ungkapnya.
Menjelang pemusatan pendidikan dan latihan di Jakarta, Celine mulai mempersiapkan kondisi fisiknya dengan rutin berolahraga dan berlari.
“Saya persiapan olahraga supaya sehat dan kuat, karena latihan di sana pasti lebih keras,” katanya.
Dalam latihan di sekolah, Celine kerap dipercaya menjadi pembawa baki. Ia pun berharap bisa mendapatkan kesempatan yang sama saat bertugas di tingkat nasional.
“Saya ingin jadi pembawa baki. Tapi apa pun tugasnya nanti, saya tetap bersyukur karena bisa sampai ke nasional saja sudah sangat membanggakan,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Celine Olivia Apriani Theo tak pernah membayangkan dirinya akan menjadi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional 2026. Siswi SMKN 5 Pontianak itu mengaku awalnya lebih menyukai dunia seni dibanding kegiatan baris-berbaris.
Kini, siswi yang baru naik ke kelas XI Jurusan Akuntansi tersebut resmi terpilih mewakili Kalimantan Barat untuk bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta.
Saat ditemui di SMKN 5 Pontianak, Selasa (30/6/2026), Celine menceritakan perjalanan panjang yang harus dilaluinya hingga lolos ke tingkat nasional. Ia mengikuti serangkaian seleksi mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga pusat.
“Awalnya seleksi administrasi di kota, lalu tes TWK, TIU, psikotes, dan kepribadian. Setelah itu saya dipanggil untuk lanjut ke tingkat provinsi bersama tiga peserta lainnya,” kata Celine.
“Di provinsi seleksinya hampir sama, tapi ada wawancara. Puji Tuhan saya terpilih lanjut ke tingkat pusat,” tambahnya.
Di balik keberhasilannya itu, Celine mengaku sempat tidak memiliki minat terhadap Paskibraka. Sejak kecil, ia lebih aktif menekuni bidang seni, seperti menyanyi dan menari. Bahkan hingga kini, ia masih rutin berlatih di sanggar tari yang diikutinya sejak duduk di bangku SMP.
Namun, pandangannya berubah setelah bergabung dengan SMKN 5 Pontianak. Melihat aktivitas ekstrakurikuler Paskibra yang penuh semangat dan kekeluargaan membuatnya tertarik mencoba sesuatu yang baru.
“Awalnya saya jujur tidak terlalu minat dengan Paskibraka. Saya memang lebih ke bidang seni. Tapi ketika masuk SMKN 5, saya melihat ekskul Paskibra terlihat seru, jadi saya coba keluar dari zona nyaman,” ujarnya.
Menurut Celine, ekstrakurikuler Paskibra di sekolahnya tidak hanya mengajarkan disiplin dan baris-berbaris, tetapi juga membangun rasa kekeluargaan yang kuat.
“Di sini tidak terlalu senioritas. Kami tetap hormat kepada senior, tapi bergaul juga tidak canggung,” katanya.
Celine mengaku tidak mampu menyembunyikan rasa haru saat menerima kabar dirinya lolos menjadi calon Paskibraka tingkat nasional. Kebahagiaan itu juga dirasakan kedua orang tuanya yang menangis bangga atas pencapaian sang putri.
“Yang pastinya bangga dan terharu. Saya juga tidak menyangka bisa sampai di titik ini. Orang tua sampai menangis waktu tahu saya lolos,” ungkapnya.
Menjelang pemusatan pendidikan dan latihan di Jakarta, Celine mulai mempersiapkan kondisi fisiknya dengan rutin berolahraga dan berlari.
“Saya persiapan olahraga supaya sehat dan kuat, karena latihan di sana pasti lebih keras,” katanya.
Dalam latihan di sekolah, Celine kerap dipercaya menjadi pembawa baki. Ia pun berharap bisa mendapatkan kesempatan yang sama saat bertugas di tingkat nasional.
“Saya ingin jadi pembawa baki. Tapi apa pun tugasnya nanti, saya tetap bersyukur karena bisa sampai ke nasional saja sudah sangat membanggakan,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini