Pontianak    

Angkat Koper Lebih Awal, Anthony Ginting Tersingkir di Pontianak Indonesia Masters 2026

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 02 September 2026
Angkat Koper Lebih Awal, Anthony Ginting Tersingkir di Pontianak Indonesia Masters 2026
Anthony Ginting angkat koper lebih awal setelah tersingkir di 32 besar Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dari Cheng Ju-Sheng (Foto: jau/kalbaronline.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Pebulutangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, harus mengangkat koper lebih awal dari ajang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.

Ginting yang kini menempati peringkat 47 dunia takluk dari wakil Chinese Taipei, Cheng Ju-Sheng, pada babak 32 besar yang berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Rabu, 2 September 2026.

Bermain dua gim langsung, Ginting harus mengakui ketangguhan Cheng Ju-Sheng dengan skor 15-21, 17-21.

Hasil tersebut cukup mengejutkan mengingat secara peringkat dunia Ginting berada jauh di atas lawannya. Cheng Ju-Sheng saat ini menempati peringkat 98 dunia.

Pada gim pertama, Ginting langsung tertinggal 1-7. Perlahan ia mencoba mengejar dan memperkecil ketertinggalan menjadi 5-9.

Namun, Cheng mampu menjaga keunggulannya. Ginting kembali tertinggal 7-11, kemudian 12-16 hingga 13-19.

Upaya Ginting untuk membalikkan keadaan belum membuahkan hasil. Cheng akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan 21-15.

Memasuki gim kedua, situasi tak banyak berubah. Ginting kembali tertinggal 1-7 dan harus bekerja keras mengejar perolehan poin lawannya.

Tertinggal 7-11, Ginting perlahan menemukan permainan dan mampu menyamakan kedudukan menjadi 13-13.

Momentum tersebut sempat membuka peluang bagi Ginting untuk membalikkan keadaan. Namun, Cheng kembali menjauh hingga 14-19.

Ginting akhirnya harus mengakui keunggulan wakil Chinese Taipei tersebut setelah Cheng mengamankan gim kedua dengan skor 21-17.

Usai pertandingan, Ginting mengakui lawannya mampu bermain cukup baik. Di sisi lain, ia merasa banyak melakukan kesalahan sendiri dan tidak mampu menemukan ritme permainan yang diharapkan.

“Hari pertama musuh memainkan cukup baik. Sebaliknya saya banyak melakukan kesalahan sendiri, kurang bisa menemukan ritme dan strategi yang tepat,” ujar Ginting.

Menurutnya, sebelum pertandingan ia sebenarnya sudah memiliki gambaran mengenai strategi yang akan diterapkan. Namun, situasi di lapangan membuat rencana tersebut tidak berjalan maksimal.

“Semalam ada gambaran hari ini mau main apa. Cuma tadi begitu di lapangan dari awal sampai akhir, sempat ketemu caranya, cuma hilang lagi,” katanya.

Ginting juga mengakui kondisi kabut asap yang menyelimuti Pontianak turut terasa saat pertandingan berlangsung. Meski demikian, ia menyebut tidak ada kendala berarti lainnya dari faktor luar lapangan.

“Nggak ada sih, paling cuma itu doang asap ya, cukup berasa juga hari ini di lapangan,” ungkapnya.

Bagi Ginting, Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 juga menjadi penampilan pertamanya di level turnamen Super 100. Sementara sejumlah pemain lainnya telah lebih dahulu tampil pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 yang berlangsung sepekan sebelumnya.

“Saya baru main di Super 100 ini, kalau yang lain sudah banyak di Challenge kemarin. Jadi memang sisanya tidak ada, semua aman kayak biasanya,” jelasnya.

Kekalahan ini membuat Ginting harus mengakhiri perjuangannya di Pontianak pada babak 32 besar. Sementara Cheng Ju-Sheng melangkah ke babak berikutnya setelah mampu menundukkan salah satu pemain berpengalaman Indonesia tersebut.

Kegagalan Ginting menjadi salah satu kejutan pada babak 32 besar Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Turnamen yang berlangsung hingga 6 September 2026 ini mempertemukan ratusan atlet dari berbagai negara dalam persaingan memperebutkan gelar, hadiah, dan poin ranking BWF.

Artikel Selanjutnya
Gosal/Mentari Bangkit, Tundukkan Lin/Chen di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026
Wednesday, 02 September 2026
Artikel Sebelumnya
Lari Terbirit-birit, Kadinkes Kalbar Hindari Wartawan Soal ISPA Usai Tinjau Karhutla
Wednesday, 02 September 2026

Berita terkait