Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 02 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengunjungi kafilah Kota Pontianak yang mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara, Minggu (2/8/2026) sore.
Kehadiran Edi bersama Ketua TP PKK Kota Pontianak dan jajaran Pemerintah Kota Pontianak tersebut disambut Ketua LPTQ Kota Pontianak Amirullah, para official, pembimbing, pelatih, serta peserta kafilah Kota Pontianak.
Edi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan langsung pemerintah kota kepada seluruh peserta yang akan tampil dalam berbagai cabang perlombaan.
Ia berharap kehadiran pemerintah dapat menambah semangat para kafilah dalam membawa nama baik Kota Pontianak di ajang tingkat provinsi.
“Tentunya kehadiran saya di sini pada sore hari ini untuk memberikan semangat kepada adik-adik semua, kepada official, agar mudah-mudahan bisa tampil maksimal,” ujarnya.
Edi juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kondisi kesehatan selama berada di Kabupaten Kayong Utara.
Menurutnya, kondisi fisik menjadi salah satu faktor penting agar peserta mampu tampil optimal saat perlombaan. Ia mengingatkan peserta menjaga pola makan, waktu istirahat, serta menghindari hal-hal yang dapat mengganggu kondisi tubuh menjelang tampil.
Selain itu, kondisi cuaca panas di Kayong Utara juga perlu menjadi perhatian para peserta.
“Kayong ini panas juga, jadi harus hati-hati. Jangan terlalu banyak minum es, nanti bisa batuk. Kalau mau lomba, memang harus sedikit menahan diri supaya saat tampil bisa optimal,” pesannya.
Edi juga meminta para official dan pendamping terus memperhatikan kebutuhan peserta, terutama terkait makanan dan konsumsi selama mengikuti rangkaian kegiatan MTQ.
Menurutnya, kenyamanan peserta menjadi bagian penting agar mereka dapat fokus memberikan penampilan terbaik.
Ia menegaskan bahwa MTQ bukan hanya sekadar ajang untuk mengejar juara, tetapi juga menjadi ruang meningkatkan kualitas bacaan, pemahaman, serta pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.
Meski demikian, Edi tetap mendorong kafilah Kota Pontianak untuk membidik capaian terbaik. Menurutnya, nilai tinggi menjadi modal penting apabila nantinya peserta berkesempatan mewakili Kalimantan Barat di tingkat nasional.
“Kalau dulu saya selalu sampaikan, kita memang mengejar nilai. Tidak hanya juara, tetapi nilai tertinggi. Karena kalau nanti mewakili Kalbar di level nasional, nilainya harus lebih tinggi lagi,” jelasnya.
Edi berharap peserta yang berhasil meraih juara di tingkat provinsi dapat melanjutkan prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Menurutnya, keberhasilan tersebut akan menjadi kebanggaan bagi peserta, keluarga, dan Kota Pontianak.
Sebagai bentuk motivasi, Edi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pontianak akan menyiapkan apresiasi bagi peserta yang berhasil meraih juara. Dalam kunjungan tersebut, Pemkot Pontianak juga menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada kafilah.
“Yang juara satu nanti akan ada hadiah, nanti kita diskusikan. Kalau bonus pasti. Ini penyemangat untuk adik-adik agar bisa meraih juara satu,” ungkapnya.
Edi menambahkan, perjuangan kafilah Kota Pontianak telah melalui proses panjang sejak seleksi tingkat kecamatan, kota, hingga akhirnya tampil pada MTQ tingkat provinsi.
Ia berharap seluruh latihan dan persiapan yang telah dilakukan dapat menghasilkan capaian terbaik.
“Selamat berlomba, selamat berkompetisi. Ikhtiar sudah kita lakukan, latihan sudah dimulai sejak seleksi kecamatan, kota, sekarang provinsi. Mudah-mudahan nanti bisa lanjut ke nasional,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengunjungi kafilah Kota Pontianak yang mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara, Minggu (2/8/2026) sore.
Kehadiran Edi bersama Ketua TP PKK Kota Pontianak dan jajaran Pemerintah Kota Pontianak tersebut disambut Ketua LPTQ Kota Pontianak Amirullah, para official, pembimbing, pelatih, serta peserta kafilah Kota Pontianak.
Edi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan langsung pemerintah kota kepada seluruh peserta yang akan tampil dalam berbagai cabang perlombaan.
Ia berharap kehadiran pemerintah dapat menambah semangat para kafilah dalam membawa nama baik Kota Pontianak di ajang tingkat provinsi.
“Tentunya kehadiran saya di sini pada sore hari ini untuk memberikan semangat kepada adik-adik semua, kepada official, agar mudah-mudahan bisa tampil maksimal,” ujarnya.
Edi juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kondisi kesehatan selama berada di Kabupaten Kayong Utara.
Menurutnya, kondisi fisik menjadi salah satu faktor penting agar peserta mampu tampil optimal saat perlombaan. Ia mengingatkan peserta menjaga pola makan, waktu istirahat, serta menghindari hal-hal yang dapat mengganggu kondisi tubuh menjelang tampil.
Selain itu, kondisi cuaca panas di Kayong Utara juga perlu menjadi perhatian para peserta.
“Kayong ini panas juga, jadi harus hati-hati. Jangan terlalu banyak minum es, nanti bisa batuk. Kalau mau lomba, memang harus sedikit menahan diri supaya saat tampil bisa optimal,” pesannya.
Edi juga meminta para official dan pendamping terus memperhatikan kebutuhan peserta, terutama terkait makanan dan konsumsi selama mengikuti rangkaian kegiatan MTQ.
Menurutnya, kenyamanan peserta menjadi bagian penting agar mereka dapat fokus memberikan penampilan terbaik.
Ia menegaskan bahwa MTQ bukan hanya sekadar ajang untuk mengejar juara, tetapi juga menjadi ruang meningkatkan kualitas bacaan, pemahaman, serta pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.
Meski demikian, Edi tetap mendorong kafilah Kota Pontianak untuk membidik capaian terbaik. Menurutnya, nilai tinggi menjadi modal penting apabila nantinya peserta berkesempatan mewakili Kalimantan Barat di tingkat nasional.
“Kalau dulu saya selalu sampaikan, kita memang mengejar nilai. Tidak hanya juara, tetapi nilai tertinggi. Karena kalau nanti mewakili Kalbar di level nasional, nilainya harus lebih tinggi lagi,” jelasnya.
Edi berharap peserta yang berhasil meraih juara di tingkat provinsi dapat melanjutkan prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Menurutnya, keberhasilan tersebut akan menjadi kebanggaan bagi peserta, keluarga, dan Kota Pontianak.
Sebagai bentuk motivasi, Edi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pontianak akan menyiapkan apresiasi bagi peserta yang berhasil meraih juara. Dalam kunjungan tersebut, Pemkot Pontianak juga menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada kafilah.
“Yang juara satu nanti akan ada hadiah, nanti kita diskusikan. Kalau bonus pasti. Ini penyemangat untuk adik-adik agar bisa meraih juara satu,” ungkapnya.
Edi menambahkan, perjuangan kafilah Kota Pontianak telah melalui proses panjang sejak seleksi tingkat kecamatan, kota, hingga akhirnya tampil pada MTQ tingkat provinsi.
Ia berharap seluruh latihan dan persiapan yang telah dilakukan dapat menghasilkan capaian terbaik.
“Selamat berlomba, selamat berkompetisi. Ikhtiar sudah kita lakukan, latihan sudah dimulai sejak seleksi kecamatan, kota, sekarang provinsi. Mudah-mudahan nanti bisa lanjut ke nasional,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini