Pontianak    

Belajar Daring, Siswi SMKN 5 Pontianak Sulap Kain Sisa Jadi Masker untuk Warga Kubu Raya

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Friday, 18 September 2026
Belajar Daring, Siswi SMKN 5 Pontianak Sulap Kain Sisa Jadi Masker untuk Warga Kubu Raya
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat aktivitas belajar sejumlah siswa di Kalimantan Barat dilakukan secara daring. Namun, kondisi tersebut justru dimanfaatkan Suci, siswi SMKN 5 Pontianak jurusan Busana, untuk membuat masker bagi warga di sekitar tempat tinggalnya di Desa Kuala II, Kabupaten Kubu Raya.

Saat pembelajaran daring, Suci bersama temannya, Citra, memanfaatkan sisa bahan produksi pakaian untuk membuat masker kain. Masker yang mereka hasilkan kemudian dibagikan kepada warga yang melintas di sekitar tempat tinggal mereka.

Suci mengatakan ide tersebut muncul karena pembagian masker bantuan dinilai lebih banyak dilakukan di wilayah perkotaan. Sementara itu, warga di lingkungan tempat tinggalnya masih belum banyak mendapatkan bantuan masker.

“Pas pelajaran daring, saya memanfaatkan kesempatan untuk membuat masker dan membagikannya kepada warga sekitar,” kata Suci.

Selain membantu warga menghadapi kabut asap, kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Suci untuk mengasah keterampilan menjahit yang dipelajarinya di sekolah.

“Jadi, saya juga sambil mengasah kemampuan dan melatih lagi supaya lebih pandai menjahit,” ujarnya.

Masker yang dibuat Suci dan Citra menggunakan kain-kain sisa produksi pakaian. Bahan yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah tersebut mereka manfaatkan kembali menjadi produk yang bisa digunakan warga.

“Sisa-sisa kainnya kami manfaatkan untuk dibuat menjadi masker,” katanya.

Untuk membuat satu masker, Suci membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 20 menit. Menariknya, kemampuan menjahit tersebut awalnya tidak dimiliki Suci.

Ketertarikannya belajar menjahit justru muncul setelah melihat konten menjahit di TikTok.

“Awalnya saya belum bisa. Cuma karena saya lihat di TikTok, wah, kayaknya seru dan bisa jadi pengalaman baru. Jadi, saya coba masuk sini dan mulai tahu tahap-tahap cara menjahitnya,” tuturnya.

Kini, bersama Citra, Suci telah membuat ratusan masker untuk dibagikan kepada warga di wilayah yang membutuhkan.

Suci berharap kabut asap akibat karhutla segera berakhir dan hujan kembali turun sehingga kondisi udara membaik.

“Harapannya, semoga kabut asap ini cepat selesai dan cepat hilang. Semoga hujan juga cepat turun,” pungkasnya. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Pontianak Dapat Rp20 Miliar dari Pusat untuk Tangani Karhutla
Friday, 18 September 2026
Artikel Sebelumnya
Harga Pertalite Eceran Tembus Rp25 Ribu, DPRD Kapuas Hulu Belum Jadwalkan RDP
Friday, 18 September 2026

Berita terkait