Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 19 September 2026 |
KALBARONLINE.com – Seorang pria berinisial AU (27) ditemukan meninggal dunia di salah satu bilik toilet kawasan konservasi hijau Rumah Pelangi, Jalan Trans Kalimantan Km 64, Dusun Gunung Benuah, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
AU ditemukan setelah dua kerabatnya mencari keberadaannya. Korban diketahui meninggalkan rumah sejak Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB dan tidak kunjung diketahui keberadaannya.
Kasat Reskrim Polres Kubu Raya AKP Ambril melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, pencarian dilakukan keluarga pada Sabtu pagi. Sekitar pukul 07.29 WIB, dua kerabat korban berangkat menuju kawasan Rumah Pelangi.
Sesampainya di halaman Gereja Katolik Stasi Kalvari, keduanya menemukan sepeda motor milik AU terparkir di samping gereja. Dari kendaraan tersebut, ditemukan helm, jaket Maxim, dan tempat tidur gantung atau hammock milik korban.
Salah satu kerabat kemudian mencari AU ke area hutan di belakang gereja sambil memanggil namanya. Namun, pencarian belum membuahkan hasil.
Saat berada di area toilet gereja, kerabat korban mencurigai salah satu dari tiga bilik yang pintunya tertutup rapat. Ia mengetuk pintu tersebut, tetapi tidak mendapat jawaban.
Karena tidak ada respons, pintu bilik kemudian didobrak. Di dalamnya, kerabat korban menemukan AU dalam kondisi meninggal dunia.
Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada kerabat lainnya. Mereka meminta bantuan warga sekitar dan biarawan Stasi Kalvari sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Mereka selanjutnya menemui Pastor Warsito. Setelah menerima laporan, Pastor Warsito menghubungi Ketua RT setempat dan Polsek Sungai Ambawang.
“Setelah mendapat laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan,” kata Ade.
Tim Inafis Polres Kubu Raya bersama Unit Reskrim Polsek Sungai Ambawang kemudian mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta identifikasi forensik.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan identitas korban sekaligus mengetahui ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan luar atau visum et repertum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi atau pemeriksaan bagian dalam terhadap jenazah.
“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya jenazah akan diproses untuk pemakaman,” ujar Ade.
Polisi tetap melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan rangkaian peristiwa tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.
KALBARONLINE.com – Seorang pria berinisial AU (27) ditemukan meninggal dunia di salah satu bilik toilet kawasan konservasi hijau Rumah Pelangi, Jalan Trans Kalimantan Km 64, Dusun Gunung Benuah, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
AU ditemukan setelah dua kerabatnya mencari keberadaannya. Korban diketahui meninggalkan rumah sejak Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB dan tidak kunjung diketahui keberadaannya.
Kasat Reskrim Polres Kubu Raya AKP Ambril melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, pencarian dilakukan keluarga pada Sabtu pagi. Sekitar pukul 07.29 WIB, dua kerabat korban berangkat menuju kawasan Rumah Pelangi.
Sesampainya di halaman Gereja Katolik Stasi Kalvari, keduanya menemukan sepeda motor milik AU terparkir di samping gereja. Dari kendaraan tersebut, ditemukan helm, jaket Maxim, dan tempat tidur gantung atau hammock milik korban.
Salah satu kerabat kemudian mencari AU ke area hutan di belakang gereja sambil memanggil namanya. Namun, pencarian belum membuahkan hasil.
Saat berada di area toilet gereja, kerabat korban mencurigai salah satu dari tiga bilik yang pintunya tertutup rapat. Ia mengetuk pintu tersebut, tetapi tidak mendapat jawaban.
Karena tidak ada respons, pintu bilik kemudian didobrak. Di dalamnya, kerabat korban menemukan AU dalam kondisi meninggal dunia.
Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada kerabat lainnya. Mereka meminta bantuan warga sekitar dan biarawan Stasi Kalvari sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Mereka selanjutnya menemui Pastor Warsito. Setelah menerima laporan, Pastor Warsito menghubungi Ketua RT setempat dan Polsek Sungai Ambawang.
“Setelah mendapat laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan,” kata Ade.
Tim Inafis Polres Kubu Raya bersama Unit Reskrim Polsek Sungai Ambawang kemudian mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta identifikasi forensik.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan identitas korban sekaligus mengetahui ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan luar atau visum et repertum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi atau pemeriksaan bagian dalam terhadap jenazah.
“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya jenazah akan diproses untuk pemakaman,” ujar Ade.
Polisi tetap melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan rangkaian peristiwa tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini