Pontianak    

Tinjau MPLS di Tiga Sekolah, Bunda PAUD Pontianak Tekankan Sekolah Ramah Anak dan Bebas Bullying

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 15 July 2026
Tinjau MPLS di Tiga Sekolah, Bunda PAUD Pontianak Tekankan Sekolah Ramah Anak dan Bebas Bullying
Bunda PAUD Kota Pontianak melihat proses pendataan dan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) di SDN 31 Pontianak Barat (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Bunda PAUD Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tiga sekolah di Kota Pontianak, Rabu (15/7/2026).

Ketiga sekolah yang dikunjungi yakni SDN 34 Pontianak Kota, TK Adicita Mulia, dan SDN 31 Pontianak Barat.

Dalam kunjungannya, Yanieta menegaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan tahap awal yang sangat penting bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal guru, teman, serta suasana belajar yang baru.

"Banyak manfaat dari kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah. Peserta didik dapat mengenal lingkungan sekolah, teman, dan guru-gurunya. Sekolah ini merupakan rumah kedua bagi mereka," ujarnya.

Menurut Yanieta, kesan pertama yang menyenangkan akan membuat anak lebih nyaman dan bersemangat mengikuti proses belajar. Karena itu, ia mengajak guru maupun orang tua mendampingi anak dengan penuh kesabaran dan keramahan.

"Lakukan prosesnya dengan senyum dan ramah. Kesan pertama masuk sekolah akan menjadi awal tumbuhnya simpati dan kenyamanan anak," tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif. Yanieta berharap tidak ada praktik diskriminasi maupun perundungan (bullying) yang dialami peserta didik.

"Banyak hal baru yang akan ditemui di sekolah, guru baru, teman baru. Saya berharap tidak ada diskriminasi dan perundungan. Ajarkan anak dengan kasih sayang, kejujuran, tanggung jawab, menghormati guru dan orang tua, sopan santun, disiplin, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah," pesannya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SDN 31 Pontianak Barat juga menggelar pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi para siswa.

Yanieta mengatakan KIA merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar anak sekaligus dokumen penting yang memberikan berbagai kemudahan dalam mengakses layanan publik.

"Kartu Identitas Anak ini sangat penting. Bukan hanya sekadar kartu, tetapi ini adalah pemenuhan hak anak," katanya.

Ia menjelaskan, KIA dapat dimanfaatkan sebagai persyaratan pendaftaran sekolah, akses layanan kesehatan, pembukaan rekening tabungan anak, hingga memperoleh berbagai fasilitas dan potongan harga di tempat rekreasi maupun toko buku yang bekerja sama dengan pemerintah.

"Dengan KIA, anak akan mendapatkan haknya dalam pelayanan publik, seperti pendidikan dan kesehatan. Bagi orang tua yang anaknya belum memiliki Kartu Identitas Anak, segera diurus," pungkasnya. (*)

Artikel Selanjutnya
Edi Kamtono Imbau Warga Hemat Air, Kemarau Panjang Ancam Pasokan Air Bersih Pontianak
Wednesday, 15 July 2026
Artikel Sebelumnya
Edi Kamtono Keluhkan Dana Transfer Dipangkas Rp235 Miliar, Minta Banggar DPR RI Perjuangkan Fiskal Daerah
Wednesday, 15 July 2026

Berita terkait