Kapuas Hulu    

DAMRI Buka Rute Bus Putussibau–Kuching, Berangkat Setiap Hari dengan Tarif Promosi Rp400 Ribu

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Sunday, 11 October 2026
DAMRI Buka Rute Bus Putussibau–Kuching, Berangkat Setiap Hari dengan Tarif Promosi Rp400 Ribu
DAMRI membuka rute bus Putussibau–Kuching setiap hari melalui PLBN Badau dengan tarif promosi Rp400 ribu per orang (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Warga Kalimantan Barat kini memiliki pilihan baru untuk bepergian ke Malaysia. Perum DAMRI resmi membuka layanan bus Antar Lintas Batas Negara (ALBN) rute Putussibau–Kuching melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, dan Border Lubok Antu, Sarawak.

Layanan tersebut mulai beroperasi pada 7 Oktober 2026. Selain mempermudah perjalanan masyarakat menuju Malaysia, rute baru ini diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi di kawasan perbatasan.

General Manager DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, mengatakan pembukaan rute tersebut merupakan upaya memperluas konektivitas transportasi antara Kalimantan Barat dan Sarawak.

“Rute ALBN Putussibau–Kuching ini dibuka sebagai bentuk komitmen DAMRI menghadirkan konektivitas angkutan, khususnya di kawasan perbatasan lintas negara,” ujarnya.

Menurut Ahmad, layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari urusan keluarga, pendidikan, pekerjaan, perdagangan hingga wisata.

Pembukaan rute tersebut juga merupakan tindak lanjut kerja sama dalam forum Sosial Ekonomi Malaysia–Indonesia (Sosek Malindo), khususnya di bidang ekonomi, perdagangan, dan perhubungan.

Bus DAMRI rute Putussibau–Kuching dijadwalkan berangkat setiap hari. Bus dari Terminal Kedamin, Putussibau, berangkat pukul 07.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari Terminal Kuching Sentral dijadwalkan pukul 07.30 waktu setempat.

Layanan ini menggunakan armada kelas eksekutif dengan sistem back to back, yakni perjalanan lintas negara yang menggunakan mekanisme transit bus di kawasan perbatasan.

Penumpang dari Putussibau akan menaiki bus menuju PLBN Badau. Setelah melewati kawasan perbatasan, perjalanan dilanjutkan menggunakan bus mitra operator Malaysia, Bus Asia Biaramas, hingga Terminal Kuching Sentral.

Rute perjalanan tersebut melewati PLBN Badau di Indonesia dan Border Lubok Antu di Sarawak, dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Untuk menarik minat masyarakat, DAMRI menawarkan tarif promosi sebesar Rp400 ribu per orang atau RM95.

Tiket dapat dibeli melalui aplikasi DAMRI Apps, situs resmi DAMRI, serta platform perjalanan daring yang bekerja sama, termasuk Traveloka. Pembelian juga tersedia secara langsung di Terminal Kedamin, Putussibau, Terminal Kuching Sentral, dan agen DAMRI yang telah ditunjuk.

Ahmad berharap layanan tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Menurutnya, kemudahan akses transportasi berpotensi membuka peluang pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan.

Sejumlah sektor yang berpotensi merasakan dampaknya antara lain usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, kuliner, akomodasi, serta pariwisata.

DAMRI juga memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang menjadi perhatian utama. Evaluasi layanan akan dilakukan secara berkala, mencakup kesiapan armada, kelaikan kendaraan, ketepatan waktu, jumlah penumpang, hingga respons pelanggan.

Ahmad menambahkan, operasional rute lintas negara ini membutuhkan koordinasi dengan pemerintah, otoritas perbatasan, instansi perhubungan, serta mitra operator di Malaysia.

Ia berharap rute Putussibau–Kuching tidak hanya menjadi alternatif transportasi baru, tetapi juga mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Malaysia sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga di kawasan perbatasan. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Adik Daud Yordan Menggila! Leonardo Pukul KO Petinju Thailand dalam Tiga Ronde
Saturday, 10 October 2026
Artikel Sebelumnya
Ketemu Hewan Lucu di CFD Ayani Pontianak, Ada Golden Retriever hingga Ular
Saturday, 10 October 2026

Berita terkait