Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 04 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi momentum bagi Kabupaten Kayong Utara untuk memperkuat syiar Islam sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Tidak hanya sebagai ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, MTQ juga menjadi ruang bagi Kayong Utara untuk menampilkan sejarah, budaya, serta keramahan masyarakat sebagai bagian dari identitas daerah.
Pada pembukaan MTQ XXXIV yang digelar di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Minggu (2/8/2026), Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan bahwa Kayong Utara memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari perkembangan Kerajaan Tanjungpura yang kemudian berkembang menjadi kerajaan Islam.
Warisan sejarah tersebut dinilai menjadi fondasi yang membentuk karakter masyarakat Kayong Utara yang religius, menjunjung nilai budaya, serta mampu hidup harmonis dalam keberagaman.
Kepercayaan sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi dijawab Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melalui berbagai persiapan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Mulai dari kesiapan arena musabaqah, akomodasi kafilah, transportasi, pelayanan kesehatan, pengamanan, hingga berbagai kegiatan pendukung disiapkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
External Relations Manager Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP), Sugeng Sulistiyo, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat Kalimantan Barat.
“Atas nama manajemen Kawasan Industri Pulau Penebang, kami mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin memperkuat citra positif Kayong Utara sebagai daerah yang religius, ramah, dan kaya akan sejarah serta budaya,” ujar Sugeng.
Semangat tersebut sejalan dengan tema MTQ XXXIV Kalbar, yakni “Merajut Ukhuwah, Menebar Dakwah, Membumikan Al-Qur’an di Tanah Bertuah Menuju Kalimantan Barat Semakin Berkah.”
Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berharap MTQ tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga mempererat hubungan antardaerah serta memperkuat citra Kayong Utara sebagai tuan rumah yang mampu menyelenggarakan agenda berskala provinsi.
Kemeriahan MTQ juga terlihat melalui Pawai Ta’aruf mobil hias yang diikuti seluruh kafilah dari 14 kabupaten/kota, instansi pemerintah, hingga perusahaan.
Ribuan masyarakat memadati jalan utama Sukadana untuk menyaksikan parade kendaraan hias yang menampilkan identitas dan kreativitas masing-masing peserta.
Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) menjadi salah satu peserta yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut.
Melalui penyelenggaraan MTQ XXXIV Kalbar, Kayong Utara diharapkan tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga semakin dikenal sebagai daerah yang religius, kaya sejarah, memiliki kekayaan budaya, serta masyarakat yang terbuka dan ramah dalam menyambut para tamu. (*)
KALBARONLINE.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi momentum bagi Kabupaten Kayong Utara untuk memperkuat syiar Islam sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Tidak hanya sebagai ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, MTQ juga menjadi ruang bagi Kayong Utara untuk menampilkan sejarah, budaya, serta keramahan masyarakat sebagai bagian dari identitas daerah.
Pada pembukaan MTQ XXXIV yang digelar di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Minggu (2/8/2026), Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan bahwa Kayong Utara memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari perkembangan Kerajaan Tanjungpura yang kemudian berkembang menjadi kerajaan Islam.
Warisan sejarah tersebut dinilai menjadi fondasi yang membentuk karakter masyarakat Kayong Utara yang religius, menjunjung nilai budaya, serta mampu hidup harmonis dalam keberagaman.
Kepercayaan sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi dijawab Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melalui berbagai persiapan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Mulai dari kesiapan arena musabaqah, akomodasi kafilah, transportasi, pelayanan kesehatan, pengamanan, hingga berbagai kegiatan pendukung disiapkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
External Relations Manager Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP), Sugeng Sulistiyo, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat Kalimantan Barat.
“Atas nama manajemen Kawasan Industri Pulau Penebang, kami mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin memperkuat citra positif Kayong Utara sebagai daerah yang religius, ramah, dan kaya akan sejarah serta budaya,” ujar Sugeng.
Semangat tersebut sejalan dengan tema MTQ XXXIV Kalbar, yakni “Merajut Ukhuwah, Menebar Dakwah, Membumikan Al-Qur’an di Tanah Bertuah Menuju Kalimantan Barat Semakin Berkah.”
Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berharap MTQ tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga mempererat hubungan antardaerah serta memperkuat citra Kayong Utara sebagai tuan rumah yang mampu menyelenggarakan agenda berskala provinsi.
Kemeriahan MTQ juga terlihat melalui Pawai Ta’aruf mobil hias yang diikuti seluruh kafilah dari 14 kabupaten/kota, instansi pemerintah, hingga perusahaan.
Ribuan masyarakat memadati jalan utama Sukadana untuk menyaksikan parade kendaraan hias yang menampilkan identitas dan kreativitas masing-masing peserta.
Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) menjadi salah satu peserta yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut.
Melalui penyelenggaraan MTQ XXXIV Kalbar, Kayong Utara diharapkan tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga semakin dikenal sebagai daerah yang religius, kaya sejarah, memiliki kekayaan budaya, serta masyarakat yang terbuka dan ramah dalam menyambut para tamu. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini