Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 22 July 2026 |
KALBARONLINE.COM – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, menegaskan Pejabat Administrator harus mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan Kementerian ATR/BPN dengan menghadirkan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Dalu saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I hingga III Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Selasa (22/07/2026).
"Kementerian ATR/BPN membutuhkan pemimpin Administrator yang mampu membaca perubahan, membangun kolaborasi, mengambil keputusan yang tepat, dan menggerakkan organisasi menghasilkan kinerja yang berdampak bagi masyarakat," ujarnya.
Menurut Dalu, seorang Pejabat Administrator tidak cukup hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan di unit kerja masing-masing.
"Kalau Anda sekarang bekerja menjadi Kepala Satker, apa yang harus ditingkatkan di kantor ini? Permasalahan apa yang muncul di kantor ini? Bagaimana Anda melihat kondisi dan langkah ke depannya, gerak Kantor Pertanahan itu sangat bergantung pada Anda," tegasnya.
Arahan tersebut disampaikan kepada 131 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I hingga III Tahun 2026 yang terdiri dari 20 Pejabat Administrator Kementerian ATR/BPN Pusat dan 111 Pejabat Administrator dari satuan kerja di daerah.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai kepemimpinan Pancasila dan nasionalisme, kepemimpinan kinerja, manajemen kinerja, hingga aktualisasi kepemimpinan organisasi.
Rangkaian pelatihan berlangsung mulai 17 Juni hingga 2 November 2026 dengan metode pembelajaran mandiri, e-learning, studi lapangan, serta penyusunan produk aktualisasi kepemimpinan. Peserta juga akan menjalani evaluasi sikap dan perilaku, evaluasi akademik, evaluasi pembelajaran lapangan, hingga evaluasi produk aktualisasi.
Dalu turut mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi di lingkungan satuan kerja, baik secara internal maupun eksternal, agar setiap program dapat berjalan lebih efektif.
"Lakukan dialog-dialog kinerja secara rutin dengan para pejabat dan pegawai di Satker masing-masing. Kita juga mulai mengubah budaya kerja lewat integrasi data. Data kita semakin hari semakin baik. Di berbagai kesempatan kita telah banyak bertemu dengan berbagai kementerian/lembaga untuk membangun integrasi data kita untuk mencapai tujuan dari program yang kita jalankan," imbaunya.
Dalam pembukaan pelatihan tersebut, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi, Norman Subowo, turut melaporkan pelaksanaan pelatihan kepada Sekjen ATR/BPN. Sementara prosesi pembukaan dipandu oleh Analis Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Madya, Ivan Syahreza. (*)
KALBARONLINE.COM – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, menegaskan Pejabat Administrator harus mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan Kementerian ATR/BPN dengan menghadirkan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Dalu saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I hingga III Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Selasa (22/07/2026).
"Kementerian ATR/BPN membutuhkan pemimpin Administrator yang mampu membaca perubahan, membangun kolaborasi, mengambil keputusan yang tepat, dan menggerakkan organisasi menghasilkan kinerja yang berdampak bagi masyarakat," ujarnya.
Menurut Dalu, seorang Pejabat Administrator tidak cukup hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan di unit kerja masing-masing.
"Kalau Anda sekarang bekerja menjadi Kepala Satker, apa yang harus ditingkatkan di kantor ini? Permasalahan apa yang muncul di kantor ini? Bagaimana Anda melihat kondisi dan langkah ke depannya, gerak Kantor Pertanahan itu sangat bergantung pada Anda," tegasnya.
Arahan tersebut disampaikan kepada 131 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I hingga III Tahun 2026 yang terdiri dari 20 Pejabat Administrator Kementerian ATR/BPN Pusat dan 111 Pejabat Administrator dari satuan kerja di daerah.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai kepemimpinan Pancasila dan nasionalisme, kepemimpinan kinerja, manajemen kinerja, hingga aktualisasi kepemimpinan organisasi.
Rangkaian pelatihan berlangsung mulai 17 Juni hingga 2 November 2026 dengan metode pembelajaran mandiri, e-learning, studi lapangan, serta penyusunan produk aktualisasi kepemimpinan. Peserta juga akan menjalani evaluasi sikap dan perilaku, evaluasi akademik, evaluasi pembelajaran lapangan, hingga evaluasi produk aktualisasi.
Dalu turut mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi di lingkungan satuan kerja, baik secara internal maupun eksternal, agar setiap program dapat berjalan lebih efektif.
"Lakukan dialog-dialog kinerja secara rutin dengan para pejabat dan pegawai di Satker masing-masing. Kita juga mulai mengubah budaya kerja lewat integrasi data. Data kita semakin hari semakin baik. Di berbagai kesempatan kita telah banyak bertemu dengan berbagai kementerian/lembaga untuk membangun integrasi data kita untuk mencapai tujuan dari program yang kita jalankan," imbaunya.
Dalam pembukaan pelatihan tersebut, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi, Norman Subowo, turut melaporkan pelaksanaan pelatihan kepada Sekjen ATR/BPN. Sementara prosesi pembukaan dipandu oleh Analis Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Madya, Ivan Syahreza. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini