Pontianak    

Edi Kamtono: Dominasi Mahasiswa dari Luar Daerah Tegaskan Posisi Pontianak sebagai Pusat Pendidikan

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Saturday, 03 October 2026
Edi Kamtono: Dominasi Mahasiswa dari Luar Daerah Tegaskan Posisi Pontianak sebagai Pusat Pendidikan
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka PKKMB Universitas PGRI Pontianak, Sabtu (3/10/2026) (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut tingginya jumlah mahasiswa dari luar daerah yang menempuh pendidikan di Pontianak menjadi salah satu indikator kuatnya posisi kota ini sebagai pusat pendidikan di Kalimantan Barat.

Hal itu disampaikannya saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas PGRI Pontianak, Sabtu (3/10/2026). Tahun ini, sebanyak 1.291 mahasiswa baru mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Edi mengatakan, sekitar 95 persen mahasiswa baru Universitas PGRI Pontianak berasal dari luar Kota Pontianak. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa Pontianak tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi salah satu tujuan pendidikan bagi masyarakat dari berbagai daerah.

“Dari 1.291 mahasiswa baru, hampir 95 persen merupakan warga dari daerah, bukan ber-KTP Pontianak. Ini menunjukkan bahwa Kota Pontianak sebagai ibu kota provinsi juga menjadi pusat pendidikan,” ujarnya.

Menurut Edi, para mahasiswa yang datang ke Pontianak tidak hanya mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga memiliki kesempatan memperluas wawasan dan membentuk karakter melalui pengalaman selama tinggal dan beraktivitas di lingkungan kota.

Ia berharap para mahasiswa dapat merasa nyaman selama menempuh pendidikan di Pontianak sekaligus memperoleh pengalaman dan pengetahuan sesuai dengan cita-cita mereka.

“Harapan kita mereka bisa betah tinggal di Pontianak dan mendapatkan apa yang mereka cita-citakan,” katanya.

Pemerintah Kota Pontianak, lanjut Edi, terus berkoordinasi dengan perguruan tinggi dalam berbagai kegiatan serta penyediaan sarana dan prasarana yang berkaitan dengan dunia pendidikan.

Keberadaan mahasiswa dari berbagai daerah dinilai turut memberi warna bagi kehidupan Kota Pontianak. Karena itu, pemerintah berupaya menjaga kondisi kota tetap nyaman, aman, dan mendukung aktivitas pendidikan.

“Yang kita harapkan mereka nyaman belajar di Pontianak, berkembang, lalu membawa ilmu dan pengalamannya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Pontianak Muhamad Firdaus mengatakan, pembekalan mahasiswa baru yang dimulai 3 Oktober 2026 disusun dengan mengacu pada petunjuk teknis dari Kementerian Pendidikan Tinggi, terutama terkait penguatan karakter mahasiswa.

Menurut Firdaus, masa pengenalan kampus tidak hanya bertujuan memperkenalkan lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga membekali mahasiswa agar siap menghadapi perubahan dan berbagai tantangan selama menjalani pendidikan.

“Pembekalan kita sesuaikan dengan juknis dari Kementerian Pendidikan Tinggi. Salah satu yang ditekankan adalah penguatan karakter,” ujarnya.

Ia mengatakan, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi serta sikap yang mendukung kehidupan di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Firdaus menambahkan, rangkaian pembekalan tersebut sejalan dengan visi Universitas PGRI Pontianak untuk menjadi kampus unggul dan berdaya saing tinggi dengan lulusan yang berkarakter serta inovatif.

“Ini sesuai dengan visi kampus, menjadi kampus unggul dan berdaya saing tinggi dengan lulusan yang berkarakter dan inovatif,” tutupnya. (*)

Artikel Selanjutnya
HUT TNI ke-81, Keluarga Besar TNI Kapuas Hulu Ziarah ke TMP Manalo Marajuang
Saturday, 03 October 2026
Artikel Sebelumnya
HUT TNI ke-81, Keluarga Besar TNI Kapuas Hulu Ziarah ke TMP Manalo Marajuang
Saturday, 03 October 2026

Berita terkait