Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 03 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Stand Kota Pontianak pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara menjadi etalase promosi produk lokal, UMKM, serta identitas budaya Kota Pontianak.
Berada di kawasan arena MTQ, stand Kota Pontianak tampil dengan nuansa warna hijau dan kuning yang dipadukan ornamen khas Melayu serta desain menyerupai gerbang.
Konsep tersebut menghadirkan kesan hangat, terbuka, dan mudah dikenali sebagai representasi Kota Pontianak dalam ajang tingkat provinsi tersebut.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, keikutsertaan Kota Pontianak dalam MTQ tidak hanya berkaitan dengan aspek syiar keagamaan, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif dan produk unggulan daerah.
“Melalui stand ini, kita ingin menunjukkan bahwa Pontianak memiliki UMKM yang terus berkembang, kreatif, dan mampu bersaing,” ujarnya.
Beragam produk lokal ditampilkan dalam stand tersebut, mulai dari makanan ringan kemasan, kue kering, aneka keripik, produk olahan pangan, minuman kemasan, hingga berbagai produk kuliner siap jual dari pelaku UMKM Pontianak.
Selain produk pangan, stand Pontianak juga menghadirkan berbagai kerajinan dan produk kreatif seperti tas bermotif kain tradisional, tas anyaman, kain bercorak khas daerah, busana, hingga suvenir yang mencerminkan kreativitas masyarakat Kota Pontianak.
Kehadiran berbagai produk tersebut menunjukkan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ruang memperkuat syiar Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi ekonomi kreatif daerah kepada masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Melalui kegiatan berskala provinsi seperti MTQ, pelaku UMKM Pontianak memiliki kesempatan memperluas pasar, memperkenalkan kualitas produk, serta membangun jejaring dengan masyarakat dari luar daerah.
Selain produk unggulan, nuansa budaya yang ditampilkan dalam stand tersebut juga memperkuat karakter Pontianak sebagai kota yang tumbuh dari keberagaman, tradisi Melayu, serta aktivitas perdagangan dan jasa.
Perpaduan produk pangan, kerajinan, kain, dan busana menjadikan stand Kota Pontianak tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.
Stand Pontianak juga menjadi ruang interaksi bagi pengunjung untuk mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan daerah, termasuk cerita di balik produk yang dihasilkan para pelaku UMKM.
Kehadiran stand tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap promosi daerah, tidak hanya melalui kafilah dan mobil hias, tetapi juga melalui karya nyata masyarakat Kota Pontianak.
Dengan tampilan yang rapi, produk yang beragam, serta identitas visual yang kuat, stand Kota Pontianak menjadi bagian dari semarak MTQ XXXIV Kalbar sekaligus memperlihatkan bahwa syiar, budaya, dan ekonomi lokal dapat berjalan beriringan. (*)
KALBARONLINE.com – Stand Kota Pontianak pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara menjadi etalase promosi produk lokal, UMKM, serta identitas budaya Kota Pontianak.
Berada di kawasan arena MTQ, stand Kota Pontianak tampil dengan nuansa warna hijau dan kuning yang dipadukan ornamen khas Melayu serta desain menyerupai gerbang.
Konsep tersebut menghadirkan kesan hangat, terbuka, dan mudah dikenali sebagai representasi Kota Pontianak dalam ajang tingkat provinsi tersebut.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, keikutsertaan Kota Pontianak dalam MTQ tidak hanya berkaitan dengan aspek syiar keagamaan, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif dan produk unggulan daerah.
“Melalui stand ini, kita ingin menunjukkan bahwa Pontianak memiliki UMKM yang terus berkembang, kreatif, dan mampu bersaing,” ujarnya.
Beragam produk lokal ditampilkan dalam stand tersebut, mulai dari makanan ringan kemasan, kue kering, aneka keripik, produk olahan pangan, minuman kemasan, hingga berbagai produk kuliner siap jual dari pelaku UMKM Pontianak.
Selain produk pangan, stand Pontianak juga menghadirkan berbagai kerajinan dan produk kreatif seperti tas bermotif kain tradisional, tas anyaman, kain bercorak khas daerah, busana, hingga suvenir yang mencerminkan kreativitas masyarakat Kota Pontianak.
Kehadiran berbagai produk tersebut menunjukkan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ruang memperkuat syiar Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi ekonomi kreatif daerah kepada masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Melalui kegiatan berskala provinsi seperti MTQ, pelaku UMKM Pontianak memiliki kesempatan memperluas pasar, memperkenalkan kualitas produk, serta membangun jejaring dengan masyarakat dari luar daerah.
Selain produk unggulan, nuansa budaya yang ditampilkan dalam stand tersebut juga memperkuat karakter Pontianak sebagai kota yang tumbuh dari keberagaman, tradisi Melayu, serta aktivitas perdagangan dan jasa.
Perpaduan produk pangan, kerajinan, kain, dan busana menjadikan stand Kota Pontianak tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.
Stand Pontianak juga menjadi ruang interaksi bagi pengunjung untuk mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan daerah, termasuk cerita di balik produk yang dihasilkan para pelaku UMKM.
Kehadiran stand tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap promosi daerah, tidak hanya melalui kafilah dan mobil hias, tetapi juga melalui karya nyata masyarakat Kota Pontianak.
Dengan tampilan yang rapi, produk yang beragam, serta identitas visual yang kuat, stand Kota Pontianak menjadi bagian dari semarak MTQ XXXIV Kalbar sekaligus memperlihatkan bahwa syiar, budaya, dan ekonomi lokal dapat berjalan beriringan. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini