Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 27 July 2026 |
KALBARONLINE.com – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) terus mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal dengan meningkatkan kualitas dan daya saing produk olahan limau kuit di Banjarbaru.
Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN menggelar Pelatihan Pengembangan Produk Olahan Limau Kuit bagi Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Jaya Makmur Casheila di Aula Kelurahan Sungai Ulin, Banjarbaru, sebagai bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Pelatihan tersebut diikuti oleh 17 peserta yang terdiri atas anggota Poklahsar Jaya Makmur Casheila dan masyarakat sekitar. Kegiatan menghadirkan Reza Ardi Ferdian dari CV Bagus Agriseta Mandiri, Jawa Timur, sebagai narasumber.
Peserta mendapatkan materi mengenai inovasi produk, teknik pengolahan yang baik, peningkatan kualitas, hingga strategi menciptakan produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar. Setelah sesi teori, pelatihan dilanjutkan dengan praktik langsung di tempat produksi Poklahsar Jaya Makmur Casheila agar peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh.
Lurah Sungai Ulin, Guntur Adi Prasetyo, S.STP, mengapresiasi inisiatif PLN dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui Program TJSL.
"Kami mengapresiasi kepedulian PLN UP2B Kalselteng dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui Program TJSL. Pelatihan ini menjadi langkah positif untuk meningkatkan keterampilan pelaku usaha, mengembangkan potensi lokal, serta mendorong terciptanya produk unggulan yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kelurahan Sungai Ulin," ungkap Guntur.
Ketua Poklahsar Jaya Makmur Casheila, Muhammad Ryan Perdana, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan wawasan dan keterampilan baru yang sangat bermanfaat untuk mengembangkan produk olahan limau kuit yang lebih inovatif, berkualitas, dan memiliki daya saing.
Manager PLN UP2B Kalselteng, Indrayadi, mengatakan Program TJSL merupakan bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat.
"Program TJSL tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, kami berharap Poklahsar Jaya Makmur Casheila dapat terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk olahan limau kuit, serta memperluas daya saingnya di pasar sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujar Indrayadi.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa pengembangan potensi lokal menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
"PLN terus mendorong program pemberdayaan masyarakat yang mampu memberikan nilai tambah bagi potensi daerah. Kami berharap pengembangan produk olahan limau kuit ini dapat memperkuat daya saing UMKM lokal sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sebagai bagian dari kontribusi PLN dalam menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia," ujar Riko.
Melalui program ini, PLN berharap Poklahsar Jaya Makmur Casheila dapat berkembang menjadi kelompok usaha yang mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat Banjarbaru. (*)
KALBARONLINE.com – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) terus mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal dengan meningkatkan kualitas dan daya saing produk olahan limau kuit di Banjarbaru.
Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN menggelar Pelatihan Pengembangan Produk Olahan Limau Kuit bagi Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Jaya Makmur Casheila di Aula Kelurahan Sungai Ulin, Banjarbaru, sebagai bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Pelatihan tersebut diikuti oleh 17 peserta yang terdiri atas anggota Poklahsar Jaya Makmur Casheila dan masyarakat sekitar. Kegiatan menghadirkan Reza Ardi Ferdian dari CV Bagus Agriseta Mandiri, Jawa Timur, sebagai narasumber.
Peserta mendapatkan materi mengenai inovasi produk, teknik pengolahan yang baik, peningkatan kualitas, hingga strategi menciptakan produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar. Setelah sesi teori, pelatihan dilanjutkan dengan praktik langsung di tempat produksi Poklahsar Jaya Makmur Casheila agar peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh.
Lurah Sungai Ulin, Guntur Adi Prasetyo, S.STP, mengapresiasi inisiatif PLN dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui Program TJSL.
"Kami mengapresiasi kepedulian PLN UP2B Kalselteng dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui Program TJSL. Pelatihan ini menjadi langkah positif untuk meningkatkan keterampilan pelaku usaha, mengembangkan potensi lokal, serta mendorong terciptanya produk unggulan yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kelurahan Sungai Ulin," ungkap Guntur.
Ketua Poklahsar Jaya Makmur Casheila, Muhammad Ryan Perdana, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan wawasan dan keterampilan baru yang sangat bermanfaat untuk mengembangkan produk olahan limau kuit yang lebih inovatif, berkualitas, dan memiliki daya saing.
Manager PLN UP2B Kalselteng, Indrayadi, mengatakan Program TJSL merupakan bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat.
"Program TJSL tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, kami berharap Poklahsar Jaya Makmur Casheila dapat terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk olahan limau kuit, serta memperluas daya saingnya di pasar sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujar Indrayadi.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa pengembangan potensi lokal menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
"PLN terus mendorong program pemberdayaan masyarakat yang mampu memberikan nilai tambah bagi potensi daerah. Kami berharap pengembangan produk olahan limau kuit ini dapat memperkuat daya saing UMKM lokal sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sebagai bagian dari kontribusi PLN dalam menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia," ujar Riko.
Melalui program ini, PLN berharap Poklahsar Jaya Makmur Casheila dapat berkembang menjadi kelompok usaha yang mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat Banjarbaru. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini