Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 15 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Bunda PAUD Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tiga sekolah di Kota Pontianak, Rabu (15/7/2026).
Ketiga sekolah yang dikunjungi yakni SDN 34 Pontianak Kota, TK Adicita Mulia, dan SDN 31 Pontianak Barat.
Dalam kunjungannya, Yanieta menegaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan tahap awal yang sangat penting bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal guru, teman, serta suasana belajar yang baru.
"Banyak manfaat dari kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah. Peserta didik dapat mengenal lingkungan sekolah, teman, dan guru-gurunya. Sekolah ini merupakan rumah kedua bagi mereka," ujarnya.
Menurut Yanieta, kesan pertama yang menyenangkan akan membuat anak lebih nyaman dan bersemangat mengikuti proses belajar. Karena itu, ia mengajak guru maupun orang tua mendampingi anak dengan penuh kesabaran dan keramahan.
"Lakukan prosesnya dengan senyum dan ramah. Kesan pertama masuk sekolah akan menjadi awal tumbuhnya simpati dan kenyamanan anak," tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif. Yanieta berharap tidak ada praktik diskriminasi maupun perundungan (bullying) yang dialami peserta didik.
"Banyak hal baru yang akan ditemui di sekolah, guru baru, teman baru. Saya berharap tidak ada diskriminasi dan perundungan. Ajarkan anak dengan kasih sayang, kejujuran, tanggung jawab, menghormati guru dan orang tua, sopan santun, disiplin, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah," pesannya.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SDN 31 Pontianak Barat juga menggelar pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi para siswa.
Yanieta mengatakan KIA merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar anak sekaligus dokumen penting yang memberikan berbagai kemudahan dalam mengakses layanan publik.
"Kartu Identitas Anak ini sangat penting. Bukan hanya sekadar kartu, tetapi ini adalah pemenuhan hak anak," katanya.
Ia menjelaskan, KIA dapat dimanfaatkan sebagai persyaratan pendaftaran sekolah, akses layanan kesehatan, pembukaan rekening tabungan anak, hingga memperoleh berbagai fasilitas dan potongan harga di tempat rekreasi maupun toko buku yang bekerja sama dengan pemerintah.
"Dengan KIA, anak akan mendapatkan haknya dalam pelayanan publik, seperti pendidikan dan kesehatan. Bagi orang tua yang anaknya belum memiliki Kartu Identitas Anak, segera diurus," pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – Bunda PAUD Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tiga sekolah di Kota Pontianak, Rabu (15/7/2026).
Ketiga sekolah yang dikunjungi yakni SDN 34 Pontianak Kota, TK Adicita Mulia, dan SDN 31 Pontianak Barat.
Dalam kunjungannya, Yanieta menegaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan tahap awal yang sangat penting bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal guru, teman, serta suasana belajar yang baru.
"Banyak manfaat dari kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah. Peserta didik dapat mengenal lingkungan sekolah, teman, dan guru-gurunya. Sekolah ini merupakan rumah kedua bagi mereka," ujarnya.
Menurut Yanieta, kesan pertama yang menyenangkan akan membuat anak lebih nyaman dan bersemangat mengikuti proses belajar. Karena itu, ia mengajak guru maupun orang tua mendampingi anak dengan penuh kesabaran dan keramahan.
"Lakukan prosesnya dengan senyum dan ramah. Kesan pertama masuk sekolah akan menjadi awal tumbuhnya simpati dan kenyamanan anak," tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif. Yanieta berharap tidak ada praktik diskriminasi maupun perundungan (bullying) yang dialami peserta didik.
"Banyak hal baru yang akan ditemui di sekolah, guru baru, teman baru. Saya berharap tidak ada diskriminasi dan perundungan. Ajarkan anak dengan kasih sayang, kejujuran, tanggung jawab, menghormati guru dan orang tua, sopan santun, disiplin, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah," pesannya.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SDN 31 Pontianak Barat juga menggelar pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi para siswa.
Yanieta mengatakan KIA merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar anak sekaligus dokumen penting yang memberikan berbagai kemudahan dalam mengakses layanan publik.
"Kartu Identitas Anak ini sangat penting. Bukan hanya sekadar kartu, tetapi ini adalah pemenuhan hak anak," katanya.
Ia menjelaskan, KIA dapat dimanfaatkan sebagai persyaratan pendaftaran sekolah, akses layanan kesehatan, pembukaan rekening tabungan anak, hingga memperoleh berbagai fasilitas dan potongan harga di tempat rekreasi maupun toko buku yang bekerja sama dengan pemerintah.
"Dengan KIA, anak akan mendapatkan haknya dalam pelayanan publik, seperti pendidikan dan kesehatan. Bagi orang tua yang anaknya belum memiliki Kartu Identitas Anak, segera diurus," pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini