Nasional    

Nusron Wahid Minta Jajaran BPN Sumut Permudah Layanan Pertanahan untuk Masyarakat

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 22 July 2026
Nusron Wahid Minta Jajaran BPN Sumut Permudah Layanan Pertanahan untuk Masyarakat
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid meminta jajaran BPN Sumatera Utara memberikan pelayanan pertanahan yang mudah, terukur, dan transparan (Foto: Kantah Mempawah For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meminta jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sumatera Utara dan Kantor Pertanahan (Kantah) se-Sumatera Utara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui sistem yang mudah, terukur, dan transparan.

Arahan tersebut disampaikan Nusron saat memberikan pengarahan kepada jajaran BPN Provinsi Sumatera Utara di Medan, Rabu (22/07/2026). Menurutnya, budaya pelayanan yang mengedepankan kemudahan, kepastian, dan kepuasan masyarakat harus menjadi fondasi transformasi layanan pertanahan.

"Saya mengajak Bapak dan Ibu, kita tata kantor ini dengan menciptakan legacy yang lebih baik. Kita puaskan dan permudah layanan kepada masyarakat. Tidak boleh ada niat sedikit pun untuk mempersulit ataupun memperlambat masyarakat. Kalau memang sudah saatnya dilayani, layani berdasarkan sistem," tegas Nusron.

Ia menjelaskan, transformasi layanan pertanahan tidak hanya diwujudkan melalui penyempurnaan sistem dan tata kelola, tetapi juga perubahan budaya kerja seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN.

Menurut Nusron, pelayanan yang profesional, transparan, dan berorientasi kepada masyarakat menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap Kementerian ATR/BPN.

Di hadapan Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Nugraha, beserta para Pejabat Administrator dan Pengawas, Nusron juga menekankan pentingnya pelayanan yang memiliki proses terukur sehingga masyarakat memperoleh kepastian atas setiap layanan yang diajukan.

"Pelayanan publik itu harus terukur, sistematis, terpantau, transparan, dan ada kepastian. Pemohon harus tahu prosesnya sudah sampai di mana, kapan selesai, serta apa yang harus dilakukan. Saya tidak ingin pelayanan berbasis perhatian, tetapi pelayanan berbasis sistem," ujarnya.

Ia menegaskan budaya melayani masyarakat harus menjadi komitmen seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN. Karena itu, setiap pegawai didorong untuk mengedepankan integritas, profesionalisme, serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam memberikan pelayanan pertanahan.

Dalam kesempatan tersebut, Nusron juga menerima laporan capaian kinerja Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara yang disampaikan Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Nugraha.

Turut mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN dalam kegiatan tersebut yakni Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Achmad, serta Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik, Rahmat Sahid. (*)

Artikel Selanjutnya
Sekjen ATR/BPN Minta Pejabat Administrator Jadi Penggerak Perubahan di Daerah
Wednesday, 22 July 2026
Artikel Sebelumnya
ATR/BPN Dorong RUU Administrasi Pertanahan Masuk Prolegnas Prioritas
Wednesday, 22 July 2026

Berita terkait