Pontianak    

Wali Kota Cup II Diikuti 78 Tim, Edi Kamtono Dorong Pontianak Jadi Sport City

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Sunday, 04 October 2026
Wali Kota Cup II Diikuti 78 Tim, Edi Kamtono Dorong Pontianak Jadi Sport City
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka Kejuaraan Bola Basket Wali Kota Cup II di GOR Perbasi Pontianak, Minggu (4/10/2026) malam (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Sebanyak 78 tim akan bersaing dalam Kejuaraan Bola Basket Wali Kota Cup II 2026 di GOR Perbasi Pontianak.

Peserta terbagi dalam sejumlah kategori, mulai dari kelompok usia 40 tahun, senior putra, hingga tingkat SMP dan SMA untuk kategori putra maupun putri.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap kejuaraan tersebut dapat terus berkembang menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus memperkuat posisi Pontianak sebagai kota olahraga dan sport tourism.

“Sudah tepat satu tahun sejak penyelenggaraan sebelumnya. Saya berharap kejuaraan ini menjadi ajang tetap untuk melahirkan atlet-atlet basket yang nantinya bisa berprestasi, tidak hanya di tingkat kota dan provinsi, tetapi juga nasional,” ujar Edi saat membuka Kejuaraan Bola Basket Wali Kota Cup II di GOR Perbasi Pontianak, Minggu (4/10/2026) malam.

Edi menekankan pentingnya sportivitas dalam setiap pertandingan. Menurutnya, kompetisi harus menjadi ruang pembinaan sekaligus membangun mental atlet sejak usia dini.

Selain prestasi, Edi menilai kegiatan olahraga juga dapat memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian, pariwisata, kesehatan, hingga kebahagiaan masyarakat.

“Kita ingin menjadikan Pontianak sebagai kota olahraga, sport city, sekaligus mendorong sport tourism. Karena kegiatan olahraga seperti ini bisa memberi dampak pada pertumbuhan ekonomi, pariwisata, kesehatan, dan kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Edi, Pemkot Pontianak terus membangun dan memperbaiki berbagai fasilitas olahraga agar dapat dimanfaatkan untuk pembinaan atlet maupun penyelenggaraan event.

Ia juga berharap kejuaraan basket dapat kembali menggairahkan minat masyarakat terhadap olahraga tersebut, termasuk mengajak para penggemar dan mantan pemain untuk ikut meramaikan ekosistem basket di Pontianak.

“Semoga dari turnamen ini lahir atlet-atlet yang bisa membawa nama Pontianak dan Kalimantan Barat ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Ketua panitia kejuaraan, Yandi, mengatakan penyelenggaraan tahun ini dibuat lebih sederhana dibandingkan tahun sebelumnya. Panitia tidak menghadirkan pemain luar negeri maupun atlet internasional dengan mempertimbangkan kondisi kabut asap yang sempat terjadi di Pontianak.

Meski demikian, kejuaraan ini tetap menjadi ajang kompetisi sekaligus ruang persatuan bagi seluruh pencinta olahraga basket di Kota Pontianak.

“Kita ingin acara ini menjadi acara persatuan bagi semua pencinta olahraga basket, khususnya di Kota Pontianak,” ujarnya.

Yandi menilai basket merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di Pontianak, baik pada level nasional maupun internasional.

Menurutnya, kompetisi yang rutin dan kompetitif dapat menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan. Melalui pertandingan, atlet muda dapat terbiasa menghadapi tekanan sekaligus meningkatkan kemampuan teknis dan mental.

“Ajang seperti ini memberi pengalaman bertanding. Dari sini mereka bisa belajar, mengevaluasi diri, dan meningkatkan kualitas permainan,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Pontianak, sponsor, Perbasi, KONI, pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang membantu penyelenggaraan Wali Kota Cup II.

Dukungan tersebut dinilai penting agar pembinaan olahraga tidak hanya mengandalkan pemerintah maupun organisasi olahraga, tetapi juga melibatkan dunia usaha dan masyarakat. (*)

Artikel Selanjutnya
Pegiat Lingkungan Nilai Debat Dua Gubernur soal Asap Terlalu Receh
Sunday, 04 October 2026
Artikel Sebelumnya
Pegiat Lingkungan Nilai Debat Dua Gubernur soal Asap Terlalu Receh
Sunday, 04 October 2026

Berita terkait