Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Rabu, 22 Oktober 2025 |
KALBARONLINE.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mendorong para santri untuk mengambil peran yang lebih luas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hal itu ia sampaikan usai menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur’an wal Hadits, Kota Bekasi, Rabu (22/10/2025).
“Hari Santri ini menandakan bahwa eksistensi dan kontribusi santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sangat nyata. Ke depan, yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana para santri bisa masuk ke dalam panggung nasional dalam mengisi ruang-ruang ke-Indonesiaan,” ujarnya
Menurut Menteri Nusron, para santri memiliki potensi besar untuk berkiprah di berbagai bidang. Semangat perjuangan dan nilai-nilai moral yang ditanamkan di pesantren dapat menjadi bekal untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Baik di jalur politik, birokrasi, civil society, pendidikan, maupun bidang lainnya, santri harus bisa hadir. Ini yang perlu kita pikirkan bersama,” tuturnya.
Menteri Nusron juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menciptakan ruang bagi santri agar berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional.
"Santri adalah aset bangsa. Mereka memiliki potensi intelektual dan moral yang harus terus diberdayakan,” tambahnya. (Jau/*)
KALBARONLINE.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mendorong para santri untuk mengambil peran yang lebih luas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hal itu ia sampaikan usai menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur’an wal Hadits, Kota Bekasi, Rabu (22/10/2025).
“Hari Santri ini menandakan bahwa eksistensi dan kontribusi santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sangat nyata. Ke depan, yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana para santri bisa masuk ke dalam panggung nasional dalam mengisi ruang-ruang ke-Indonesiaan,” ujarnya
Menurut Menteri Nusron, para santri memiliki potensi besar untuk berkiprah di berbagai bidang. Semangat perjuangan dan nilai-nilai moral yang ditanamkan di pesantren dapat menjadi bekal untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Baik di jalur politik, birokrasi, civil society, pendidikan, maupun bidang lainnya, santri harus bisa hadir. Ini yang perlu kita pikirkan bersama,” tuturnya.
Menteri Nusron juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menciptakan ruang bagi santri agar berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional.
"Santri adalah aset bangsa. Mereka memiliki potensi intelektual dan moral yang harus terus diberdayakan,” tambahnya. (Jau/*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini