Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 06 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Musim kemarau berkepanjangan yang disertai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Merespons kondisi tersebut, Pegadaian Kantor Cabang Mempawah bersama Pengurus Daerah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PD IPEMI) Kabupaten Mempawah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat, Sabtu (26/9/2026).
Bantuan tersebut didistribusikan ke enam titik atau desa yang mengalami keterbatasan pasokan air bersih selama musim kemarau.
Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pontianak Abdul Lafaz Isnainy mengatakan, penyaluran dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
“Kondisi kemarau yang cukup panjang membuat kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah meningkat. Karena itu, bersama IPEMI Mempawah, kami menyalurkan bantuan ke beberapa titik yang membutuhkan,” kata Abdul.
“Mudah-mudahan bantuan ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga selama pasokan air masih terbatas,” lanjutnya.
Menurut Abdul, kerja sama dengan berbagai pihak diperlukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kalimantan Rinaldi Lubis mengatakan, bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Program tersebut mengacu pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Nomor 6 mengenai air bersih dan sanitasi layak.
“Bantuan air bersih ini merupakan salah satu bentuk implementasi TPB Nomor 6, sekaligus bagian dari kontribusi Pegadaian dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Rinaldi.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di enam titik terdampak selama pasokan air bersih masih terbatas akibat musim kemarau. (Lid)
KALBARONLINE.com – Musim kemarau berkepanjangan yang disertai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Merespons kondisi tersebut, Pegadaian Kantor Cabang Mempawah bersama Pengurus Daerah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PD IPEMI) Kabupaten Mempawah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat, Sabtu (26/9/2026).
Bantuan tersebut didistribusikan ke enam titik atau desa yang mengalami keterbatasan pasokan air bersih selama musim kemarau.
Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pontianak Abdul Lafaz Isnainy mengatakan, penyaluran dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
“Kondisi kemarau yang cukup panjang membuat kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah meningkat. Karena itu, bersama IPEMI Mempawah, kami menyalurkan bantuan ke beberapa titik yang membutuhkan,” kata Abdul.
“Mudah-mudahan bantuan ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga selama pasokan air masih terbatas,” lanjutnya.
Menurut Abdul, kerja sama dengan berbagai pihak diperlukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kalimantan Rinaldi Lubis mengatakan, bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Program tersebut mengacu pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Nomor 6 mengenai air bersih dan sanitasi layak.
“Bantuan air bersih ini merupakan salah satu bentuk implementasi TPB Nomor 6, sekaligus bagian dari kontribusi Pegadaian dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Rinaldi.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di enam titik terdampak selama pasokan air bersih masih terbatas akibat musim kemarau. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini